Rahasia cara membeli barang bekas agar tak menyesal
Elshinta
Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:17 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
 Rahasia cara membeli barang bekas agar tak menyesal
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2DffcqR

Elshinta.com -  Banyak orang yang merasa malu membeli barang bekas. Padahal membeli barang bekas adalah salah satu cara belanja yang cerdas. Bila dana terbatas, tak ada salahnya membeli barang bekas atau preloved items.

Untuk mendapatkan barang bekas berkualitas memang diperlukan beberapa cara agar puas dengan barang yang dibeli. Dihimpun dari berbagai sumber, beberapa cara berikut ini bisa dilakukan untuk mendapatkan barang bekas yang masih sangat berkualitas:

Cari informasi sebanyak-banyaknya
Sebelum membeli barang bekas atau preloved items yang diincar, sebaiknya cari informasi sebanyak-banyaknya. Informasi berisi tentang lokasi penjual, spesifikasi produk atau barang, dan kisaran harga barang tersebut.

Lakukan untuk melakukan perbandingan di beberapa situs belanja atau tempat belanja sekaligus. Semakin lengkap mencari informasi maka semakin banyak kesempatan untuk bisa mendapatkan barang bekas berkualitas dengan harga yang tepat alias tidak kemahalan.

Sudah kenal
Jika ingin membeli barang bekas seperti kendaraan atau gawai, usahakan membeli dari orang yang dikenal. Jika mengenal pemiliknya langsung, setidaknya tahu bagaimana dia memerlakukan barang yang dijualnya.  Apakah merawat barang dengan baik atau tidak.

Tapi bila membeli secara online, kemungkinan tidak tahu 100% kondisi barangnya. Sebab semakin sering barang tersebut berpindah tangan, maka kondisinya semakin menurun. Jadi hindari membeli dari tangan kedua, ketiga, dan seterusnya.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/33ITo1J

Menawar
Salah satu keuntungan lain dari membeli barang bekas adalah bisa menawar harga. Apalagi jika sudah mencari informasi serta mengetahui tentang perbandingan harga produk tersebut, maka dapat lebih leluasa dalam menawar harga.

Biasanya, harga yang dibanderol untuk barang bekas bukanlah harga pas, sehingga masih bisa menawar harga tersebut lagi. Tawar dengan harga yang pantas dan tidak jauh dari harga kisaran di pasaran.

Jangan juga menawar dengan harga yang sangat rendah di bawah harga kisaran pasar dengan alasan barang yang akan dibeli adalah barang bekas. Ingat, meski bekas, bila barang tersebut masih memiliki kualitas yang baik maka juga masih layak harganya.

Teliti kondisi barang
Saat membeli barang bekas, meneliti kondisi barang adalah hal yang penting dilakukan. Hal tersebut untuk menghindarkan barang bekas yang sudah terlanjur dibeli, ternyata kondisinya sudah tak layak pakai. Bila barang tersebut terdapat cacat atau kekurangan, pastikan bahwa kekurangan tersebut tidak nampak dan tidak memengaruhi kinerja keseluruhan barang.

Perhatikan tahun produksinya
Sebelum memutuskan berbelanja barang bekas, perlu memerhatikan tahun produksi barang yang dijualnya. Jangan karena hanya ingin mendapat harga murah, membeli barang yang usianya sudah sangat lama. Hal ini akan berpengaruh pada kondisi barangnya.
Jadi pilihlah barang yang tahun produksinya maksimal hanya dua tahun ke belakang.

Daya tahan barang
Sebelum memutuskan membeli barang bekas, maka harus mengetahui dulu ketahanan barang itu sampai berapa lama. Untuk mencari tahu hal itu memang melelahkan.

Jangan sekadar percaya deskripsi si penjual. Karena ini barang bekas, jadi tidak tahu sampai berapa lama barang itu bisa dipakai. Karena bisa saja hanya dalam waktu singkat barang itu rusak atau bermasalah. 

Metode COD
Jika akan membeli barang bekas di online shop, sebaiknya dengan melakukan transaksi dengan metode COD. Selain itu usahakan melakukan transaksi pada siang hari dan di ruangan terbuka, karena pada kondisi tersebut fisik dari barang yang akan dibeli jadi terlihat dengan sangat jelas.

Sedangkan untuk metode transaksi pembelian barang bekas dapat menerapkan sistem COD (Cash on Delivery). Tujuannya agar bertemu langsung dengan penjualnya. Sehingga dapat melihat kondisi barangnya secara lebih detail. 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3a41vqv

Berpenampilan sederhana
Jika memilih untuk berbelanja dengan datang langsung ke pusat belanja barang bekas maka  sebaiknya berpenampilan secara sederhana. Alasannya penampilan bisa memengaruhi harga barang yang ditawarkan.

Bila penampilan terlihat seperti orang kaya, maka para pedagang akan menawarkan harga barang dengan cukup tinggi. Oleh sebab itu, berpenampilanlah secara sederhana dan tidak terlalu mencolok demi mendapatkan harga yang terjangkau.

Mengajak orang lain
Sebaiknya jangan datang sendirian saat membeli barang bekas. Ajak teman atau saudara yang mengetahui kondisi barang bekas yang akan dibeli. Bahkan bila perlu, bisa menyewa orang yang mengetahui seluk beluk kondisi barang bekas yang akan dibeli.

Hal ini berlaku terutama saat akan membeli mobil atau motor bekas. Akan lebih baik bila mengajak teman atau saudara yang mengerti tentang otomotif agar tidak mengalami kerugian.

Jangan mencicil 
Biasanya, hal ini berlaku buat mereka yang ingin beli barang bekas berupa kendaraan bermotor, seperti sepeda motor atau mobil. Mencicil tentu bisa lebih menguntungkan karena bisa lebih baik mengatur keuangan. Tapi, pertimbangkan juga ketika barang yang diinginkan itu sudah uzur. Sebaiknya hindari mengkredit barang tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dana darurat hingga transaksi digital jadi favorit di masa pandemi
Rabu, 24 Februari 2021 - 10:45 WIB
Digital Banking Acquisition Service and Marketing Head Jenius, Anita Ekasari, mengatakan bahwa keter...
APTM sambut baik kebijakan relaksasi PPnBM
Jumat, 12 Februari 2021 - 22:43 WIB
Agen Tunggal Pemegang Merek Mobil (APTM) sangat mendukung kebijakan relaksasi Pajak Penjualan Barang...
Riset: Tokopedia `e-commerce` yang tersering dikunjungi di Indonesia
Jumat, 12 Februari 2021 - 17:54 WIB
Situs iPrice melaporkan dalam hasil risetnya baru-baru ini, `Peta Persaingan E-commerce Indonesia`, ...
Penjual kue khas Imlek tawarkan pesan antar siasati pandemi
Senin, 08 Februari 2021 - 22:20 WIB
Para penjual kue khas Imlek di Jakarta dan sekitarnya menawarkan layanan pesan antar dan hadir di pl...
Penjual kue khas Imlek tawarkan pesan antar siasati pandemi
Senin, 08 Februari 2021 - 21:30 WIB
Para penjual kue khas Imlek di Jakarta dan sekitarnya menawarkan layanan pesan antar dan hadir di pl...
Suzuki berikan program servis gratis bagi korban banjir Kal-Sel
Rabu, 27 Januari 2021 - 08:45 WIB
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan kepedulian melalui wujud nyata dengan memberikan servis g...
YouTube uji coba fitur beli produk yang tampil dalam video
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:00 WIB
YouTube dilaporkan sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna membeli produk yang mereka l...
Zalora siapkan tim dan gudang jelang Harbolnas 12.12
Jumat, 11 Desember 2020 - 11:27 WIB
Platform niaga elektronik khusus fesyen, Zalora, menyiapka kapasitas gudang hingga menambah tim menj...
Berbelanja dan menonton aman di tengah pandemi COVID-19
Sabtu, 05 Desember 2020 - 16:00 WIB
Orang-orang bisa kembali berbelanja di mal untuk memenuhi kebutuhan mereka di masa pandemi COVID-19,...
Survei: 43 persen Gen X dan Boomers mulai belanja online saat pandemi
Selasa, 10 November 2020 - 17:10 WIB
Studi terbaru dari Facebook IQ tentang Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas menunjukkan bahwa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV