Polisi ringkus 14 pelaku geng motor `Maju Kena Mundur Kena`
Elshinta
Kamis, 06 Agustus 2020 - 07:07 WIB |
Polisi ringkus 14 pelaku geng motor `Maju Kena Mundur Kena`
Anggota Satuan Reserse Kriminal Polsek Cengkareng meringkus 14 pelaku begal geng `Muka Muke`, di Jakarta, Rabu (5/8/2020). Sumber foto: https://bit.ly/2EYSPqd

Elshinta.com - Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat meringkus 14 pelaku begal yang merangkap geng motor bernama `Make Muke` atau `Maju Kena Mundur Kena`.

Mereka ditangkap di Jalan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (5/8).

"Mereka bentuk geng motor bernama Make Muke ini sudah dua bulan. Bahkan, kelompok ini mau buat cabang geng motor dengan nama Make Muke 410 dan 411," kata Kapolsek Cengkaren, Kompol Khoiri, di Jakarta, Rabu.

Khoiri mengatakan, empat orang pelaku bernama IW, DI, JI dan FI serta belasan temannya berkumpul sambil meminum-minuman keras. Setelah itu, para pelaku berkeliling mencari musuh untuk diajak tawuran. 

"Musuh yang dipilihnya pun secara acak, jadi siapa saja yang ditemui akan diserang," katanya, dikutip Antara.

Saat berkeliling, kelompok pelaku menemukan seorang korban bernama Fajar mengendarai sepeda motor Yamaha Mio, kemudian dihadang oleh empat orang pelaku.

"Keempat orang ini memaksa korban untuk serahkan sepeda motornya dengan ancam menggunakan senjata tajam," kata dia.

Selanjutnya, ketika sepeda motor akan direbut pelaku, korban berteriak "begal" dan pelaku yang panik turun dari sepeda motornya. Kemudian, para pelaku menyerang kelompok tawuran di sana.

Kelompok korban yang tidak memiliki persiapan dan kalah jumlah akhirnya kocar-kacir. Namun, korban bernama Fajar terkena sabet senjata tajam oleh pelaku hingga harus dirawat secara medis.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius, dari hasil interogasi ternyata geng motor tersebut gabungan dengan geng Tabaci.

Geng Tabaci terdiri atas pemuda Kalideres, Srengseng, Jembatan Gantung, Bojong dan Kapuk.

"Geng ini beraksi setiap malam Minggu atau pas malam liburan didahului dengan mencari lawan melalui media sosial sekitar pukul 03.00 WIB," katanya.

Para pelaku juga sebelum melakukan aksinya menenggak minuman keras dan minum obat-obatan jenis tramadol atau lexotan.

Dari hasil penangkapan empat orang itu, pihaknya mengembangkan dan kembali tangkap sembilan orang lainnya bernama Im, Sn, Gg, Fi, Ma, Ri, Hu, Ri, dan Gi di lokasi terpisah.

"Ada belasan senjata tajam yang kami amankan dari tangan para pelaku. Beberapa sepeda motor yang digunakan dan juga hasil kejahatan," kata dia

Pihaknya juga tengah mendalami kasus tersebut sampai saat ini penyidik pelaku ada laporan sebanyak empat laporan polisi, dan beberapa barang bukti hasil kejahatan seperti tiga unit sepeda motor dan beberapa ponsel rampasan

Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman kurungan penjara selama tujuh tahun penjara. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lanud Silas Papare gagalkan pengiriman narkoba dari Bandung ke Wamena Papua
Minggu, 27 September 2020 - 10:15 WIB
Satuan Polisi Militer (Satpom) bersama Intelejen Lanud Silas Papare yang bertugas sebagai Pengamanan...
Setubuhi santri, Guru pesantren di Nagan Raya ditangkap polisi
Minggu, 27 September 2020 - 08:50 WIB
Polres Nagan Raya, Aceh, menangkap MZ (50) seorang guru di sebuah pesantren di Kecamatan Tadu Raya, ...
Polres Batu ringkus pelaku penipuan penggandaan uang 
Rabu, 23 September 2020 - 18:56 WIB
Polres Batu Malang Jawa Timur berhasil mengungkap kasus penipuan dengan modus penggandaan yang dan b...
Polisi bekuk dua pemuda hendak buka `home industry` sabu-sabu
Rabu, 23 September 2020 - 09:10 WIB
Tim Operasional Subdirektorat 3 Unit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah ...
Polisi tangkap pelajar komplotan pencuri sepeda `berkelas` di Kendari
Senin, 21 September 2020 - 15:56 WIB
Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kendari, Sulawesi Tengah, menangkap enam pelaja...
Polisi tangkap pencari suaka beli sabu di Palmerah
Minggu, 20 September 2020 - 14:39 WIB
Seorang pencari suaka asal Iran berinisial RH (40) ditangkap Unit Narkoba Polsek Palmerah lantaran k...
DPO korupsi alkes RSUD Kabanjahe ditangkap tim Tabur Kejatisu 
Minggu, 20 September 2020 - 11:15 WIB
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejati Sumut bersama Seksi Intel Kejari Karo berhasil menangka...
Seorang nelayan di Jaring Halus tewas dianiaya tetangganya saat hendak melaut
Sabtu, 19 September 2020 - 17:16 WIB
Seorang warga Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, bernama Ka...
Polisi bawa enam ABK terkait penemuan jenazah dalam mesin pendingin
Jumat, 18 September 2020 - 15:52 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, membawa enam orang Anak Buah Kapal (ABK) un...
3,5 kg ganja dan 3,5 ons sabu diamankan dari kurir narkoba 
Kamis, 17 September 2020 - 18:56 WIB
Satreskoba Polresta Malang Kota berhasil mengungkap dan menangkap kurir narkoba. Pelaku diketahui be...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV