Presiden Jokowi minta pelaksanaan Pilkada Serentak aman COVID-19
Elshinta
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:47 WIB |
Presiden Jokowi minta pelaksanaan Pilkada Serentak aman COVID-19
Presiden Joko Widodo. Foto: Antara

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 9 Desember 2020 dapat aman dari penularan COVID-19.

"Karena penyelenggaraan pilkada ini diselenggarakan di tengah situasi pandemik yang kita harapkan tetap berjalan secara demokratis, luber (langsung, umum, bebas, rahasia), jurdil (jujur dan adil) tapi yang paling penting tetap aman COVID-19," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (5/8).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut saat membuka rapat terbatas secara tatap muka dengan tema "Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak" yang dihadiri para menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Ada dua hal yang menjadi tekanan utama bahwa Pilkada 2020 ini harus semakin berkualitas dan juga aman COVID-19 sehingga aspek kesehatan, aspek keselamatan petugas, peserta dan tentu saja pemilih harus menjadi prioritas," ujar Presiden menambahkan, dikutip Antara.

Presiden memerintahkan agar penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan di pilkada.

"Agar nanti tidak menimbulkan klaster baru atau gelombang baru dari COVID-19 yang kontraproduktif," ungkap Presiden.

Berkaca dari negara lain yang juga menyelenggarakan pemilu lokal maupun pemilu nasional pada saat pandemik COVID-19 seperti di Singapura, Jerman, Prancis, Korea Selatan, Presiden Jokowi menyatakan hal yang terpenting adalah agar dapat meyakinkan pemilih bahwa KPU dan pemerintah sangat memperhatikan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

"Sehingga dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat akan memberikan rasa aman yang kita harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik," tutur Presiden.

Presiden pun berharap agar penyelenggara maupun peserta pilkada dapat membuat inovasi dalam berbagai tahapan pilkada untuk beradaptasi terhadap pandemik.

Rapat paripurna DPR telah mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota pada 14 Juli 2020.

Perppu tersebut dikeluarkan untuk menunda pelaksanaan pilkada serentak di 270 daerah yang semula direncanakan 23 September menjadi 9 Desember. Hal itu disebabkan adanya ancaman bencana nonalam pandemik COVID-19.

KPU nantinya akan membuat aturan teknis mengenai tata cara teknis pelaksanaan protokol kesehatan dalam Pilkada 2020 melalui peraturan KPU yang akan diterbitkan dalam waktu dekat.

Untuk jadwal, KPU mulai melanjutkan tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 pada 15 Juni 2020 yaitu pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 270 daerah yang menggelar Pilkada 2020.

Tahapan kampanye akan dimulai pada 26 September hingga 5 Desember 2020 atau sebanyak 71 hari. KPU membagi masa kampanye calon kepala daerah ini dengan tiga fase. Masa tenang dan pembersihan alat peraga sendiri akan dilakukan pada 6-8 Desember 2019. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Milenial ZIYAP Kaltara siap sebarkan energi positif Zainal-Yansen 
Minggu, 20 September 2020 - 13:50 WIB
Penguatan dalam menyuarakan dukungan kepada Zainal A Paliwang dan Yansen TP sebagai bakal Calon Gube...
Bawaslu Banjarmasin pastikan tegas menjaga kampanye di masa pandemi
Minggu, 20 September 2020 - 12:40 WIB
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan memastikan untuk tegas menjaga ...
Musikus Anang Hermansyah pertanyakan aturan KPU soal konser musik saat kampanye Pilkada
Rabu, 16 September 2020 - 19:25 WIB
Musikus senior Anang Hermansyah mempertanyakan aturan KPU yang membolehkan konser musik saat kampany...
KPU tetapkan DPS Pilkada 2020 Sukoharjo sebanyak 662.436 pemilih
Jumat, 11 September 2020 - 15:42 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menetapkan jumlah daftar pemilih sement...
Kunjungi mahasiswa asal Kaltara di Samarinda, Zainal banyak dapat amanat dari millineal Kaltara
Jumat, 11 September 2020 - 10:25 WIB
Calon Gubernur Kalimantan Utara periode 2020-2024 Zainal Arifin Paliwang atau yang lebih dikenal den...
Begini implementasi protokol kesehatan ketat pada daerah penyelenggara Pilkada
Jumat, 11 September 2020 - 07:27 WIB
Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Satgas Penanganan COVID-19 meminta pem...
Pilkada, Erick Thohir tegaskan pentingnya upaya bersama kendalikan COVID-19
Jumat, 11 September 2020 - 07:12 WIB
Jelang penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020, Komite Penanganan COVID-19 dan ...
Apel deklarasi komitmen penerapan protokol kesehatan Pilkada 2020 di KPU Kalsel
Kamis, 10 September 2020 - 19:35 WIB
Menghadiri kegiatan apel deklarasi komitmen penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian...
Hampir 100 dokter ahli periksa calon kepala daerah di Sumut
Kamis, 10 September 2020 - 19:26 WIB
Puluhan bakal calon kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut) menjalani pemeriksaan jasmani dan tes na...
KNPI Sumut: Bobby santun, layak memimpin Medan
Kamis, 10 September 2020 - 17:29 WIB
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut menilai Bobby Nasution yang berpasangan dengan Aulia R...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV