Terkait masa kepengurusan yang telah habis, DWP PAN Kaltara akan gelar Muswil ke-II
Elshinta
Selasa, 04 Agustus 2020 - 14:46 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Terkait masa kepengurusan yang telah habis, DWP PAN Kaltara akan gelar Muswil ke-II
Sumber Foto: Rizkia/Radio Elshinta

Elshinta.com - Masa kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltara telah habis, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menunjuk Pangeran Gusti Hairul Saleh sebagai Pelaksana Tugas (Plt) DPW Kaltara untuk melakukan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-II pemilihan ketua wilayah definitif.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Tana Tidung, Ibrahim Ali yang juga menjabat sebagai Sekertaris Plt PAN Kaltara menyampaikan, pihaknya saat ini telah menyiapkan sekaligus menyusun Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) untuk membentuk panita Muswil PAN Kaltara. "Kemungkinan Insyallah, PAN Kaltara akan melaksanakan Muswil di awal Agustus ini, nanti akan kami infokan lebih lanjut soal tempat," ujar Ibrahim Ali kepada media termasuk Kontributor Elshinta, Rizkia saat bertemu disalah satu rumah makan, Selasa (4/8).

"Kebetulan komposisinya yaitu Pak Pangeran ditunjuk pelaksana tugas DWP yang juga koordinator wilayah Kalimantan untuk PAN, yang kebetulan juga beliau anggota DPR RI Wakil Ketua Komisi III," tambahnya.

Kata pria yang juga bakal maju di Pilbup Tana Tidung 2020 ini mengatakan, untuk komposisi kepengurusan partai besutan Zulkifli Hasan tersebut harus segera dilakukan. "Mengingat yang mendaftar di gubernur itu wajib pengurus DPW yang definitif," ucapnya.

Ibrahim Ali menambahkan, selalu memberikan ruang bagi kader partai untuk masuk dalam pemilihan Ketua DPW PAN Kaltara. "Nanti tanggal dan tempat pelaksanaan akan kita konfirmasi ulang. Pembentukan SC dan OC untuk Muswil itu tugas kita, sudah dilaksanakan dan sudah berjalan," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR: Tidak tepat tunda Pilkada 2020 karena Ketua KPU positif COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 15:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menilai tidak tepat usulan penundaan Pilkada Serentak 2020 de...
Polresta Banjarmasin menggelar patroli cipta kondisi
Sabtu, 19 September 2020 - 12:45 WIB
Polresta Banjarmasin, Polda Kalsel, menggelar Patroli Cipta Kondisi sambangi Kantor Komisi Pemiliha...
Doni ingatkan risiko pilkada jika tak patuhi protokol kesehatan
Sabtu, 19 September 2020 - 10:16 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letje...
Perludem: Menunda pilkada karena pandemi bukan kegagalan berdemokrasi
Sabtu, 19 September 2020 - 09:41 WIB
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada...
Bawaslu: Sanksi tegas dan konkret bagi pelanggar protokol kesehatan
Selasa, 15 September 2020 - 19:27 WIB
Badan Pengawas Pemilu menyebutkan perlunya sanksi tegas dan konkret bagi pelanggar protokol kesehata...
Bicara soal calon pemimpin Kaltara, ini kata LIM
Selasa, 15 September 2020 - 15:37 WIB
Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang,...
Wakil Bupati Bandung bantah dirinya jadi juru kampanye
Selasa, 15 September 2020 - 14:27 WIB
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gun Gun Gunawan sekaligus Wakil Bupati Bandung, belum memut...
Akademisi: Perpendek tahapan pilkada jika bahayakan masyarakat
Senin, 14 September 2020 - 14:11 WIB
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang mengatakan, tahapan Pilkada serentak 202...
Kemendagri pantau sosialisasi PKPU Protkes COVID Pilkada di 270 daerah
Sabtu, 12 September 2020 - 13:14 WIB
Pelaksanaan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait protokol kesehatan di 270 Dae...
Pengamat: Pilkada harus jual program bukan saling menjatuhkan
Sabtu, 12 September 2020 - 10:29 WIB
Pengamat politik dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr H Budi Suryadi berharap di pelaksa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV