Tahapan Coklit data pemilih Pilkada hampir rampung
Elshinta
Senin, 03 Agustus 2020 - 20:11 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Tahapan Coklit data pemilih Pilkada hampir rampung
Sumber Foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta

Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, telah menyelesaikan 82 persen tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih Pilkada 2020. Sedikitnya 60 desa terselesaikan 100 persen dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) masih terus melakukan pendataan. Targetnya, pekan ini tahapan coklit selesai seluruhnya. 

Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Nuril Huda mengatakan, rata-rata PPDP telah menyelesaikan 90 persen pekerjaannya, sehingga target penyelesaian tahapan pada pekan ini sangat mungkin bisa di kejar. Dari data yang sudah di coklit, didapati nama-nama yang tercantum dalam data administrasi kependudukan tidak berdomisili di wilayah Sukoharjo. Petugas diminta mencoret nama warga yang tidak ditemukan di daerah terdaftar. “Petugas sudah memastikan nama yang tercantum dengan konfirmasi pada RT/RW setempat,” jelasnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (3/8).

Nuril menyampaikan, sejauh ini PPDP tidak menemui kendala teknis dilapangan, seperti halnya penolakan warga karena terkait dengan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19. Bagi desa yang menerapkan karantina terbatas pada satu wilayah, bisa dilakukan coklit memanfaatkan media sosial atau WhatsApp (WA) dengan ketua RT setempat untuk mendapatkan data warga. 

Data seperti demikian, lanjut dia, sifatnya sementara karena masih ada proses coklit faktual setelah masa karantina selesai. Kondisi ini dilaporkan oleh PPDP dari Kecamatan Bulu. “Pekerjaan PPDP pada dasarnya lebih mudah karena merekrut warga sekitar lokasi pendataan,” kata Nuril.

Sejauh ini, tidak ada kendala teknis selama proses coklit berlangsung, hanya ada satu PPDP yang diketahui reaktif di tengah masa tugasnya. Yang bersangkutan mengundurkan diri dengan sukarela.  KPU kemudian merekrut petugas pengganti dengan tetap menerapkan protokol COVID-19, yakni melakukan rapid test pada petugas baru. PPDP baru ini juga telah melanjutkan pekerjaan petugas lama yang menjalani karantina. “Setelah tahap coklit data pemilih selesai, data tersebut akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS),” imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR: Tidak tepat tunda Pilkada 2020 karena Ketua KPU positif COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 15:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menilai tidak tepat usulan penundaan Pilkada Serentak 2020 de...
Polresta Banjarmasin menggelar patroli cipta kondisi
Sabtu, 19 September 2020 - 12:45 WIB
Polresta Banjarmasin, Polda Kalsel, menggelar Patroli Cipta Kondisi sambangi Kantor Komisi Pemiliha...
Doni ingatkan risiko pilkada jika tak patuhi protokol kesehatan
Sabtu, 19 September 2020 - 10:16 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letje...
Perludem: Menunda pilkada karena pandemi bukan kegagalan berdemokrasi
Sabtu, 19 September 2020 - 09:41 WIB
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada...
Bawaslu: Sanksi tegas dan konkret bagi pelanggar protokol kesehatan
Selasa, 15 September 2020 - 19:27 WIB
Badan Pengawas Pemilu menyebutkan perlunya sanksi tegas dan konkret bagi pelanggar protokol kesehata...
Bicara soal calon pemimpin Kaltara, ini kata LIM
Selasa, 15 September 2020 - 15:37 WIB
Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang,...
Wakil Bupati Bandung bantah dirinya jadi juru kampanye
Selasa, 15 September 2020 - 14:27 WIB
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gun Gun Gunawan sekaligus Wakil Bupati Bandung, belum memut...
Akademisi: Perpendek tahapan pilkada jika bahayakan masyarakat
Senin, 14 September 2020 - 14:11 WIB
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang mengatakan, tahapan Pilkada serentak 202...
Kemendagri pantau sosialisasi PKPU Protkes COVID Pilkada di 270 daerah
Sabtu, 12 September 2020 - 13:14 WIB
Pelaksanaan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait protokol kesehatan di 270 Dae...
Pengamat: Pilkada harus jual program bukan saling menjatuhkan
Sabtu, 12 September 2020 - 10:29 WIB
Pengamat politik dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr H Budi Suryadi berharap di pelaksa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV