Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 379
Elshinta
Senin, 03 Agustus 2020 - 06:26 WIB |
Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 379
Puluhan warga 02 Pinangsia dan pekerja hiburan malam Kompleks Kota Indah menjalani tes usap di lokasi tempat hiburan di Jakarta, Kamis (23/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta mencapai 21.954 kasus atau mengalami peningkatan 379 orang pada Minggu (2/8) dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 21.575 kasus.

Berdasarkan data yang diterima dari Pemprov DKI Jakarta, penambahan kasus sebanyak 379 kasus ini lebih rendah dibandingkan penambahan pada Jumat (31/7) pada 432 orang, pada Selasa (28/7) sebanyak 412 kasus dan penambahan pada hari Rabu (29/7) sebanyak 584 kasus yang merupakan rekor pertambahan tertinggi selama pandemi.

Namun demikian, penambahan tersebut masih di atas penambahan pada Sabtu (1/8) sebanyak 374 kasus, Kamis (30/7) 299 orang dan Minggu (26/7) sebanyak 378 kasus.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani memaparkan 374 orang kasus COVID-19 itu adalah dari hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pada 4.891 spesimen.

"3.888 di antaranya untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 379 positif dan 3.509 negatif. Dari jumlah 379 kasus tersebut, terdapat rapelan 50 kasus dari hari sebelumnya," kata Fify, dihimpun Antara.

Untuk jumlah orang dites sepekan terakhir sebanyak 37.935. Sedangkan untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 38.29.

Ia menjelaskan, WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu atau 1.521 orang per hari.

"Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4 kali lipat standar WHO," ujarnya.

Fify menyebutkan kondisi wabah di sebuah daerah hanya bisa diketahui melalui pengetesan. Strategi "tes-lacak-isolasi" sangat penting dilakukan dalam penanganan wabah.

Jumlah tes yang tidak memenuhi standar WHO berakibat makin banyak kasus positif yang tidak terlacak. "Sehingga semakin banyak pula yang tidak diisolasi dan semakin meningkatkan potensi penularan COVID-19. Jakarta telah memenuhi standar itu, bahkan melebihinya," ujar Fify.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyatakan sampai 1 Agustus 2020 sudah ada 562.454 sampel (sebelumnya 557.963 sampel) yang telah diperiksa dengan tes PCR untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta.

Fify menjelaskan jumlah kasus aktif yang terpapar penyakit pneumonia akibat virus corona jenis baru (COVID-19) itu di Jakarta saat ini sebanyak 7.075 orang (sebelumnya 6.836 orang) yang masih dirawat/isolasi.

Sedangkan dari jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada hari ini sebanyak 21.954 kasus (sebelumnya 21.575 kasus). Sebanyak 14.027 orang dinyatakan telah sembuh (hari sebelumnya 13.887 orang), sedangkan 852 orang (tidak ada penambahan) meninggal dunia.

Untuk "positivity rate" atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,1 persen (sebelumnya 7,2 persen), sedangkan Indonesia sebesar 14,8 persen (sebelumnya 14,6 persen). WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Namun persentase kasus positif ini hanya bisa dianggap valid bila standar jumlah tes yang dilakukan telah terpenuhi. Bila jumlah tesnya sedikit (tidak memenuhi standar WHO), maka indikator persentase kasus positif patut diragukan. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemprov DKI tetapkan prosedur isolasi terkendali penanganan COVID-19
Kamis, 01 Oktober 2020 - 11:43 WIB
Kasus positif COVID-19 di Jakarta saat ini masih meningkat. Dalam upaya menekan penyebaran virus ter...
Graha Wisata TMII disiapkan untuk isolasi pasien COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 19:55 WIB
Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur disiapkan untuk tempat isolasi pasien ...
Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 30 September 2020 
Rabu, 30 September 2020 - 19:47 WIB
Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat agar dapat seg...
Bupati Tangerang kecam aksi vandalisme di Kabupaten Tangerang
Rabu, 30 September 2020 - 13:59 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengecam perbuatan aksi vandalisme yang dilakukan oleh tersangk...
Wagub sebut secara prinsip DKI dukung `mini lockdown`
Rabu, 30 September 2020 - 07:58 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, secara prinsip Pemerintah Provinsi DKI Jak...
Progres revitalisasi TIM capai 37,60 persen
Selasa, 29 September 2020 - 19:21 WIB
Proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, masih terus berlangsu...
Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020 - 19:09 WIB
Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat agar dapat seg...
Luhut dan JK tinjau Gudang Darurat PMI untuk penanganan COVID-19
Selasa, 29 September 2020 - 15:40 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bersama Ketua Umum Palan...
Bank DKI raih penghargaan Infobank Award 2020
Selasa, 29 September 2020 - 15:06 WIB
Bank DKI meraih penghargaan Infobank Awards 2020 yang diberikan oleh Majalah Infobank pada ajang E-A...
Polda Metro catat jumlah kendaraan turun 21 persen saat PSBB Jakarta
Selasa, 29 September 2020 - 13:40 WIB
Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat jumlah kendaraan yang melintas pada jalur p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV