Wabup Mimika: Delapan rumah dan sekolah di Aroanop tertimbun
Elshinta
Minggu, 02 Agustus 2020 - 12:28 WIB |
Wabup Mimika: Delapan rumah dan sekolah di Aroanop tertimbun
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob. Sumber Foto: https://bit.ly/3k9Vxcz

Elshinta.com - Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menyebut berdasarkan laporan sementara musibah tanah longsor di empat kampung di kawasan Aroanop, Distrik Tembagapura pada Kamis (30/7) malam mengakibatkan sedikitnya delapan rumah warga dan gedung sekolah tertimbun.

Selain itu, juga dilaporkan enam jembatan gantung yang dibangun oleh pihak perusahaan terputus. "Informasi sementara yang disampaikan masyarakat bahwa ada enam jembatan gantung putus, delapan rumah serta gedung sekolah tertimbun," kata John di Timika, Minggu (2/8).

Pada Sabtu (1/8) siang Wabup Mimika John Rettob menggelar pertemuan dengan sejumlah kepala kampung serta tokoh masyarakat Aroanop bertempat di kawasan Djayanti, Distrik Kuala Kencana.

Pertemuan itu memutuskan bahwa empat kepala kampung di kawasan Aroanop yang terdampak bencana longsor yaitu Kepala Kampung Jagamin, Baluni, Omponi dan Anggigi harus segera bertolak menuju Aroanop pada Minggu ini atau paling lambat pada Senin (3/8) dengan menggunakan armada helikopter.

Para kepala kampung itu akan didampingi oleh Kepala Distrik Tembagapura Thobias Jawame. Kawasan Aroanop dan sejumlah kampung di dataran tinggi Kabupaten Mimika hanya bisa dijangkau satu-satunya dengan transportasi udara melalui helikopter. Namun penerbangan helikopter ke lokasi bencana itu terkendala akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat dalam beberapa waktu terakhir. "Sangat tergantung dengan kondisi cuaca, kalau esok pagi cuaca bagus kami harapkan mereka semua bisa berangkat ke Aroanop. Semua ini difasilitasi oleh Pemda Mimika," kata John, dihimpun Antara.

Pemkab Mimika, katanya, belum bisa memastikan total kerugian akibat bencana tanah longsor disertai banjir bandang di wilayah Aroanop maupun Tsinga, Distrik Tembagapura. Satu-satunya akses informasi ke lokasi bencana dari Timika hanya melalui saluran telepon, dimana warga di lokasi bencana harus berjalan kaki naik turun gunung dan hutan berkilo-kilo meter dari kampung mereka untuk mencari sinyal telepon.

Wabup Mimika itu juga meminta bantuan TNI dan Polri untuk membantu keamanan dalam mengakses lokasi bencana. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Heboh suara dentuman di malam hari, ini penjelasan BMKG
Senin, 21 September 2020 - 08:23 WIB
Sejumlah warga dan netizen dari Jakarta Selatan dan Jakarta Timur melaporkan adanya suara dentuman y...
BNPB: Longsor di Sorong-Papua Barat, satu warga meninggal
Sabtu, 19 September 2020 - 16:17 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
28 desa di Kabupaten Bogor dilanda kekeringan 
Kamis, 17 September 2020 - 07:50 WIB
Sebanyak 28 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilanda kekeringan, sebagai dampak ...
Masyarakat diimbau tetap waspada meski banjir Kotawaringin Timur mulai surut
Kamis, 17 September 2020 - 07:35 WIB
Banjir yang merendam beberapa kecamatan di Provinsi Kalimantan Tengah telah mulai surut, Rabu (16/9)...
BNPB: 720 jiwa mengungsi akibat banjir di Melawi Kalbar
Rabu, 16 September 2020 - 21:44 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)...
Longsor di Jagakarsa sebabkan lima warung makan alami kerusakan
Rabu, 16 September 2020 - 14:15 WIB
Longsor akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan merusak sedikitnya lim...
1.000 lebih rumah di Gunung Mas terendam banjir
Selasa, 15 September 2020 - 19:56 WIB
Sebanyak 1.000 lebih rumah warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah te...
Kalimantan Tengah tetapkan status tanggap darurat banjir
Selasa, 15 September 2020 - 08:03 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Tengah Darliansyah menyatakan ...
Masa tanggap darurat banjir Kotawaringin Timur ditetapkan selama dua pekan
Selasa, 15 September 2020 - 07:04 WIB
Banjir yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, sejak Senin (6/9) lalu, tela...
Bantu korban banjir, Kapolres Sergai turunkan dua perahu karet dan empat perahu kano 
Senin, 14 September 2020 - 11:32 WIB
Polres Serdang Bedagai turunkan dua perahu karet dan empat perahu kano dalam membantu warga terdampa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV