Empat kecamatan di Aceh Singkil diterjang banjir dan longsor
Elshinta
Kamis, 30 Juli 2020 - 18:27 WIB |
Empat kecamatan di Aceh Singkil diterjang banjir dan longsor
Seorang warga tidak bisa melewati jembatan penghubung di Kuala Baru menuju Kecamatan Bulusema usai bencana longsor akibat hujan di Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Rabu (29/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan bahwa akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan bencana banjir disertai longsor melanda empat kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil.

"Hingga Rabu (29/7) malam, bencana banjir dan longsor di Aceh Singkil yang terjadi mulai Selasa (28/7) sore telah meluas hingga empat kecamatan," kata Kepala Pelaksana BPBA, Sunawardi di Banda Aceh, Kamis (30/7), seperti dikutip Antara.

Keempat kecamatan tersebut, lanjut dia, yakni Kota Baharu diterjang banjir di badan jalan, lalu Singkil Utara yang merendam rumah penduduk, dan longsor di Gunung Meriah serta Kuala Baru.

Ia menjelaskan bahwa bencana banjir sedalam setengah meter itu telah merendam badan jalan utama di tiga titik, yakni Desa Selakar Udang yang berbatasan dengan Desa Samar Dua di Kota Baru.

Kemudian menggenangi jalan yang menghubungkan Desa Selakar Udang dengan Desa Sumber Mukti di Kota Baru, dan terakhir jalan yang menuju Kecamatan Kota Baharu melalui PT Nafasindo atau dikenal warga setempat melewati jalur Lae Tinanggam.

"Banjir juga merendam rumah penduduk di Desa Kampung Baru, Singkil Utara. Hingga kini jumlah korban terdampak maupun rumah terendam masih dalam pendataan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil," katanya.

Sedangkan untuk peristiwa longsor yang menghantam badan jalan, kata dia,  tepatnya melanda di Desa Bukit Harapan, Gunung Meriah menuju Kecamatan Singkohor Longsor atau sebaliknya.

"Longsor juga telah mengakibatkan putusnya jembatan penghubung di Kuala Baru menuju Kecamatan Bulusema. Kondisi jembatan hingga kini masih terputus atau tidak bisa dilewati, dan butuh penanganan segera," katanya.

Pihaknya memastikan, tidak terdapat korban jiwa dalam kedua bencana hidrometeorologi di wilayah perbatasan Aceh dengan Kabupaten Dairi di Provinsi Sumatera Utara itu.

"Untuk korban terdampak banjir maupun warga yang mengungsi, masih didata. Saat ini, kondisi banjir secara berangsur-angsur mulai surut," kata Sunawardi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, pusat tekanan rendah dari Asia masih berpotensi menimbulkan hujan lebat yang berdampak banjir, dan longsor dalam beberapa hari ke depan bagi sejumlah wilayah di Aceh.

"Ada tekanan rendah di Asia, sehingga massa udara di Samudera Hindia itu bergerak. Sampai di Aceh, membelok. Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung hingga pekan ini," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Metrologi Sultan Iskandar Muda Aceh, Zakaria Ahmad.

Hasil analisa pihaknya berdasarkan radar cuaca setempat, ia menyatakan, wilayah barat-selatan di provinsi paling barat Indonesia merupakan daerah yang paling berpeluang dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Terutama wilayah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Simeulue, Aceh Tengah di wilayah tengah, dan Aceh Tamiang di wilayah pesisir timur

"Memang kita perkirakan untuk besok, tekanan rendah dari Asia ini, sudah mulai berkurang. Cuma yang perlu kita waspadai daerah barat-selatan Aceh, karena dampaknya masih ada," demikian Zakaria Ahmad. (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BNPB: Longsor di Sorong-Papua Barat, satu warga meninggal
Sabtu, 19 September 2020 - 16:17 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
28 desa di Kabupaten Bogor dilanda kekeringan 
Kamis, 17 September 2020 - 07:50 WIB
Sebanyak 28 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilanda kekeringan, sebagai dampak ...
Masyarakat diimbau tetap waspada meski banjir Kotawaringin Timur mulai surut
Kamis, 17 September 2020 - 07:35 WIB
Banjir yang merendam beberapa kecamatan di Provinsi Kalimantan Tengah telah mulai surut, Rabu (16/9)...
BNPB: 720 jiwa mengungsi akibat banjir di Melawi Kalbar
Rabu, 16 September 2020 - 21:44 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)...
Longsor di Jagakarsa sebabkan lima warung makan alami kerusakan
Rabu, 16 September 2020 - 14:15 WIB
Longsor akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan merusak sedikitnya lim...
1.000 lebih rumah di Gunung Mas terendam banjir
Selasa, 15 September 2020 - 19:56 WIB
Sebanyak 1.000 lebih rumah warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah te...
Kalimantan Tengah tetapkan status tanggap darurat banjir
Selasa, 15 September 2020 - 08:03 WIB
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Tengah Darliansyah menyatakan ...
Masa tanggap darurat banjir Kotawaringin Timur ditetapkan selama dua pekan
Selasa, 15 September 2020 - 07:04 WIB
Banjir yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, sejak Senin (6/9) lalu, tela...
Bantu korban banjir, Kapolres Sergai turunkan dua perahu karet dan empat perahu kano 
Senin, 14 September 2020 - 11:32 WIB
Polres Serdang Bedagai turunkan dua perahu karet dan empat perahu kano dalam membantu warga terdampa...
980 rumah terdampak banjir Kapuas Hulu
Senin, 14 September 2020 - 07:37 WIB
Banjir yang diakibatkan curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari lalu menyebabkan 980 unit rumah ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV