A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_session9en4p7e3gn7ta9tadit5nbs82pita4bm): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

 Sri Mulyani sebut penjaminan korporasi jadi katalis pemulihan ekonomi
Sri Mulyani sebut penjaminan korporasi jadi katalis pemulihan ekonomi
Elshinta
Rabu, 29 Juli 2020 - 12:31 WIB |
Sri Mulyani sebut penjaminan korporasi jadi katalis pemulihan ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman Program Penjaminan Kredit Korporasi di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan program penjaminan pemerintah untuk kredit modal kerja kepada sektor korporasi menjadi katalis dalam pemulihan ekonomi dari dampak COVID-19.

"Tidak mungkin ekonomi bangkit tanpa sektor swasta korporasi juga bangkit. Oleh karena itu, pemerintah memberikan katalis dengan penjaminan," katanya dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman Program Penjaminan Kredit Korporasi di Jakarta, Rabu (29/7).

Sri Mulyani mengatakan penjaminan ini dilakukan melalui dua special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yaitu Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII).

Sementara, untuk modal kerja yang bisa diakses oleh pelaku usaha korporasi yaitu mulai dari Rp10 miliar hingga Rp1 triliun dengan target realisasi kredit modal kerja mencapai Rp100 triliun hingga 2021.

Fasilitas penjaminan kredit modal kerja korporasi ditujukan kepada pelaku usaha korporasi yang memiliki usaha berorientasi ekspor dan/atau padat karya yang memiliki minimal 300 karyawan.

Pelaku usaha korporasi yang dijamin tidak termasuk kategori BUMN dan UMKM, tidak termasuk dalam daftar kasus hukum dan/atau tuntutan kepailitan, serta memiliki performing loan lancar sebelum terjadinya pandemi COVID-19.

Sri Mulyani menjelaskan dalam hal ini pemerintah akan menjamin 60 persen terhadap kredit modal kerja dan 40 persen sisanya ditanggung oleh pihak perbankan untuk korporasi dengan sektor nonprioritas.

Di sisi lain, untuk korporasi dengan sektor prioritas akan diberikan penjaminan sebesar 80 persen oleh pemerintah dan 20 persen sisanya ditanggung perbankan.

Sektor prioritas terdiri dari sektor wisata, otomotif, tekstil dan produk tekstil, alas kaki, elektronik, kayu olahan, furnitur, produk kertas, serta sektor usaha padat karya yang terdampak COVID-19.

"Ini agar kita mampu memberikan stimulasi namun ada pencegahan moral hazard. Bank tetap bertanggung jawab meskipun sebagian besar risikonya diambil pemerintah melalui penjaminan tersebut,” katanya.

Sedangkan, untuk pembayaran imbal jasa penjaminan akan dilakukan pemerintah sebesar 100 persen atas kredit modal kerja sampai dengan Rp300 miliar dan 50 persen untuk pinjaman dengan plafon Rp300 miliar sampai Rp1 triliun.

Perbankan yang terlibat dalam penjaminan kredit modal kerja ini terdiri dari Bank Danamon, HSBC Indonesia, ICBC Indonesia, Maybank Indonesia, dan MUFG Bank Indonesia.

Kemudian juga Resona Bank Indonesia, Standard Chartered Indonesia, UOB Indonesia, BCA, DBS, BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri, dan Bank DKI.

Sri Mulyani berharap penjaminan kredit modal kerja bagi sektor korporasi akan mampu memberikan dampak pada mulai bergeraknya perekonomian.

"Sehingga dia memenuhi complement terhadap belanja yang akan kita akselerasi mencapai Rp2.739 triliun sampai akhir tahun," ujarnya, dikutip Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
APTRI minta rencana penerapan PPN sembako dikaji ulang
Jumat, 11 Juni 2021 - 16:28 WIB
Dewan Pimpinan Nasional, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) meminta pemerintah mengkaji u...
Aktivitas Pasar Jibama masih sepi usai penembakan
Jumat, 11 Juni 2021 - 15:32 WIB
Aktivitas jual beli di Pasar Jibama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua masih terhenti pasca penem...
PPN untuk jasa pendidikan berpotensi menambah angka putus sekolah
Jumat, 11 Juni 2021 - 15:19 WIB
Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Gerindra Himmatul Aliyah mengatakan waca...
BPDPKS siap libatkan petani dalam rantai pasok biodisel
Jumat, 11 Juni 2021 - 13:57 WIB
Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) siap melibatkan petani atau...
BLK Komunitas hadirkan sejumlah pelatihan bagi masyarakat
Jumat, 11 Juni 2021 - 13:24 WIB
Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas yang dibangun Kementerian Ketenagakerjaan membuka berbagai jenis...
IHSG Jumat dibuka menguat 10,84 poin
Jumat, 11 Juni 2021 - 09:41 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat, dibuka menguat 10,84 poin
IHSG menguat 0,99% ke 6.107 di akhir perdagangan hari ini  
Kamis, 10 Juni 2021 - 18:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 60,06 poin atau 0,99% ke 6.107,53 pada akhir perd...
Rupiah spot menguat 0,05% ke Rp14.248 per dolar AS pada perdagangan hari ini  
Kamis, 10 Juni 2021 - 17:45 WIB
Rupiah spot ditutup pada level Rp 14.248 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Kamis...
BI Malang sosialisasi pendampingan klaster pembiakan sapi potong
Kamis, 10 Juni 2021 - 15:46 WIB
Kabupaten Malang, Jawa Timur merupakan salah satu daerah penghasil sapi potong terbesar di Jawa Tim...
Rupiah Kamis pagi menguat 5 poin
Kamis, 10 Juni 2021 - 09:41 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat 5 poin
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV