Melihat pertarungan Hyundai vs Tesla di pasar mobil hidrogen dan listrik masa depan
Elshinta
Rabu, 29 Juli 2020 - 10:55 WIB |
Melihat pertarungan Hyundai vs Tesla di pasar mobil hidrogen dan listrik masa depan
Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Hyundai dan Tesla akan bersaing di pasar mobil ramah lingkungan masa depan, baik di Korea Selatan, Amerika Serikat atau secara global.

Perusahaan Korea Selatan berencana merilis dua jalur produksi yang didedikasikan untuk kendaraan listrik, satu lini pada tahun depan dan satu lagi pada 2024, menurut buletin serikat pekerja internal yang dilihat Reuters.

Bos Hyundai, Euisun Chung beberapa waktu lalu mengadakan pertemuan dengan Samsung, LG dan SK Group yang akan membuat baterai dan komponen pendukung mobil masa depan.

Hyundai diduga ingin mengamankan pasokan baterai mobil listrik, karena komponen itu menjadi bagian termahal dalam satu unit mobil listrik. Para pabrikan itu juga sudah memasok komponen baterai untuk Tesla, Volkswagen dan GM.

Hyundai mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya bekerja sama dengan pemasok baterai Korea "untuk meningkatkan" produksi mobil listriknya secara efisien.

Hyundai tampaknya serius menggarap rencana tersebut, setelah mereka mengumumkan rencana penjualan 1 juta mobil listrik dalam setahun dengan target 10 persen pangsa pasar global pada 2025.

Menurut data konsultan industri LMC Automotive, Hyundai Motor Group menjual sekitar 86.434 EV baterai tahun lalu. Hasil tersebut berada di atas penjualan VW 73.278 unit. Namun, Hyundai masih berada di belakang Tesla yang mampu menjual sekitar 367.500.

Hyundai bersama Kia yang menjadi pabrikan mobil urutan lima di dunia mengatakan bahwa, "Kami yakin Hyundai tidak akan pernah ketinggalan."

Hidrogen vs Listrik

Hyundai pada 2010 pernah membangun 230 mobil listrik untuk pemerintah, namun saat itu infrastruktur mobil listrik masih sangat langka.

Kepada R&D Hyundai, Lee Hyun-soon merasa bahwa kendaraan listrik yang mengandalkan infrastruktur tidak realistis, sehingga mereka mengalihkan perhatian ke mobil berbahan bakar hidrogen.

Saat ini hanya sedikit pabrikan yang bermain di segmen mobil hidrogen, Hyundai, Toyota dan Nikola. Toyota memiliki produk Mirai, sedangkan Hyundai mengusung Tucson Fuel Cell dan NEXO.

Menurut LMC Automotive, sebanyak 7.707 mobil berbahan bakar hidrogen terjual secara global pada tahun lalu, namun masih jauh dibandingkan mobil listrik sebanyak 1,68 juta unit.

Di sisi lain, Tesla unggul di Korea Selatan, mengalahkan Hyundai sebagai pabrikan lokal di sana.

"Hyundai tidak mengharapkan Tesla mendominasi pasar EV begitu cepat," kata seorang sumber anonim kepada Reuters.

Dalam beberapa tahun ke depan, Hyundai yang menggandeng BTS sebagai duta produk, akan memperkenalkan dua mobil hidrogen dan 23 mobil bertenaga baterai.

Peter Hasenkamp, wakil presiden startup Lucid yang sebelumnya bekerja di Tesla dan Ford, mengatakan pembuat mobil konvensional lebih sulit bertransisi ke era mobil listrik.

"Alasan kami berbasis di Lembah Silikon adalah memanfaatkan keahlian perangkat lunak dan teknik kelistrikan," kata Hasenkamp kepada Reuters.

"Anda punya beberapa generasi di perusahaan mobil besar untuk belajar melakukan hal itu dengan baik. Namun, jauh lebih sulit daripada yang mereka kira," tutup dia, demikian Antara. (cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Risiko mesin mengelitik jika pakai BBM RON rendah
Selasa, 29 September 2020 - 19:36 WIB
Ahli motor bakar Institut Teknologi Bandung (ITB) Iman K Reksowardojo mengingatkan, penggunaan bahan...
Ada 120 potensi bahaya di jalan yang hantui pengendara roda dua
Selasa, 29 September 2020 - 12:12 WIB
Ada 120 jenis potensi bahaya yang dapat menghantui para bikers saat berkendara di jalan raya, demiki...
Lamborghini Urus Graphite Capsule hadir di Beijing Auto Show
Senin, 28 September 2020 - 13:10 WIB
Produsen kendaraan sport asal Italia, Lamborghini telah menghadirkan model terbaru dari Lamborghini ...
Bamsoet ajak Lady Bikers jadi relawan Empat Pilar MPR RI
Senin, 28 September 2020 - 10:50 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak komunitas motor perempuan, Lady Bikers, menjadi bagian dari R...
Lamborghini resmi umumkan Stefano Domenicali tinggalkan kursi CEO
Minggu, 27 September 2020 - 14:15 WIB
Automobili Lamborghini mengumumkan bahwa pimpinan dan CEO Stefano Domenicali akan meninggalkan posis...
Tesla dikabarkan segera rilis Autopilot mobil listrik nirawaknya
Sabtu, 26 September 2020 - 15:42 WIB
CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa versi uji dari sistem Autopilot perusahaan akan dirilis dalam `...
Begini modifikasi Vespa ala Gading Marten
Jumat, 25 September 2020 - 10:50 WIB
Gading Marten rela menghabiskan dana hingga puluhan juta rupiah demi melaksanakan hobinya memodifika...
50 mobil klasik akan berparade di Museum Toyota bulan depan
Jumat, 25 September 2020 - 09:08 WIB
Toyota Automobile Museum (Museum Toyota ) di Nagakute, Jepang, akan menjadi tuan rumah Festival Mobi...
 Mitsubishi nilai pajak mobil 0 persen bisa bantu pasar otomotif
Kamis, 24 September 2020 - 09:12 WIB
Belum dapat diketahui apakah relaksasi pajak ini dapat mendongkrak penjualan industri otomotif, namu...
Produsen mobil listrik ini akan perluas jaringan di Asia dan Timur Tengah
Rabu, 23 September 2020 - 10:56 WIB
Pembuat kendaraan listrik yang berbasis di Swedia dan dimiliki oleh Geely Tiongkok, Polestar memilik...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV