Faktor apa saja yang dapat memengaruhi berubahnya bentuk Miss V?
Elshinta
Rabu, 29 Juli 2020 - 10:02 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
 Faktor apa saja yang dapat memengaruhi berubahnya bentuk Miss V?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2CZWQdd

Elshinta.com - Waktu turut membawa berbagai perubahan pada tubuh wanita, tak terkecuali organ intim. Bentuk Miss V seorang wanita akan terus berubah karena berbagai faktor. Setiap fase kehidupan juga turut berkontribusi terhadap perubahan bentuk Miss V ini.

Ukuran, bentuk, dan kedalaman Miss V biasanya akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini faktor-faktor yang memengaruhinya:

Perubahan hormon
Salah satu contoh paling mudah adalah perubahan hormon yang dialami wanita ketika menstruasi. Berbeda dengan hari-hari biasanya, hormon estrogen saat menstruasi lebih tinggi.

Dengan demikian, jaringan Miss V menjadi lebih tebal dan penuh. Tidak hanya itu, leher rahim pun juga akan bergerak dan berubah bentuk sepanjang siklus menstruasi.

Bercinta
Aktivitas bercinta dapat membuat bentuk Miss V berubah. Sama seperti ereksi pada pria yang membuat penis mengeras akibat aliran darah. Saat wanita bergairah, ada lebih banyak darah yang mengalir ke Miss V. Hal ini membuat Miss V mengembang, memanjang, dan melebar dengan leher rahim sedikit terangkat.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3f3tgjW

Kehamilan
Faktor perubahan hormon saat hamil dapat membuat warna vulva lebih gelap ketimbang biasanya. Menjelang trimester akhir kehamilan, jaringan dinding Miss V juga semakin lentur karena mempersiapkan jalan lahir bagi bayi.

Setelah melahirkan
Sementara setelah melahirkan, bentuk Miss V juga berubah menjadi lebih lebar. Biasanya, bentuk Miss V akan kembali normal setelah periode 6 hingga 12 minggu.

Jika wanita berpikir bahwa Miss V akan terasa berbeda setelah melahirkan, dokter akan merekomendasikan latihan Kegel. Latihan ini membantu menguatkan otot panggul dan mengencangkan otot-otot di sekitar Miss V.

Usia
Seiring dengan penuaan, dinding Miss V tidak lagi sekuat sebelumnya. Selain menjadi lebih kendur, diameternya pun menjadi lebih lebar. Apalagi ditambah dengan masa menopause yang mengindikasikan penurunan hormon estrogen dalam tubuh. Konsekuensinya, dinding Miss V pun menjadi lebih tipis dan rapuh. Hal ini biasanya berakibat pada hubungan seks yang tak lagi nyaman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemda Matim gelar kegiatan rembuk stunting
Jumat, 17 September 2021 - 18:05 WIB
Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Keseh...
Pendidikan kesehatan seksual reproduksi di keluarga pondasi pemenuhan HKSR
Senin, 06 September 2021 - 21:11 WIB
Hampir dua tahun, Indonesia masih terus berjuang mengakhiri pandemi Covid-19.
YKI harapkan wanita di Langkat ikut iva test 
Kamis, 19 Agustus 2021 - 16:13 WIB
Ketua Pengurus  Cabang Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Tiorita, m...
Julie Sutrisno: PMT di Desa Model tidak hanya ibu hamil
Rabu, 18 Agustus 2021 - 16:47 WIB
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Model yang ada di NTT tidak hanya pada ibu hamil, tetapi di...
Seluk beluk vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil
Minggu, 08 Agustus 2021 - 12:46 WIB
 Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) telah merekomendasikan pemberian vaksin COVID...
POGI: Ibu hamil jangan ragu vaksinasi COVID-19
Selasa, 03 Agustus 2021 - 18:23 WIB
 Sekretaris Jenderal Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof. DR. Dr. Budi Wiweko...
Kini sudah ada mesin Mammomat Revelation untuk deteksi kanker payudara
Minggu, 04 Juli 2021 - 09:36 WIB
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) telah menginstalasi mesin mamografi terbaru, bernama Mammomat Revelat...
Dokter sarankan wanita hamil trimester awal hindari sauna
Selasa, 04 Mei 2021 - 15:05 WIB
Dokter spesialis kandungan dari RS Dr Soetomo Surabaya, dr Manggala Pasca Wardhana, SpOG(K), menyata...
Kenali tanda nyeri haid tak normal
Selasa, 27 April 2021 - 12:52 WIB
Sebagian wanita merasakan nyeri atau kram selama periode menstruasinya, baik itu menjelang atau sela...
 TMMD KE-110 Kodim 1711/BVD sosialisasikan tentang pencegahan bahaya stunting
Kamis, 11 Maret 2021 - 21:23 WIB
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-110 Kodim 1711/BVD menggelar kegiatan non fisik bers...
Live Streaming Radio Network