Pergerakan Partai Golkar jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung semakin menarik
Elshinta
Selasa, 21 Juli 2020 - 16:37 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Pergerakan Partai Golkar jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung semakin menarik
Sumber Foto: Titik Mulyana/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pergerakan Partai Golkar menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung 9 Desember 2020 semakin menarik untuk dicermati seluruh element masyarakat Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Pasca pengumuman lisan jatuhnya rekomendasi untuk Teh Nia, tidak lama kemudian disusul dengan munculnya pasangan Teh Nia dan Usman Sayogi sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung dari Partai Golkar. Banyak kalangan menilai, pengumuman cepat terkait nama pasangan yang diusung itu sedikit diluar kebiasaan Partai Golkar.

Kader Partai Golkar,Yoga Santosa mengatakan, pihaknya menanggapinya sebagai hal wajar karena partai politik biasanya melakukan manuver-manuver yang strategis. Golkar biasanya di injury time mengumumkan calon apalagi yang sudah dipasangkan. Pihaknya menilai ini strategi yang dilakukan untuk memenangkan pertarungan pada Pilkada nanti. 

Menurut Yoga, karena sifatnya baru rekomendasi, maka nama pasangan Teh Nia dan Usman Sayogi itu belum fix mengunci dan menutup calon lainnya, terutama untuk posisi calon Wakil Bupati. Selama belum didaftarkan ke KPU, nama itu masih terbuka kemungkinan untuk berubah. "Secara pribadi saya menyambutnya positip dan mendukung rekomendasi dari DPP sebagai instrumen tertinggi dari Partai Golkar. Demikian juga jika nanti berubah. Perkara nanti siapa yang fix yang didaftarkan ke KPU hasil pleno di tingkat pusat, kita harus dukung demi kemajuan Partai Golkar," tegasnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Selasa (21/7).

Sebelumnya nama Yoga Santosa santer disebut merupakan calon kuat pendamping Teh Nia, kemudian tiba-tiba muncul nama Usman Sayogi. Lalu, apakah dirinya kecewa? "Yang berhak menilai diri saya adalah orang lain. Namun sebagai manusia biasa saya harus jujur, saya kecewa, tetapi sebagai seorang kader Partai Golkar, saya harus dukung," imbuhnya.

"Orientasi Saya adalah kepentingan Partai Golkar. Untuk itu saya tidak sudi jika ada yang ingin menghancurkan partai, sehingga dirinya pasti akan memberikan masukan-masukan yang konstruktif," paparnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPR: Tidak tepat tunda Pilkada 2020 karena Ketua KPU positif COVID-19
Sabtu, 19 September 2020 - 15:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menilai tidak tepat usulan penundaan Pilkada Serentak 2020 de...
Polresta Banjarmasin menggelar patroli cipta kondisi
Sabtu, 19 September 2020 - 12:45 WIB
Polresta Banjarmasin, Polda Kalsel, menggelar Patroli Cipta Kondisi sambangi Kantor Komisi Pemiliha...
Doni ingatkan risiko pilkada jika tak patuhi protokol kesehatan
Sabtu, 19 September 2020 - 10:16 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letje...
Perludem: Menunda pilkada karena pandemi bukan kegagalan berdemokrasi
Sabtu, 19 September 2020 - 09:41 WIB
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada...
Bawaslu: Sanksi tegas dan konkret bagi pelanggar protokol kesehatan
Selasa, 15 September 2020 - 19:27 WIB
Badan Pengawas Pemilu menyebutkan perlunya sanksi tegas dan konkret bagi pelanggar protokol kesehata...
Bicara soal calon pemimpin Kaltara, ini kata LIM
Selasa, 15 September 2020 - 15:37 WIB
Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang,...
Wakil Bupati Bandung bantah dirinya jadi juru kampanye
Selasa, 15 September 2020 - 14:27 WIB
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gun Gun Gunawan sekaligus Wakil Bupati Bandung, belum memut...
Akademisi: Perpendek tahapan pilkada jika bahayakan masyarakat
Senin, 14 September 2020 - 14:11 WIB
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang mengatakan, tahapan Pilkada serentak 202...
Kemendagri pantau sosialisasi PKPU Protkes COVID Pilkada di 270 daerah
Sabtu, 12 September 2020 - 13:14 WIB
Pelaksanaan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait protokol kesehatan di 270 Dae...
Pengamat: Pilkada harus jual program bukan saling menjatuhkan
Sabtu, 12 September 2020 - 10:29 WIB
Pengamat politik dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr H Budi Suryadi berharap di pelaksa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV