Beberapa produsen otomotif berencana akhiri mobil model subkompak di AS
Elshinta
Senin, 20 Juli 2020 - 14:58 WIB |
Beberapa produsen otomotif berencana akhiri mobil model subkompak di AS
Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Setelah bertahun-tahun mengalami penurunan penjualan mobil penumpang, beberapa produsen mobil baru-baru ini memutuskan untuk menyerah pada model subkompak karena SUV semakin digemari di Amerika.

General Motors (GM) pekan lalu menjadi perusahaan terbaru untuk menghentikan produksi mobil subkompak, mengatakan akan mengakhiri produksi Chevrolet Sonic pada bulan Oktober, sebagaimana dilaporkan USA Today.

Meskipun Sonic diklaim merupakan salah satu mobil andalan GM karena irit bahan bakar, saat ini, sebagian besar orang Amerika tidak lagi mau masuk ke mobil kecil meskipun harganya terjangkau dan efisiensi bahan bakarnya baik.

Penjualan Sonic turun 85 persen dari puncaknya 93.518 pada 2015 menjadi 13.971 pada 2019.

Penjualan mobil subkompak sendiri turun 50 persen pada paruh pertama tahun 2020, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan itu lebih buruk daripada penurunan penjualan 23 persen industri secara keseluruhan, yang sebagian besar disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Jessica Caldwell, analis untuk situs riset mobil Edmunds, mengatakan mobil subkompak tidak mungkin hilang sama sekali, tetapi hanya yang kuat yang akan bertahan. Untuk saat ini, itu termasuk kendaraan seperti Honda Fit, Hyundai Accent, Kia Rio dan Nissan Versa.

Tetapi peningkatan penjualan SUV dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan orang Amerika mungkin tidak akan pernah kembali ke mobil kecil, kata Caldwell. Beberapa model juga telah dihentikan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Chevrolet Cruze dan Ford Focus.

Pada 2019, mobil subkompak mencapai 2,7 persen dari pembelian kendaraan, turun dari 5,5 persen pada 2012, menurut situs riset mobil Edmunds.

Banyak pembeli mobil subkompak telah memilih model SUV subkompak yang relatif baru - seperti Honda HR-V, Jeep Renegade dan Hyundai Kona. Pangsa pasar SUV subkompak meningkat dari 0,8 persen pada 2012 menjadi 4,9 persen pada 2019, menurut Edmunds.

Pada bulan Juni, Toyota mengumumkan akan menghentikan produksi mobil subkompak Toyota Yaris di AS. Dan tahun lalu, Ford mengumumkan tidak akan lagi membuat mobil subkompak Ford Fiesta.

Namun, ini adalah perjuangan yang berat, terutama di tengah-tengah pandemi COVID-19, yang mempercepat kehancuran kendaraan-kendaraan yang kurang laris.

Pembuat mobil tidak lagi mampu membuat mobil yang tidak laku atau menghasilkan untung, sehingga mereka kemungkinan akan terus mengurangi formasi mereka, kata analis Autotrader Michelle Krebs.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri mobil sewaan mungkin dapat menyelamatkan eksistensi mobil subkompak yang tidak diinginkan pembeli eceran.

Tetapi, perusahaan penyewaan mobil mengalami kesulitan di tengah melambatnya perjalanan secara nasional. Setidaknya dua dari perusahaan penyewaan mobil di AS telah mengajukan perlindungan kebangkrutan.

Bahkan sebelum krisis ini, perusahaan mobil sewaan mulai kehilangan minat terhadap mobil subkompak, jika hanya karena pelanggan mereka tidak ingin mengendarai mereka saat berlibur.

Hanya 4 persen dari penjualan kendaraan baru ke perusahaan penyewaan mobil adalah mobil subkompak, demikian Antara. (Cuh)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ford F-150 generasi terbaru akan debut pada November
Jumat, 18 September 2020 - 08:30 WIB
Ford Motor Co mengatakan bahwa mereka telah memulai produksi untuk truk pickup F-150 generasi terbar...
Dibanderol hingga Rp1.950 miliar, ini kemewahan yang ditawarkan All-New Audi A6
Kamis, 17 September 2020 - 10:41 WIB
Produsen kendaraan asal Jerman, Audi resmi menghadirkan kendaraan generasi kedelapan dari sedan full...
Jelang debut, begini kemewahan Bentley Continental GT Mulliner
Rabu, 16 September 2020 - 11:26 WIB
Sebelum melakukan debut resminya pada 22 September mendatang, perusahaan mobil mewah asal Inggris, B...
Mobil bertransmisi otomatis didorong saat mogok, amankah?
Rabu, 16 September 2020 - 08:25 WIB
Kendaraan roda empat bertransmisi otomatis, merupakan kendaraan yang memiliki perlakuan khusus ketik...
Envision berencana bangun pabrik baterai mobil listrik di Prancis
Selasa, 15 September 2020 - 11:11 WIB
Grup energi terbarukan Tiongkok, Envision, dikabarkan oleh surat kabar Prancis Journal du Dimanche (...
Renault bakal kembangkan Nissan March generasi berikutnya
Senin, 14 September 2020 - 18:38 WIB
Salah satu alinasi Nissan, yakni Renault akan bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memproduksi ...
Maserati akan siapkan 13 mobil baru dalam tiga tahun ke depan
Senin, 14 September 2020 - 12:39 WIB
CEO Maserati, Davide Grasso berjanji bahwa perusahaan akan meluncurkan setidaknya 13 model baru dala...
Bamsoet gelar balap motor ASR Racing Championship di Sentul
Senin, 14 September 2020 - 10:05 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menggelar lomba balap motor ASR Racing Championship memperebutkan Pi...
Di Inggris, Suzuki Jimny jadi mobil niaga
Jumat, 11 September 2020 - 15:08 WIB
Setelah mundur dari pasar otomotif Inggris pada dua bulan lalu karena peraturan emisi, Suzuki kemudi...
Mobil listrik akan jadi fokus dan strategi Maserati, ini alasannya
Jumat, 11 September 2020 - 13:14 WIB
Pembuat mobil asal Italia, Maserati, mengungkapkan bahwa elektrifikasi dan mobil listrik akan mulai ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV