Porang tanaman liar benilai ekonomis tinggi
Elshinta
Minggu, 19 Juli 2020 - 11:27 WIB |
Porang tanaman liar benilai ekonomis tinggi
Foto: Teddy Widara/Radio Elshinta

Elshinta.com - Untuk mendayagunakan potensi alam di Indonesia salah satunya ialah tanaman porang yang oleh sebagian besar masyarakat dianggap sebagai tanaman liar. Malah dimitoskan sebagai cocoan oray (mainan ular). Sehingga sering diasumsikan jika ada tanaman porang di sekitar kebun pertanda ada ular di sekitar itu.

Namun ternyata tanaman porang ini memiliki nilai ekonomis yang sangat menjanjikan karena besarnya permintaan industri terhadap koran sebagai bahan baku yang dapat diolah menjadi bahan bahan yang berguna seperti menjadi lem atau makanan dengan kadar gizi yang sangat bagus.

Menurut Dadi Sopian, selaku Ketua DPW Perkumpulan Petani Porang Nusatara Jabar menyebutkan ditingkat pengepul bisa berharga antara Rp5.000 sampai Rp7.000 per kilogram. "Apabila telah diolah dengan kadar air rendah, bisa diterima diharga 50 ribu per kilogram. Ini merupakan potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya kepada Kontributor Elshinta, Teddy Widara, Sabtu (18/7).

Sekarang dia bersama rekannya sedang melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Subang memperkenalkan potensi porang. Dia melihat banyak lahan tidur yang bisa diolah menjadi lahan pertanian dengan komoditas porang. Terlebih pemeliharaan porang sangat mudah dibandingkan dengan komoditas pertanian pada umumnya.

Hal ini diamini Imam Malik selaku Sekjen DPW Perkumpulan Petani Porang Nusatara Jabar yang mengatakan porang sebagai tanaman liar yang membuat pemeliharaannya bisa dibiarkan saja. "Bahkan kita menyarankan kepada petani supaya tidak menggunakan pupuk kimia sintentik. Sebab nanti ketika diuji di pabrik kalau diketahui ada unsur kimia sintetiknya justru akan ditolak," tuturnya.

Sampai sekarang dia bersama timnya telah melakukan sosialisasi penanaman sejak empat tahun lalu. Sekarang sudah banyak petani yang menanam porang di lahannya. 

"Sekarang sudah ada sekitar 24 hektar diberbagai kecamatan seperti Bunihayu, Paseh, Jalancagak, Ciater Tanjungsiang, Kasomalang, Kalijati, Cibogo, Pabuaran dan Dawuan," tuturnya.

Pasar pasar porang hingga saat ini masih terbuka lebar bahkan saat ini industri masih banyak membutuhkan yaitu sekitar 25 ton per bulan untuk kebutuhan berbagai industri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ekonom: Dampak PSBB Jakarta bayangi pertumbuhan ekonomi semester II
Kamis, 24 September 2020 - 11:52 WIB
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menilai dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ta...
Rupiah terkoreksi seiring perlambatan pemulihan ekonomi AS
Kamis, 24 September 2020 - 10:59 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (24/9) pagi, terkoreksi se...
IHSG diprediksi melemah terbawa koreksi bursa saham AS
Kamis, 24 September 2020 - 10:21 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, diprediksi melemah terbawa...
BI perwakilan Sumut gelar sosialisasi `Nort Sumatera Invest`
Rabu, 23 September 2020 - 21:47 WIB
Wakil Bupati Langkat Syah Afandin menghadiri sosialisasi North Sumatera Invest dan Quik Response Cod...
Akademisi nilai industri manufaktur berpeluang bangkit saat pandemi
Rabu, 23 September 2020 - 21:36 WIB
Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Mukhaer Pakkana mengatakan sektor industri manufak...
Pemerintah yakin ekonomi kuartal III membaik meski dibayangi resesi
Rabu, 23 September 2020 - 19:26 WIB
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yakin pertumbuhan ekonomi kuartal II...
Antispasi kelangkaan LPG 3 kg, Pertamina  MOR II Sumbagsel gelar operasi pasar
Rabu, 23 September 2020 - 18:38 WIB
Pertamina MOR II Sumbagsel melakukan operasi pasar untuk  memastikan terpenuhinya kebutuhan LPG 3 K...
Rupiah ditutup melemah dipicu komentar Presiden The Fed Chicago
Rabu, 23 September 2020 - 18:10 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (23/9) sore ditutup mel...
IHSG turun hari ketiga ke 4.917,97 pada hari ini
Rabu, 23 September 2020 - 17:55 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi pada perdagangan Rabu (23/9). Ini adalah penurunan IHS...
IHSG diprediksi menguat dipicu aksi berburu saham murah
Rabu, 23 September 2020 - 10:39 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (23/9) diprediksi menguat di...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV