Dirut BPJS jelaskan solusi peserta JKN tak lagi terdaftar PBI
Elshinta
Kamis, 16 Juli 2020 - 07:11 WIB |
Dirut BPJS jelaskan solusi peserta JKN tak lagi terdaftar PBI
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris bersiap mengikuti rapat koordinasi tingkat menteri yang dipimpin Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) di Jakarta. Foto: Antara.

Elshinta.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menjelaskan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang tak lagi terdaftar sebagai segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) bisa kembali mendaftar ulang sebagai peserta PBI dengan beberapa syarat.

"Kami dengan Kementerian sosial membuat sosialisasi, nanti kalau memang terbukti apa yang dikeluarkan dari DTKS itu ternyata memang keluarga yang tidak mampu, kita buat kesempatan," kata Fachmi di kantor BPJS Kesehatan Jakarta, Rabu (15/7) menanggapi hal mengenai adanya masyarakat yang tidak lagi terdaftar sebagai peserta PBI JKN-KIS.

Fachmi menjelaskan Kementerian Sosial yang mengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) selalu memperbarui data tersebut sesuai dengan kondisi kesejahteraan masyarakat terkait. Oleh karena itu masyarakat yang terdaftar sebagai peserta PBI kemudian dikeluarkan dari DTKS dan tak lagi mendapat bantuan iuran dari pemerintah apabila sudah termasuk kategori masyarakat mampu.

Sistem dari Kementerian Sosial mendata masyarakat miskin yang kemudian menjadi mampu untuk dikeluarkan secara bertahap dari DTKS sebagai upaya pembersihan data.

"Tujuannya bagus membersihkan data, kami mendukung langkah Kementerian Sosial. Tapi kalau dalam pembersihan itu ada masalah, ternyata mereka itu masuk kategori yang sesungguhnya masih tidak mampu, itu bisa didaftar ulang," kata Fachmi, dikutip Antara.

Fachmi menjelaskan bahwa lembaganya telah menetapkan tahun 2020 sebagai tahun kepuasan peserta dan peningkatan pelayanan. Dia mengatakan BPJS Kesehatan telah melakukan penyempurnaan berbagai aspek, mulai dari pelayanan administrasi, pelayanan di fasilitas kesehatan, hingga pengembangan teknologi informasi.

Fachmi memaparkan pihaknya mencanangkan 10 komitmen perbaikan layanan seperti melakukan simplifikasi prosedur layanan cuci darah dengan sidik jari serta tanpa surat rujukan ulang, layanan antrean elektronik berbasis daring untuk memberikan kepastian waktu layanan, dan melakukan integrasi sistem informasi FKTP dan rumah sakit dengan sistem informasi BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN.

BPJS Kesehatan berupaya meningkatkan akses pelayanan administrasi melalui Mobile Customer Service (MCS) yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, memudahkan peserta untuk pindah kelas perawatan, menghadirkan petugas BPJS SATU! di rumah sakit untuk memberikan kemudahan informasi dan menangani keluhan peserta, menyederhanakan proses administrasi di loket peserta melalui pengisian formulir elektronik, serta menambah fitur mesin penjawab elektronik. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah hari ini berpotensi menguat didukung sentimen positif global
Kamis, 01 Oktober 2020 - 10:21 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (1/10), berpotensi menguat...
IHSG diperkirakan terkoreksi seiring rilis data inflasi September
Kamis, 01 Oktober 2020 - 10:05 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/10), diperkirakan terkoreksi...
Satgas PEN paparkan strategi besar pemulihan ekonomi
Rabu, 30 September 2020 - 21:11 WIB
Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) menjelaskan strategi besar pem...
Kemenkeu: Meterai lama masih dapat digunakan hingga satu tahun
Rabu, 30 September 2020 - 20:07 WIB
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo menyatakan bea meterai yang lama...
Mentan minta Aceh optimalkan sektor pertanian
Rabu, 30 September 2020 - 18:10 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo meminta pemerintah daerah di Aceh, baik provinsi m...
Rupiah spot ditutup menguat 0,10% ke Rp 14.880 per dolar AS hari ini 
Rabu, 30 September 2020 - 17:28 WIB
Rupiah spot ditutup pada level Rp 14.880 per dolar Amerika Serikat pada akhir perdagangan Rabu (30/9...
Hari ini, IHSG turun tipis 0,19% ke 4.870 di akhir kuartal ketiga
Rabu, 30 September 2020 - 17:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari terakhir kuartal ketiga dengan penuru...
Anggota Komisi VI: Pembubaran 14 BUMN bukan kegagalan Kementerian BUMN
Rabu, 30 September 2020 - 13:12 WIB
 Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi menilai bahwa rencana pembubaran 14 Badan Usaha Milik Nega...
Pemerintah tanggung bea masuk dunia usaha
Rabu, 30 September 2020 - 11:21 WIB
Pemerintah menanggung bea masuk atas impor barang dan bahan untuk memproduksi barang dan/atau jasa d...
Rupiah hari ini berpotensi menguat
Rabu, 30 September 2020 - 10:50 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (30/9), berpotensi menguat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV