Unggah candaan Facebook berbau agama, blogger Tunisia divonis penjara
Elshinta
Rabu, 15 Juli 2020 - 10:32 WIB |
Unggah candaan Facebook berbau agama, blogger Tunisia divonis penjara
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/3fxJiDJ

Elshinta.com - Pengadilan Tunisia menjatuhkan vonis enam bulan penjara serta denda 700 dolar AS (sekitar Rp 10 juta) kepada bloger Emna Chargui lantaran mengunggah ulang candaan Facebook tentang virus corona ditulis seolah-olah itu ayat Al Quran.

"Ini tidak adil dan keliru ... ini membuktikan bahwa tidak ada kebebasan di sini," kata Chargui (27), yang kini berada di rumah sambil menunggu putusan, kepada Reuters yang dikutip Antara.

Ia berencana mengajukan banding seperti yang dipersilakan dalam waktu 10 hari.

Unggahan Chargui pada Mei membuat geram sejumlah pengguna media sosial konservatif, yang menuntut hukuman di sebuah negara yang terpolarisasi secara berkala antara sekuler dan sayap politik Islami sejak revolusi yang memperkenalkan demokrasi sembilan tahun silam.

Juru bicara pengadilan Mohsen Dali menyebutkan vonis tersebut atas tuduhan menghasut kebencian antara agama dan ras.

Kasus itu menuai kritik dari kelompok HAM.

Menganggap ia adalah korban "hukum represif" yang mengekang kebebasan berbicara, Amnesty International mengatakan penuntutan tidak mengizinkan pengacara Chargui mendampinginya ke pengadilan, dimana ia diinterogasi perihal keyakinan agama dan kondisi mental.

Blog milik Chargui berisikan konten tentang isu kebebasan dan kaum perempuan. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Lebanon serukan keadaan darurat dua minggu
Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:50 WIB
Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan keadaan darurat harus diumumkan di Beirut selama dua minggu ...
WHO duga Wuhan bukan tempat awal penularan COVID-19
Rabu, 05 Agustus 2020 - 12:24 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menduga Wuhan di wilayah tengah Tiongkok bukan tempat penularan COV...
Remaja peretas Twitter mengaku tidak bersalah
Rabu, 05 Agustus 2020 - 12:13 WIB
Remaja berusia 17 tahun asal Florida yang dituduh sebagai otak peretasan Twitter pada Juli lalu, men...
TNI pastikan prajurit Konga di Lebanon aman dari ledakan Beirut
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:35 WIB
Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang memastikan...
Tiongkok desak AS jelaskan aktivitas bio militer global
Rabu, 05 Agustus 2020 - 09:21 WIB
Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) mendesak Amerika Serikat menjelaskan aktivitas bio militernya...
Emas tembus 2.000 dolar per ounce untuk pertama kalinya
Rabu, 05 Agustus 2020 - 08:40 WIB
Emas melonjak dan menembus level psikologis 2.000 dolar AS per ounce untuk pertama kalinya dalam sej...
Presiden Lebanon: 2.750 ton amonium nitrat terkait dengan ledakan amat masif 
Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:45 WIB
Presiden Lebanon, Michel Aoun mengatakan, sebanyak 2.750 ton amonium nitrat ditimbun selama enam tah...
KBRI pastikan seluruh WNI di Beirut aman pascaledakan besar
Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:30 WIB
Kedutaan Besar Indonesia di Beirut memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Le...
Palang Merah Lebanon: Ratusan orang terluka, banyak korban yang masih terperangkap
Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:12 WIB
Kepala Palang Merah Lebanon, George Kettaneh mengatakan, ratusan orang terluka dalam ledakan di pela...
Sedikitnya 10 tewas dalam ledakan di Beirut
Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:59 WIB
Sebuah ledakan besar terjadi di dekat pusat Beirut, menewaskan sedikitnya 10 orang dan menciptakan g...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV