Batan perketat pengelolaan limbah nuklir
Elshinta
Senin, 13 Juli 2020 - 16:47 WIB |
Batan perketat pengelolaan limbah nuklir
Petugas dari Pengolahan Limbah Radioaktif Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) memeriksa tingkat paparan limbah radioaktif yang sudah diolah dengan cara dibeton di Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (28/2/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memperketat pengelolaan limbah nuklir agar limbah tidak menyebabkan gangguan atau bahaya terhadap manusia dan lingkungan.

"Batan memasang radiation portal monitor pada gerbang masuk kawasan pengendalian Kawasan Nuklir Serpong untuk memantau lalu lintas zat radioaktif yang masuk dan keluar dari kawasan pagar kuning Kawasan Nuklir Serpong," kata Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Batan Sumarbagiono kepada Antara, Jakarta, Senin (13/7).

Batan juga melakukan koordinasi intensif dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Unit Pengamanan Nuklir Kawasan Nuklir Serpong (KNS) ketika ada pengiriman limbah radioaktif ke PTLR untuk menjamin limbah radioaktif sampai dengan aman di fasilitas PTLR.

Dengan prosedur pengelolaan limbah radioaktif yang dilaksanakan di PTLR Batan, Sumarbagiono menuturkan sangat sulit limbah radioaktif yang berasal dari fasilitas pengelolaan limbah radioaktif Batan bisa lolos keluar dan disalahgunakan.

"Namun begitu tentu kami mengevaluasi prosedur pengelolaan limbah radioaktif dan menyempurnakannya bila ditemukan celah kelemahan," ujarnya.

Sumarbagiono menuturkan sumber radioaktif bekas disimpan di PTLR secara aman di dalam kontainer yang untuk membukanya perlu alat forklift sehingga tidak mungkin bagi seseorang dengan alat terbatas mampu membukanya.

Fasilitas penyimpanan PTLR juga dilengkapi dengan kendali akses (access control) dan monitor CCTV, sehingga hanya petugas berwenang dari unit pengamanan nuklir yang bisa membuka pintu fasilitas penyimpanan tersebut.

"Belajar dari kejadian di Perumahan Batan Indah, PTLR akan terus meningkatkan sistem keamanan sumber radioaktif sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Dengan demikian, kejadian di Perumahan Batan Indah tidak akan terulang kembali dengan adanya pengetatan pengelolaan limbah nuklir dengan peningkatan sistem keamanan yang berkualitas tinggi.

Terhadap limbah nuklir atau radioaktif yang masuk ke PLTR Batan, Batan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan kesesuaian dokumen identifikasi limbah radioaktif dan pemenuhan kriteria keberterimaan limbah radioaktif (waste acceptence criteria).

Kegiatan pengumpulan dan pengelompokan limbah wajib dilakukan penghasil limbah.

Hal itu sesuai dengan Pasal 24 Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pengolahan Limbah Radioaktif Tingkat Rendah dan Tingkat Sedang, yang mana dilakukan berdasarkan asal limbah radioaktif, sifat radiologi, sifat biologi, sifat fisika, sifat kimia, volume, bahaya nonradiasi, serta cara pengolahan dan penyimpanan yang akan dilakukan.

Penghasil limbah wajib memberikan informasi lengkap dan benar secara tertulis kepada pengangkut tentang identitas limbah, bahaya radiasi, dan sifat bahaya lain yang mungkin terjadi dan cara penanggulangannya.

Sebelumnya, ditemukan paparan radiasi yang dinilai di atas ambang batas normal di area kosong di samping lapangan voli Blok J, Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Paparan itu berasal dari limbah radioaktif Cesium 137 (Cs-137) yang berbentuk yang terdeteksi unit pemantau radioaktivitas lingkungan bergerak (mobile RDMS-MONA) yang dimiliki Bapeten pada 30 dan 31 Januari 2020. (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Upaya Palembang tertibkan pangan berformalin
Senin, 10 Mei 2021 - 15:56 WIB
Peredaran makanan, minuman, obat, kosmetika dan barang lainnya belum sepenuhnya terjamin aman dikons...
Tinggi muka air toba meningkat selama rekayasa cuaca
Senin, 10 Mei 2021 - 13:56 WIB
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi mengatakan tinggi muka air (TMA) Danau Toba mengalami penin...
Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 2021 digelar di Kupang
Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:25 WIB
Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) merestui Pelaksanaan Per...
GAPKI dan Polda Kalsel sepakat cegah karhutla
Rabu, 05 Mei 2021 - 13:35 WIB
Polda Kalsel melakukan penandatangan MoU dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) da...
Tinggi muka air Danau Toba meningkat selama Operasi TMC
Rabu, 05 Mei 2021 - 12:47 WIB
Tinggi Muka Air (TMA) Danau Toba terpantau meningkat signifikan setelah dilaksanakan TMC (Teknologi ...
Kepala BNPB Doni Monardo hijaukan Pantai Cemara Sewu Adipala
Rabu, 28 April 2021 - 18:58 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik  Indonesia Letjen TNI Dr (H.C) Doni Mo...
10 ton ikan di Danau Maninjau mati massal
Selasa, 27 April 2021 - 19:08 WIB
Sekitar 10 ton ikan jenis nila dan majalaya di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam...
PHE fokus bersihkan pantai, Bupati Karawang apresiasi langkah cepat tangani ceceran minyak
Senin, 26 April 2021 - 20:48 WIB
Bupati Karawang, Celica Nurrachadiana meminta agar PHE ONWJ terus melakukan upaya percepatan pembers...
Pemkot Pontianak canangkan program `bedah toilet`
Senin, 26 April 2021 - 09:38 WIB
Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat mencanangkan program `bedah toilet` bagi masyar...
Yogyakarta ingatkan masyarakat bijak kelola sampah masker
Jumat, 23 April 2021 - 19:37 WIB
Penggunaan masker sebagai kebutuhan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari di masa pandemi COVI...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV