Paus Fransiskus `tersakiti` dengan keputusan Turki soal Hagia Sophia
Elshinta
Senin, 13 Juli 2020 - 15:11 WIB |
Paus Fransiskus `tersakiti` dengan keputusan Turki soal Hagia Sophia
Paus Fransiskus memimpin Misa Santa Marta harian di Vatikan, (27/2/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Paus Fransiskus pada Minggu (12/7) mengatakan bahwa dirinya merasa tersakiti dengan keputusan Turki untuk mengubah museum Hagia Sophia di Istanbul menjadi sebuah masjid.

Paus merupakan pemimpin agama berikutnya yang mengkritik tindakan tersebut.

"Pikiran saya tertuju pada Istanbul. Saya memikirkan Santa Sophia dan saya sangat sedih," katanya selama pemberkatan mingguan di Alun-alun Santo Petrus.

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan shalat pertama akan digelar di Hagia Sophia pada 24 Juli.

Pengumuman tersebut dikeluarkan Erdogan setelah ia menyatakan bahwa monumen kuno itu menjadi sebuah masjid menyusul keputusan pengadilan, yang mencabut status Hagia Sophia sebagai museum.

Dewan Gereja Dunia meminta Erdogan membatalkan keputusannya sementara Patriark Bartholomew, pemimpin spiritual Kristen Ortodoks dunia yang berbasis di Istanbul, menyebut langkah itu mengecewakan.

Erdogan mengatakan Hagia Sophia, yang berusia hampir 1.500 tahun dan pernah menjadi katedral Kristen, akan tetap terbuka bagi umat Muslim, Kristen, dan orang asing.

Ia menambahkan bahwa Turki telah menggunakan hak kedaulatannya untuk mengubah Hagia Sophia menjadi sebuah masjid dan akan mengartikan kritikan terhadap perubahan itu sebagai serangan terhadap kemerdekaan negaranya.

Yunani mengecam langkah tersebut. Sementara itu, UNESCO mengatakan Komite Warisan Dunia akan meninjau kembali status Hagia Sophia dan bahwa keputusan Turki itu menimbulkan pertanyaan soal dampak pada nilai universal sebagai sebuah situs penting yang lintas batas sekaligus lintas generasi. Demikian Antara. (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
India mulai ekspor vaksin COVID-19 dengan pengiriman pertama ke Bhutan
Rabu, 20 Januari 2021 - 19:26 WIB
India mulai mengekspor vaksin COVID-19 pada Rabu dengan pengiriman ke negara tetangga, Bhutan, saat ...
Harga emas melonjak saat dolar AS tertekan prospek stimulus
Rabu, 20 Januari 2021 - 07:45 WIB
Harga emas kembali menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang keuntungan u...
Kanada cabut larangan penerbangan Boeing 737 MAX mulai 20 Januari
Selasa, 19 Januari 2021 - 11:15 WIB
Kanada pada Senin (18/1) mengatakan akan mencabut larangan penerbangan dua tahun pesawat Boeing 737 ...
Ilmuwan: Ada bukti baru varian Afrika Selatan mengikat sel lebih mudah
Selasa, 19 Januari 2021 - 09:45 WIB
Para ilmuwan menemukan bukti biologis baru bahwa, yang disebut varian virus corona Afrika Selatan me...
Pewaris Samsung kembali masuk bui, dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara
Selasa, 19 Januari 2021 - 09:15 WIB
Pewaris Samsung Lee Jae-yong dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara dalam sidang ulang kasus suap yang m...
Dolar sentuh tertinggi satu bulan ketika pasar amati kebijakan Biden
Selasa, 19 Januari 2021 - 08:15 WIB
Dolar AS menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), me...
Minyak tergelincir terseret kekhawatiran virus Corona
Selasa, 19 Januari 2021 - 08:00 WIB
 Harga minyak tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), ketika dolar yang lebih k...
Bank sentral global mulai cemas prospek perekonomian global
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:44 WIB
Lonjakan kasus virus corona (Covid-19) di berbagai negara membuat bank sentral di seluruh dunia kemb...
Brazil kembalikan permintaan penggunaan darurat vaksin Sputnik V
Minggu, 17 Januari 2021 - 19:24 WIB
Regulator kesehatan Brazil, Anvisa mengatakan pada Sabtu (16/1) bahwa mereka mengirimkan kembali dok...
Seorang petugas kebersihan terima vaksin COVID-19 pertama di India
Sabtu, 16 Januari 2021 - 19:56 WIB
 Seorang petugas kebersihan, Manish Kumar, jadi orang pertama yang menerima suntikan vaksin COVID-1...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV