Pesan berantai Kota Bogor jadi lautan merah COVID-19, ini faktanya
Elshinta
Senin, 13 Juli 2020 - 09:31 WIB |
Pesan berantai Kota Bogor jadi lautan merah COVID-19, ini faktanya
Petugas dari Dinas Kesehatan melakukan swab test di Terminal Baranangsiang Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/7/2020). Sumber foto: https://bit.ly/3iTKlQp

Elshinta.com - Sebuah pesan di aplikasi percakapan WhatsApp beredar dari satu pengguna ke pengguna lain terkait situasi penyebaran COVID-19 di Kota Bogor, pada pekan kedua Juli 2020.

Dalam pesan itu disebutkan Kota Bogor telah menjadi lautan merah COVID-19. Narasi tentang penyebaran wabah penyakit itu disertakan dalam tangkapan layar infografik dari sebuah situs berita lokal setempat.

Infografik yang ditautkan itu menampilkan peta Kota Bogor dengan banyak warna merah dan kuning di masing-masing kelurahannya.

"Mohon jangan ke Bogor dulu. Bogor saat ini jadi lautan merah membara, penyebaran virusnya banyak sekali sayangi keluarga kita ya.. juga diri kita sendiri.." demikian narasi lengkap dalam pesan yang beredar.

Tapi, apakah benar Kota Bogor masih terdapat penyebaran COVID-19 yang tinggi dan seakan menjadi lautan merah COVID-19?
 


Tangkapan layar pesan hoaks pada pekan kedua Juli 2020 tentang Kota Bogor menjadi lautan merah COVID-19. (Whatsapp)


Mengutip Antara, berikut penjelasannya:

Melansir situs covid19.kotabogor.go.id, peta sebaran kasus di Bogor, hingga Minggu (12/7) pukul 15.00 WIB, tidak seperti disebutkan dalam pesan yang tersebar di aplikasi WhatsApp itu.

Dalam peta yang disajikan situs tersebut, memang masih terdapat titik-titik merah tapi tidak sebanyak sebagaimana dalam narasi pesan di WhatsApp ataupun platform media sosial lain.

Pada Minggu (12/7), terdapat banyak titik hijau yang mengindikasikan orang sembuh dan orang tanpa gejala.

Titik koordinat yang ditampilkan bukanlah alamat pasien, melainkan titik sembarang yang mewakili posisi kelurahan.

Data terkini, 12 Juli 2020 hingga pukul 15.00 WIB, Kota Bogor mencatat 2.325 orang tidak lagi berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP). Kemudian, 535 pasien yang sembuh setelah berstatus sebagai pasien dalam pengawasan serta pasien positif.

Selain itu, terdapat 739 orang tanpa gejala, 1713 jumlah orang dalam pemantauan, 510 pasien dalam pengawasan, dan 212 positif COVID-19.

Tampilan infografik dalam pesan hoaks yang beredar di media sosial itu merupakan halaman depan dari surat kabar Radar Bogor pada 11 Juni 2020.


Peta sebaran kasus COVID-19 di Kota Bogor hingga 12 Juli 2020 pukul 15.00 WIB (covid-19.kotabogor.co.id)


Klaim: Bogor menjadi lautan merah COVID-19

Rating: Salah/Disinformasi

(Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Produk mesin sangrai Temanggung diminati para pelaku kopi
Selasa, 15 Juni 2021 - 23:11 WIB
Produk mesin sangrai kopi buatan warga Dusun Mangunan, Desa Kebonsari, Wonoboyo, Kabupaten Temanggun...
Cegah aksi premanisme puluhan juru parkir liar dijaring polisi
Selasa, 15 Juni 2021 - 23:00 WIB
Cegah aksi premanisme, puluhan juru parkir liar yang beroperasi di wilayah utara Kabupaten Sukabumi,...
KKP terima 20 notifikasi dari China terkait produk terpapar COVID-19
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:49 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan menerima sebanyak 20 notifikasi dari otoritas China terkait denga...
KA Nusa Tembini diharapkan tingkatkan pariwisata
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:27 WIB
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mengharapkan hadirnya KA Nusa Tembini relasi Cil...
Satgas: Efektivitas vaksin COVID-19 masih di atas 50 persen
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:16 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengemukakan vaksin yang tersedia di Ind...
Balikpapan masih kekurangan air baku
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:04 WIB
Kebutuhan air baku untuk air minum di Kota Balikpapan hingga 2039 diproyeksikan sekitar 3,3 meter ku...
Wali Kota: Banyak rumah sakit di Semarang sudah penuh
Selasa, 15 Juni 2021 - 21:30 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengungkapkan banyak rumah sakit di Ibu Kota Jawa Tengah ini ya...
BPBD: Pembatasan mobilitas memungkinkan diterapkan di DIY
Selasa, 15 Juni 2021 - 21:19 WIB
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Danang Samsurizal me...
Bupati Bandung minta warga prioritaskan jalan untuk ambulans
Selasa, 15 Juni 2021 - 20:35 WIB
Bupati Bandung Dadan Supriatna meminta masyarakat agar memprioritaskan jalan raya untuk mobilitas am...
Menteri KKP dorong Lampung kembangkan tambak udang modern
Selasa, 15 Juni 2021 - 20:35 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Wahyu Sakti Trenggono mendorong petambak di Provinsi Lampung un...
Live Streaming Radio Network