Ulama Malaysia dukung Hagia Sophia jadi masjid
Elshinta
Minggu, 12 Juli 2020 - 18:15 WIB |
Ulama Malaysia dukung Hagia Sophia jadi masjid
Seorang warga berjalan melewati Hagia Sophia di Istanbul, Turki, Jumat (10/72020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Sejumlah ulama Malaysia menyatakan dukungan penuh pada keputusan Pengadilan Tinggi Turki, yang merubah status Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

“Kami menyatakan dukungan penuh Hagia Sophia dikonversi kembali menjadi masjid sesuai dengan keputusan Pengadilan Tinggi Turki,” ujar mereka dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (12/7).

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Awang selaku Ketua Aliansi Masjid Dunia dalam Pertahanan Al Aqsa dan Wira Abdul Ghani Samsudin sebagai Ketua Sekretariat Majelis Ulama Asia.

Mereka mendukung pembatalan status Hagia Sophia sebagai museum melalui putusan pengadilan Turki, berdasarkan akta yang secara jelas menyatakannya sebagai masjid  setelah diperdebatkan secara hukum di pengadilan.

Akta tersebut menyimpulkan bahwa bangunan itu secara hukum tidak mungkin digunakan selain  sebagai masjid.

“Kami memberikan dukungan yang tak tergoyahkan untuk keputusan tersebut. Kami memprotes dengan suara keras terhadap suara-suara dari beberapa negara yang tampaknya memiliki keinginan untuk menantang hak-hak pemerintah Turki untuk secara resmi membuka kembali monumen itu sebagai masjid,” bunyi pernyataan itu.

Mereka mengatakan negara-negara dan badan PBB tidak mempunyai hak untuk memprotes kedaulatan Turki untuk menegakkan keputusan hukum.

“Kami mengutuk sikap mereka dan menuntut agar negara-negara asing harus menunjukkan rasa hormat mereka terhadap hak-hak Turki untuk menentukan warisan dan sejarah mereka sendiri,” menurut pernyataan kelompok ulama tersebut.

Mereka menyerukan semua pemimpin Muslim di dunia dan pemimpin terkemuka negara-negara OKI untuk menyatakan dukungan mereka secara bulat untuk mempertahankan keputusan itu.

Para ulama tersebut menganggap Pemerintah Turki melakukan langkah yang tepat untuk memungkinkan pengadilan membuat keputusan soal Hagia Sophia.

Bisa saja Turki memilih untuk tunduk pada instruksi langsung oleh presiden, ujar mereka, namun presiden memberi jalan bagi proses hukum agar memperdebatkan masalah itu di pengadilan.

“Kami mempertanyakan negara-negara yang menentang keputusan yang mencerminkan bagaimana prasangka yang diwariskan dari kekuatan barat selalu berusaha untuk memeriksa kemunculan kembali sejarah dan budaya Islam,” kata para ulama dalam pernyataan, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Harga minyak tergelincir akibat penguncian di China
Sabtu, 16 Januari 2021 - 08:30 WIB
Harga minyak tergelincir lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan...
Harga emas jatuh 21,5 dolar tertekan penguatan `greenback`
Sabtu, 16 Januari 2021 - 08:15 WIB
Harga emas turun tajam lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), mencata...
Kurs dolar AS menguat di tengah kekhawatiran penyebaran COVID-19
Sabtu, 16 Januari 2021 - 08:00 WIB
Nilai tukar dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat ...
Turki suntik vaksin COVID-19 Sinovac ke 285.000 petugas kesehatan
Jumat, 15 Januari 2021 - 13:36 WIB
Turki pada Kamis (14/1) mulai memberikan suntikan vaksin  COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinovac ...
Saham Hong Kong dibuka melemah, indeks HSI terpangkas 0,36 persen
Jumat, 15 Januari 2021 - 10:11 WIB
Saham-saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Jumat pagi, setelah meningkat sehari sebelumnya, deng...
WhatsApp dituntut soal privasi data di India
Jumat, 15 Januari 2021 - 09:01 WIB
Platform perpesanan milik Facebook, WhatsApp, menghadapi tantangan hukum dengan diajukannya sebuah p...
Twitter cabut pembatasan sementara akun vaksin COVID Rusia
Jumat, 15 Januari 2021 - 07:45 WIB
Platform media sosial Twitter mencabut pembatasan sementara yang diberlakukan terhadap akun resmi ya...
Dolar tergelincir, Fed sebut tak naikkan suku bunga dalam waktu dekat
Jumat, 15 Januari 2021 - 07:15 WIB
Dolar melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah Ketua Federal Reserve Jerome Po...
Emas turun 3,5 dolar, komentar `dovish` ketua Fed tahan kerugian
Jumat, 15 Januari 2021 - 07:01 WIB
Harga emas melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menyusul aksi ambil untung dari lo...
Saham Hong Kong dibuka lebih tinggi, indeks HSI terkerek 0,61 persen
Kamis, 14 Januari 2021 - 08:58 WIB
Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Kamis pagi, setelah melemah sehari sebelumnya.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV