KKP dorong pemda dan pelaku usaha kembangkan budi daya ikan sidat
Elshinta
Minggu, 12 Juli 2020 - 13:58 WIB |
KKP dorong pemda dan pelaku usaha kembangkan budi daya ikan sidat
Ikan sidat. Foto: Antara.

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong berbagai pihak termasuk pemda  dan pelaku usaha perikanan mengembangkan budi daya ikan sidat, yang potensinya besar termasuk pasar ekspor global.

"Perlu dijalin kesepakatan antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, nelayan, pembudi daya, peneliti, akademisi serta pemerhati lingkungan untuk membangun komitmen pengelolaan ikan sidat di Indonesia yang bertanggung jawab dan lestari," kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (12/7).

Menurut dia, KKP siap untuk terus mendorong pengembangan budi daya sidat di kawasan-kawasan potensial, namun mengingat benih yang masih didapatkan dari alam perlu untuk dilakukan pengelolaan secara bertanggung jawab guna menjaga keberlangsungan habitat sidat tetap lestari.

Slamet menerangkan guna menjaga kelestarian dan keberlangsungan populasi sidat, pemerintah telah mengatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No 19 Tahun 2012 mengenai larangan pengeluaran benih sidat dari wilayah Indonesia, dengan ukuran kurang dari atau sama dengan 150 gr per ekor dilarang untuk diekspor.

"Penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan serta penggunaan benih untuk budi daya dengan ukuran sesuai ketentuan turut menjadi faktor penunjang keberhasilan usaha budi daya yang dilakukan," kata Dirjen Perikanan Budidaya, dihimpun Antara.

Selama siklus hidupnya ikan sidat berperan sebagai ikan air tawar yakni mulai dari fase glass eel, elver hingga dewasa, kemudian menjadi ikan laut saat akan memijah hingga stadia telur. Setelah memijah, ikan dewasanya akan mati.

Ia memaparkan lokasi pemijahan ikan sidat jenis Anguilla bicolor bicolor di dekat perairan lepas palung Mentawai Sumatera, sedangkan Anguilla marmorata di bagian barat Pasifik Utara.

Sebaran antara lain di Pelabuhan Ratu dan Cilacap, pantai selatan Jawa, ada sepanjang tahun dan puncaknya pada Desember-Februari dengan komposisi terbanyak jenis Anguilla bicolor bicolor dan sedikit Anguilla marmorata.

Menurut data sementara, hasil produksi sidat di Indonesia pada 2019 mencapai 515,18 ton atau mengalami kenaikan produksi hingga 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Head of Aquaculture JAPFA Group (perusahaan agrobisnis), Ardi Budiono menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan kemitraan dengan beberapa pengusaha lokal untuk dapat membesarkan benih sidat dari ukuran glass eel sampai menjadi elver atau proses Shirasu jika menggunakan istilah dari perusahaan.

Proses ini memakan waktu kurang lebih 4-5 bulan hingga benih mencapai ukuran 2-3 gram.

"Setelah mencapai ukuran 2-3 gram per ekor, kami tampung hasilnya di perusahaan untuk dapat dibesarkan hingga mencapai ukuran panen yakni 250 gram per ekor. Proses selanjutnya adalah dikirimkan ke pabrik pengolahan, untuk dijadikan produk olahan siap santap. Model integrasi budi daya dan pengolahan sidat ini merupakan satu-satunya di Indonesia," jelas Ardi.

JAPFA Group memproduksi rata-rata lebih dari 100 ton sidat per tahun atau 380 ton sidat dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Total nilai ekspor yang tercatat sepanjang 2019 mencapai Rp437 miliar, sedangkan pada Januari hingga Juni tahun 2020 total nilai ekspor telah mencapai Rp216 miliar. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rupiah berpotensi lanjut menguat, merespons sinyal pemulihan ekonomi
Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:09 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (1/8) pagi, menguat meres...
Pandemi, masyarakat berpenghasilan diimbau beli produk UMKM. Ini alasannya!
Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:59 WIB
Masyarakat berpenghasilan diimbau untuk tetap membeli produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar ...
Menaker: Gunakan subsidi upah untuk belanja produk dalam negeri
Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:45 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menakar), Ida Fauziyah berharap para penerima bantuan subsidi upah mengguna...
Subsidi upah diyakini akan dorong konsumsi masyarakat kuartal III
Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:20 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meyakini program subsidi upah kepada pekerja formal yang...
Pemerintah akan berikan subsidi upah bagi pekerja atau buruh, ini persyaratannya
Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:06 WIB
Pemerintah akan memberikan bantuan subsidi upah yang dimulai dari pekerja atau buruh yang bertujuan ...
Pelindo1 siapkan strategi hadapi adaptasi kebiasaan baru 
Senin, 10 Agustus 2020 - 21:34 WIB
Pelindo 1 yang mengelola pelabuhan di empat provinsi di bagian barat Indonesia yang meliputi: Aceh, ...
BI: Penilaian Fitch bentuk pengakuan atas prospek ekonomi Indonesia
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:56 WIB
Bank Indonesia (BI) menilai keputusan Fitch untuk mempertahankan peringkat utang Indonesia pada BBB ...
 Kemendag dorong penetrasi peningkatan ekspor buah naga ke Tiongkok
Senin, 10 Agustus 2020 - 19:45 WIB
Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah mendorong percepatan penetrasi produk buat naga ke pasar T...
 Amankan operasional, Pertamina dan Kejati Sumut tandatangani MoU
Senin, 10 Agustus 2020 - 19:11 WIB
Kegiatan penyaluran energi yang diusung Pertamina bagi masyarakat, tak lepas dari aspek hukum. Terma...
Rupiah ditutup melemah 0,16% ke Rp14.648 per dolar AS hari ini
Senin, 10 Agustus 2020 - 18:55 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot akhirnya tetap bertahan zona merah pada awal pekan ini. Senin (10/8...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV