Angka pernikahan dini di Kaltim masih tinggi, capai 13,9 persen
Elshinta
Minggu, 12 Juli 2020 - 08:57 WIB |
Angka pernikahan dini di Kaltim masih tinggi, capai 13,9 persen
Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kaltim Halda Arsyad. Foto: Antara.

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat angka pernikahan usia dini masih tinggi yaitu mencapai 13,9 persen atau sebanyak 953 kasus, sehingga pihak terkait terus berupaya mencegah terjadinya pernikahan dini melalui berbagai upaya.

"Angka pernikahan usia dini di Kaltim yang 13,9 persen ini di atas rata-rata nasional yang tercatat 11,54 persen, sedangkan tertinggi di Kalsel yang mencapai 23,12 persen," ujar Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad di Samarinda, Minggu (12/7).

Penyebab pernikahan dini ada beberapa hal, antara lain faktor budaya, dorongan orang tua, kemiskinan, anak hamil sebelum menikah, dan orang tua merasa malu jika memiliki anak perempuan terlambat menikah karena ada yang menilai "tidak laku".

Untuk menghindari adanya pernikahan usia dini lagi, maka pihaknya melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dan melakukan pembinaan dari berbagai sisi, melakukan kampanye, dan melalui Gerakan Bersama (Geber) guna memberikan pemahaman akan pentingnya mencegah pernikahan dini.

Geber, katanya, juga bertujuan melindungi anak dari pelanggaran hak azasi manusia (HAM) serta terwujudnya program wajib belajar 12 tahun sesuai dengan Instruksi Gubernur Kaltim kepada bupati dan wali kota se- Kaltim.

Ia juga mengatakan perlunya langkah antisipasi dari keluarga dalam upaya mencegah pernikahan dini, termasuk pendidikan yang matang pun harus dilakukan bagi anak agar mengetahui dampaknya jika melakukan pernikahan di usia muda.

Sebelumnya saat menggelar Rapat Koordinasi Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Rakorda PPPA) se- Kaltim secara virtual dengan tema Cegah Perkawinan Anak, ia pun menyampaikan hal yang sama dan berharap rakor menghasilkan ide cemerlang tambahan dalam mencegah pernikahan dini.

"Kaltim terus berupaya melakukan perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai program dengan membangun sistem perlindungan anak yang komprehensif, untuk mencegah dan menanggulangi kekerasan terhadap anak, termasuk mencegah pernikahan pada usia dini," ucap Halda, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
2.000 buruh Karawang masuk serikat Sarbumusi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:59 WIB
Sebanyak 2.000 orang buruh masuk organisasi Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) hal ini dilak...
Polresta Banjarmasin bekerjasama dengan Bid Dokkes Polda Kalsel gelar rapid test
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:48 WIB
Sebagai langkah awal dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19, Polresta Banjarmasin bekerjasama deng...
Sumbar masuk nominasi lomba perpustakaan umum tingkat nasional
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:37 WIB
Perpustakaan merupakan salah satu lembaga pendukung pendidikan bagi masyarakat, karenanya sudah menj...
Sambut HUT RI ke-75, Polres Jayapura gelar Adventure Merah Putih Trans Papua
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:12 WIB
Dalam rangka HUT RI ke-75, Polres Jayapura menggelar Adventure Merah Putih Trans Papua. Kegiatan ter...
Gubernur Jateng lantik 511 pejabat secara virtual
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:58 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik 511 pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejab...
Bersepeda bersama PJU, Kapolda Sumut pantau situasi kamtibmas di seputaran Kota Medan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:47 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M. Si memantau situasi kamtibmas di pagi hari dengan b...
Menuju new normal, Puskesmas di Langkat diminta tingkatkan layanan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:58 WIB
Seluruh Kepala UPT Puskemas di Kabupaten Langkat diminta untuk meningkatkan pelayanan kesehatan baik...
Polda Kalsel cetak rekor terbesar sita 300 kg sabu-sabu
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:35 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel berhasil mencetak rekor tangkapan terbesar tindak pidana nar...
Arahan Presiden Jokowi agar PKK lakukan gerakan pembagian masker dinilai tepat
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:17 WIB
Presiden Joko Widodo mengarahkan PKK seluruh Indonesia untuk melakukan gerakan pembagian masker. Men...
Di tengah pandemi, inilah rangkaian acara peringatan HUT ke-75 RI
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:05 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara telah menggaungkan nuansa Hari Ulang Tahun (HUT) k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV