MUI Makassar minta dilibatkan pemulasaran jenazah COVID-19
Elshinta
Sabtu, 11 Juli 2020 - 21:29 WIB |
MUI Makassar minta dilibatkan pemulasaran jenazah COVID-19
Suasana diskusi publik diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7). Sumber Foto: https://bit.ly/328Zx6b

Elshinta.com - Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meminta agar dilibatkan dalam pemulasaran jenazah baik untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun positif Coronavirus Disease (COVID-19).

"Kami sudah melihat fakta, bahwa proses pemulasaran jenazah mulai meninggal sampai pemakaman tidak melibatkan keluarga, ternyata ini juga dianggap tidak maksimal prosesnya berdasarkan syariat Islam," ungkap Ketua Komisi Infokom MUI Makassar, Firdaus Muhammad, Sabtu (11/7).

Ia menuturkan dalam diskusi publik, edukasi media di era pandemi bahwa kebiasaan orang Islam saat orang akan meninggal dunia ada penuntun yang mengucapkan dua kalimat syahadat baik dari pihak keluarga atau orang yang mewakili.

Selain itu, lanjut dia, setelah meninggal dimandikan lalu di makamkan. Dari informasi yang beredar, itu jauh dari Syariat Islam, baik cara memandikan, siapa memandikan, kemudian dimakamkan secara Islam. "Kami ini dari MUI minta supaya ada yang dilibatkan, selama ini tidak dilibatkan, kecuali hanya Kementerian Agama. Sementara di MUI ada pakar, ahli agama. Mestinya MUI juga diberikan kewenangan," kata akademisi dari UIN Alauddin Makassar ini.

Selanjutnya, bagaimana mengedukasi serta bekerja sama dengan pemerintah, bahkan orang-orang jadi relawan diajari bagaimana menshalati serta proses pemakaman jenazah korban COVID-19 sesuai dengan itu sesuai proses syariat Islam.

Melihat fenomena yang terjadi belakangan ini, kata Firdaus, banyak keluarga pasien ngotot mengambil paksa jenazah korban PDP maupun Covid di rumah sakit, meski ada resiko besar disitu. Hal ini terjadi karena mereka tidak meyakini bahwa proses pemulasaran jenazah apakah sesuai syariat atau tidak.

Bahkan, proses pemakaman sangat luar biasa. Kenapa luar biasa, karena mendapat pengawalan aparat secara ketat sampai di pemakaman khusus COVID-19 di Macanda, Kabupaten Gowa. Proses pemakaman pun jauh dari syariat Islam, yang biasanya mendoakan saat jasad di kebumikan, tapi disana tidak, sebab aturannya tidak dibolehkan ada keluarga mengantar.

"Justru MUI minta supaya dilibatkan dalam prosesi pemakaman itu tadi. Saya kira aturan dari Kemenag ada benarnya, tetapi bagaimana menjawab kepanikan masyarakat, sampai mereka mengambil paksa jenazah. Alasannya, karena tidak yakin perlakuan dari pihak rumah sakit maupun pihak menangani jenazah memperlakukan dengan syariat Islam," pungkasnya, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Erick Thohir rombak direksi dan komisaris Pupuk Indonesia
Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:58 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menetapkan Bakir Pasaman sebagai Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Tbk men...
KLHK: 18 persen dari 3 juta ha hutan bakau di Indonesia rusak
Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:26 WIB
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (...
Polri: Angka kejahatan turun 3,06 persen dalam seminggu terakhir
Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:57 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat angka kejahatan pada minggu ke-31 tahun 2020 mengalam...
620 relawan sudah mendaftar uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac
Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:37 WIB
Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac, Prof Kusnandi Rusmil mengatakan sejauh ini sudah...
16.161 pengemudi ditilang pada hari ke-12 Operasi Patuh 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas berupa tilang ter...
Polda Metro Jaya selidiki dugaan penyebaran hoaks Anji
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:58 WIB
Polda Metro Jaya telah memulai penyelidikan terhadap laporan dugaan penyebaran berita bohong atau ho...
Jumlah lakalantas alami penurunan 10,06 persen
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:47 WIB
Jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di seluruh Indonesia pada minggu ke-31 tahun...
Ketua MPR dorong kampanye protokol kesehatan disertai edukasi
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:36 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong kampanye protokol kesehatan yang dilakukan pemerintah dileng...
Pedomani protokol kesehatan, lima Dansat jajaran Korem 083/BDJ laksanakan sertijab
Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:46 WIB
Rotasi jabatan di jajaran Korem.083/Baladhika Jaya bergerak sedikitnya lima komandan satuan (Dansat)...
Bupati Subang awali pemugaran rumah warga
Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:37 WIB
Bupati Subang, H. Ruhimat (Kang Jimat) memimpin langsung mengawali pemugaran rumah warga di Kampung ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV