Polisi kerahkan anjing pelacak untuk ungkap pembunuhan editor Metro TV
Elshinta
Sabtu, 11 Juli 2020 - 15:29 WIB |
Polisi kerahkan anjing pelacak untuk ungkap pembunuhan editor Metro TV
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2OeS3Xk

Elshinta.com - Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap editor Metro TV Yodi Prabowo di lokasi penemuan jasad di pinggir Tol JORR  Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7).

"Ada luka bekas tusukan di leher dan dada, itu yang paling utama," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus di Jakarta.

Anjing pelacak dari Tim K9 dikerahkan ke lokasi untuk mengendus jejak pelaku pembunuhan Yodi melalui sejumlah barang bukti kejadian yang ditemukan di TKP.

Salah satunya adalah pisau yang ditemukan dari jaket korban, didekatkan ke hidung anjing pelacak. Selanjutnya anjing berjenis Belgian Malinois itu mengitari sekeliling lokasi kejadian berdasarkan bau pada gagang dan batang pisau.

Dikutip Antara, Yusri menyebutkan olah TKP dilakukan untuk mencari petunjuk guna mengungkap pelakunya. Tim khusus dibentuk Polda Metro Jaya di bawah komando Direktorat Kriminal Umum dan Kapolrestro Jakarta Selatan. "Mereka sedang melakukan anev perkara pagi ini untuk dipelajari lebih lanjut terkait kasus ini, rencana akan dilaksanakan olah TKP lanjutan siang ini," katanya.

Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, pada Jumat (10/7) setelah dinyatakan hilang oleh keluarga pada Selasa (7/7). (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Geger, Warga Cikopak temukan mayat penuh luka di dalam mobil
Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:25 WIB
Sesosok mayat penuh luka terlungkup di dalam sebuah mobil terparkir di jalan sekitar daerah Cikopak,...
Berulah, napi asimilasi kembali masuk bui  
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:11 WIB
 Ae (29) napi asimilasi Lapas Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur kembali harus berurusan dengan huk...
75 kg sabu dan ganja dibongkar Polres Jakarta Barat, 7 orang diamankan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 18:45 WIB
Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap peredaran narkotika dengan mengamankan ...
Komplotan perampok bawa kabur uang ratusan juta rupiah di Jaktim
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:25 WIB
Komplotan perampok membawa kabur uang tunai Rp170 juta berikut perhiasan berharga dari rumah korban ...
Korban investasi bodong lapor ke Mapolres Cianjur
Minggu, 02 Agustus 2020 - 14:42 WIB
Seribuan orang dari tiga kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bandung Barat, Jawa Barat, diduga menjadi k...
Polisi diminta usut tuntas kasus dugaan pembunuhan pria gangguan mental di Depok 
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:37 WIB
Kuasa Hukum korban dugaan pembunuhan Sobari bin H.Murodih yang memiliki kepribadian gangguan mental ...
Giliran sekretariat PDIP di Cileungsi jadi sasaran bom molotov
Rabu, 29 Juli 2020 - 14:47 WIB
Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, ...
Polisi tutup 30 sumur minyak ilegal di Lubuk Napal Jambi
Selasa, 28 Juli 2020 - 11:12 WIB
Sebanyak 30 titik sumur minyak ilegal yang ada di kawasan Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupate...
Komnas PA minta polisi hukum berat ayah kandung dan ibu tiri penganiaya anak di Jaktim
Jumat, 24 Juli 2020 - 19:45 WIB
Setelah melihat sekaligus mempelajari tayangan kekerasan yang sempat viral di media sosial yang dila...
Imigrasi cegah pengacara Djoko Tjandra ke luar negeri
Jumat, 24 Juli 2020 - 17:37 WIB
Tim Khusus Bareskrim Polri mengajukan permohonan pencegahan atau pencekalan keluar negeri terhadap A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV