Di tengah pandemi COVID-19, produsen baja nasional tambah investasi Rp12 triliun
Elshinta
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:41 WIB |
Di tengah pandemi COVID-19, produsen baja nasional tambah investasi Rp12 triliun
Ilustrasi: Petugas beraktivitas di pabrik pembuatan baja Kawasan Industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (4/10/2019). Foto: Antara.

Elshinta.com - Di tengah melemahnya permintaan pasar sebagai dampak pandemi COVID-19, produsen baja nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) menambah investasi sebesar 850 juta dolar AS atau sekitar Rp12 triliun untuk meningkatkan efisiensi produksi dan ekspansi pasar.

"Kami ingin memastikan posisi kami semakin solid sebagai salah satu market leader dalam industri baja nasional," kata Presdir PT GRP Tbk Tony Taniwan dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu (11/7).

Ia mengatakan investasi tersebut saat ini sudah berjalan dan dilakukan dalam dua tahap yakni tahap pertama sebesar 370 juta dolar AS (Rp5,2 triliun) pada periode 2019-2021 dan tahap kedua sebesar 480 dolar AS (Rp6,8 triliun) pada periode 2021-2023.

Chief Technical Officer PT GRP Tbk Biplab Kumar Dutta menjelaskan bahwa investasi tahap pertama dilakukan untuk pengembangan mesin pembuat besi siku H beam dan besi tipe U (light section mills), mesin peleburan besi baja (blast furnace), trafo penambah daya (transformer), mesin pembuat H beam dan besi siku ukuran besar (medium section mill).

Sedangkan pada tahap kedua ekspansi akan dilakukan untuk mengembangkan mesin pembuat pipa, mesin pemotong coil, serta pabrik Hot Rolled Coil (HRC)

"Kontrak untuk investasi tahap kedua sudah ditandatangani dan siap berjalan," katanya, seperti dikutip Antara.

Sementara itu Ketua Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Suryo Bambang Sulistyo menilai positif langkah produsen baja seperti GRP yang terus menambah investasi di tengah pandemi COVID-19.

"Mereka tentu punya strategi matang. Bisa jadi, perusahaan melihat peluang pasar baja yang cukup terbuka. Ketika perusahaan lain sedang kontraksi, perusahaan ini justru mendahului. Jadi ketika situasi sudah membaik dan permintaan juga meningkat, perusahaan ini sudah melangkah lebih maju," katanya.

Menurut dia, keputusan tersebut juga berdampak positif untuk menekan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan membuka lapangan kerja baru.

"Jadi ini baik sekali dan harus didukung. Apalagi dampak COVID-19 terhadap peningkatan angka PHK memang cukup besar," ujar Suryo.

Oleh karena itu Kadin berharap bahwa pemerintah juga memberi dukungan terhadap industri baja di tanah air. Apalagi, lanjutnya, industri tersebut merupakan aset nasional yang memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan roda ekonomi nasional. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
RAPBN 2021 dinilai cukup kontra-siklus, mampu dorong pemulihan ekonomi
Jumat, 14 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto menilai Rancangan APBN (RAPBN) 2021 cukup ekspansif dan konsolida...
Pengamat nilai defisit anggaran 5,5 persen kurang besar
Jumat, 14 Agustus 2020 - 19:55 WIB
Direktur Riset Center of Reforms on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai defisit defisi...
Dukung ekonomi berkelanjutan, Kemenperin dorong inovasi riset 
Jumat, 14 Agustus 2020 - 19:38 WIB
Kementerian Perindustrian terus mendorong pengembangan ekosistem inovasi di sektor industri sebagai ...
Bakti Kominfo berdayakan kayu putih Subang
Jumat, 14 Agustus 2020 - 18:28 WIB
Besarnya potensi minyak kayu putih di Subang, Jawa Barat, ditunjukkan dengan luasnya hutan produksi ...
Rupiah ditutup melemah seiring masih mandeknya kesepakatan stimulus AS
Jumat, 14 Agustus 2020 - 18:11 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat sore, ditutup melemah seir...
IHSG akhir pekan ditutup menguat pascapidato Presiden
Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan, Jumat, ditutup mengu...
Presiden harapkan insentif perpajakan dorong peningkatan investasi
Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:58 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan pemberian insentif perpajakan yang tepat dan terukur mamp...
Pemulihan ekonomi wisata Rano Pane jadi prioritas
Jumat, 14 Agustus 2020 - 14:35 WIB
Para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dari komisi B menyepakati anggaran dampak p...
Selepas tengah hari, rupiah masih tak bertenaga melemah ke Rp14.841 per dolar AS
Jumat, 14 Agustus 2020 - 14:25 WIB
Selepas tengah hari, nilai tukar rupiah di pasar masih betah berada di zona merah. Jumat (14/8) puku...
Akhir sesi I perdagangan, IHSG turun tipis 0,02% ke 5.238,35 
Jumat, 14 Agustus 2020 - 14:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar pada perdagangan sesi I, Jumat (14/8). Mengutip RT...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)