Mendagri: Redam konflik Pilkada melalui isu penanganan COVID-19
Elshinta
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:12 WIB |
Mendagri: Redam konflik Pilkada melalui isu penanganan COVID-19
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memberikan arahan pada Rapat Persiapan Pilkada serentak 2020 dan pengarahan kepada Gugus Tugas COVID-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis. Foto: Antara.

Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan dengan menaikkan isu penanganan COVID-19 pada ajang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 maka dapat mengantisipasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik, seperti kesukuan, agama, ras dan lainnya.

"Kita tahu kadang-kadang terjadi konflik. Sekarang saya cuma sarankan satu, kita naikkan isu. Isu sentralnya adalah peran kepala daerah dalam penanganan COVID-19 dan dampak sosial ekonominya," kata Tito Karnavian saat Rapat Persiapan Pilkada serentak 2020 dan pengarahan kepada Gugus Tugas COVID-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (9/7).

Tito Karnavian juga menyampaikan bahwa gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah juga mempunyai tugas untuk meredam potensi konflik bersama dengan jajarannya, termasuk TNI-Polri dan kepala daerah masing-masing yang akan menggelar pilkada.

"Naikkan itu menjadi isu sentral. Naikkan oleh ,(pemerintah) provinsi, naikkan oleh jajaran TNI-Polri, jajaran BIN, jajaran tokoh-tokoh masyarakat, jajaran media semua naikkan civil society isinya adalah penanganan COVID-19. Ini akan menjadi kontestasi yang sehat adu gagasan," ungkap Tito Karnavian, dikutip Antara.

Selain itu, menurut Tito Karnavian, dengan adanya isu penanganan COVID-19 saat Pilkada serentak juga dapat mengefektifkan penangan pandemi tersebut, khususnya di daerah yang menyelenggarakan pilkada.

"Makanya (isu penanganan COVID-19) ini menjadi senjata bagi gubernur juga kesempatan bagi pak gubernur untuk supaya mengefektifkan teman-teman yang bertanding (kontestasi Pilkada) ini serius menangani COVID-19 dan dampak sosial ekonominya," ungkapnya.

Selain itu, menurut dia, isu penanganan COVID-19 sangat tepat digunakan bagi para calon kepala daerah untuk menarik perhatian masyarakat, salah satunya bukan hanya membagikan kaos kepada masyarakat bisa diberikan masker berloga atau bertuliskan nomor urut ataupun nama calon.

"Jadi 7 daerah ini kami harapkan bisa berkontestasi isu utamanya adalah masalah penanganan COVID-19. Jadi silakan adu cerdas berbuat maksimal. Kontestan (Cakada) silakan adu gagasan, yang petahana silakan berbuat karena masyarakat yang menilai," ungkapnya.

Dia berharap dengan dinaikkannya isu penanganan COVID-19 pada kontestasi pilkada, dapat merangsang daerah-daerah lainnya yang tidak menggelar pilkada untuk bergerak meniru para kepala daerah yang berkontestasi. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Johan Budi: ASN tak netral sulit dijaga walau payung hukum sudah ada
Rabu, 05 Agustus 2020 - 16:38 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Johan Budi SP mengatakan sangat sulit menjaga Aparatur Sipil Negara (ASN) t...
Presiden pastikan kesiapan anggaran Pilkada Serentak 2020
Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:05 WIB
Presiden Joko Widodo memastikan kesiapan anggaran Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada 9 ...
Presiden Jokowi minta pelaksanaan Pilkada Serentak aman COVID-19
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:47 WIB
Presiden Joko Widodo meminta agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 9 Dese...
Presiden Jokowi: Pilkada 2020 di tengah pandemi jadi momentum
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:22 WIB
Presiden Joko Widodo mengatakan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2020 di tengah pand...
Pilkada Watch sepakat kampanye Pilkada jadi kampanye akbar lawan COVID-19
Senin, 03 Agustus 2020 - 12:05 WIB
Pilkada Watch sepakat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 harus dijadikan kampa...
Muhammadiyah apresiasi putusan MK larang mantan pecandu maju Pilkada
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:59 WIB
Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang mantan peca...
Kaukus pemuka agama dan masyarakat: Kota Depok butuh pemimpin berpengalaman birokrasi
Sabtu, 25 Juli 2020 - 16:29 WIB
Menjelang Pilkada Kota Depok 9 Desember 2020 nanti, diskursus dan aspirasi politik semakin mengemuka...
Mendagri: Pilkada sebagai agenda strategis nasional harus sukses
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:58 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan pemilihan kepala daerah adalah agenda stra...
Mendagri: Redam konflik Pilkada melalui isu penanganan COVID-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:12 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan dengan menaikkan isu penanganan COVID-19...
Pengamat: Sebaiknya pilkada serentak ditunda
Minggu, 31 Mei 2020 - 15:10 WIB
Pengamat politik, Robby Patria, berpendapat sebaiknya pilkada serentak yang ditetapkan 9 Desember 20...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV