Anggota DPR ingin KKP lebih kedepankan budi daya daripada ekspor
Elshinta
Selasa, 07 Juli 2020 - 09:36 WIB |
Anggota DPR ingin KKP lebih kedepankan budi daya daripada ekspor
Ilustrasi - Lobster. Foto: Antara.

Elshinta.com - Anggota Komisi IV DPR RI Charles Melkiansyah menginginkan Kementerian Kelautan dan Perikanan lebih baik mengedepankan budi daya daripada dengan aktivitas ekspor benih lobster yang saat ini menjadi kontroversi.

"Menteri KP saat ini mengijinkan ekspor namun tetap harus mengedepankan budi daya. Intinya, kami mendukung ekspor benih lobster, asal narasi yang dibangun adalah semata untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat," kata Charles Melkiansyah di Jakarta, Senin (6/7), seperti dikutip Antara.

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menekankan pula agar pembudidayaan lobster bermanfaat nyata dalam meningkatkan potensi ekonomi dan kesejahteraan untuk masyarakat di tengah pandemi.

Terkait dengan proses pemberian izin ekspor benih lobster, ia mengutarakan harapannya agar dalam mekanisme perizinan itu benar-benar dilakukan dengan memegang teguh prinsip transparansi.

Dengan demikian, lanjutnya, maka seluruh elemen anak bangsa yang dapat memenuhi persyaratan bisa melakukan ekspor komoditas tersebut sesuai peraturan yang berlaku.

Menteri Edhy dalam sejumlah kesempatan menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah mengembangkan budi daya lobster dan bukan ekspor, karena ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa mengekspor benih lobster.

"Prioritas pertama itu budi daya, kita ajak siapa saja, mau koperasi, korporasi, perorangan silahkan, yang penting ada aturannya. Pertama harus punya kemampuan budi daya. Jangan tergiur hanya karena ekspor mudah, untungnya banyak," katanya.

Menurut dia, melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 12/2020, KKP ingin mendorong kesejahteraan dan meningkatkan pengetahuan nelayan dalam berbudi daya lobster.

Ia mengemukakan bahwa eksportir harus membeli benih lobster dari nelayan dengan harga di atas Rp5.000 per ekor. Harga itu lebih tinggi dibanding ketika masih berlakunya aturan larangan pengambilan benih lobster.

KKP juga mewajibkan eksportir menggandeng nelayan dalam menjalankan usaha budi daya lobster.

Menteri Edhy ingin nelayan tidak hanya mendapat keuntungan ekonomis dari menjual benih lobster, tapi juga mendapat pengetahuan tentang berbudi daya.

"Selain kemampuan budi daya, berkomitmen ramah lingkungan tidak merusak, dan yang paling penting berkomitmen dengan nelayannya sendiri. Dia harus satu garis dan dia harus membina nelayannya sendiri," ujarnya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ganjil-genap di tengah PSBB transisi dinilai tidak tepat
Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:58 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menilai penerapan kembali aturan ganjil-genap di tengah...
161 pengendara dapat sanksi karena melanggar ganjil-genap di Jaksel
Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:25 WIB
Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan mencatat sebanyak 161 pengendara roda empat mendapat san...
1.396 pasien positif COVID-19 dirawat di RSD Wisma Atlet
Selasa, 04 Agustus 2020 - 13:39 WIB
Pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 yang dirawat inap di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayo...
KPBB: Ganjil genap harusnya bersamaan dengan transisi PSBB
Senin, 03 Agustus 2020 - 21:47 WIB
Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) menilai penerapan ganjil genap di Ibu Kota Jakarta seharu...
Gedung DPRD DKI kembali ditutup hingga 9 Agustus untuk sterilisasi
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:51 WIB
Gedung DPRD DKI kembali ditutup hingga Minggu, 9 Agustus 2020 untuk kembali disterilisasi setelah se...
Idul Adha, Sri Mulyani tekankan kepedulian dan keikhlasan
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:26 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan kepedulian dan keikhlasan kepada sesama umat manus...
Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 379
Senin, 03 Agustus 2020 - 06:26 WIB
Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta mencapai 21.954 kasus atau mengalami peningkatan 379 orang pad...
Dishub DKI sebut Ganjil Genap merupakan kebijakan `rem darurat`
Minggu, 02 Agustus 2020 - 16:42 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut sistem ganjil genap yang mulai diberlak...
Pasien positif COVID-19 di RSD Wisma Atlet berkurang 53 orang
Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:49 WIB
Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga Minggu (2/8) pukul 08.00 WIB, mera...
Dishub ingatkan bisa saja berlakukan Ganjil Genap seharian
Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:39 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan akan memberlakukan ganjil genap sepan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV