Tanam ganja, 2 tahun panen 4 kali, lalu diciduk polisi 
Elshinta
Senin, 06 Juli 2020 - 19:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Tanam ganja, 2 tahun panen 4 kali, lalu diciduk polisi 
Sumber foto: https://bit.ly/3iAIuzO/elshinta.com

Elshinta.com - Berdalih hemat dan tak mampu membeli narkotika jenis ganja, JS (37), warga Desa Taman Ksatrian, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, nekat menanam sendiri tanaman ganja di rumahnya.

JS disergap tim Buser Satuan Reserse Narkoba Polres Malang saat pesta ganja di rumahnya. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, tersangka sudah 2 tahun menanam ganja.

“Dari hasil penangkapan di rumah pelaku, kami menyita barang bukti sebanyak 17 tanaman ganja dalam polybag. Tanaman ganja ini diletakkan di atas plafon rumah,” ungkap Hendri, Senin (6/7) siang.

Kata Hendri, pelaku kerap menggelar pesta ganja. “Setelah panen ganja, tersangka ini biasanya mengajak kawan-kawannya untuk menikmati ganja di rumahnya. Ganja itu ditanam sendiri karena tersangka tidak mampu membeli ganja,” ujarnya mengutip beritajatim.

Sementara itu, JS berdalih ganja tersebut ia tanam di rumah mertuanya di Tirtoyudo setelah mengambil bibit ganja turunannya yang ia tanam sendiri di jalan Muharto, Kota Malang.

“Bibit ganja turunan ini saya ambil dari tanaman ganja di rumah Muharto. Sudah 2 tahun saya tanam. Selama ini sudah panen 4 kali,” papar JS.

JS menambahkan, tanaman ganja yang siap dipanen berumur 6 bulan lebih. “Kalau yang 17 tanaman ini masih berumur setengah bulan. Biasanya kita panen kalau umurnya sudah 6 bulan. Saya tanam sendiri karena tak punya uang buat beli ganja. Biar hemat,” pungkas JS.

Atas perbuatannya, JS dijerat Pasal 111 ayat 1 dan 2 UU RI Nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman minimal, 5 tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelaku Fetish Pocong Jarik ditangkap polisi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:47 WIB
Tim Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kanit Resmob Iptu Arif Risky diperbantukan Polda Jawa Timur b...
Bocah tiga tahun di Kotawaringin Timur jadi korban sodomi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 10:44 WIB
Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin, Kalim...
Geger, Warga Cikopak temukan mayat penuh luka di dalam mobil
Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:25 WIB
Sesosok mayat penuh luka terlungkup di dalam sebuah mobil terparkir di jalan sekitar daerah Cikopak,...
Berulah, napi asimilasi kembali masuk bui  
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:11 WIB
 Ae (29) napi asimilasi Lapas Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur kembali harus berurusan dengan huk...
75 kg sabu dan ganja dibongkar Polres Jakarta Barat, 7 orang diamankan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 18:45 WIB
Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap peredaran narkotika dengan mengamankan ...
Komplotan perampok bawa kabur uang ratusan juta rupiah di Jaktim
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:25 WIB
Komplotan perampok membawa kabur uang tunai Rp170 juta berikut perhiasan berharga dari rumah korban ...
Korban investasi bodong lapor ke Mapolres Cianjur
Minggu, 02 Agustus 2020 - 14:42 WIB
Seribuan orang dari tiga kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bandung Barat, Jawa Barat, diduga menjadi k...
Polisi diminta usut tuntas kasus dugaan pembunuhan pria gangguan mental di Depok 
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:37 WIB
Kuasa Hukum korban dugaan pembunuhan Sobari bin H.Murodih yang memiliki kepribadian gangguan mental ...
Giliran sekretariat PDIP di Cileungsi jadi sasaran bom molotov
Rabu, 29 Juli 2020 - 14:47 WIB
Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, ...
Polisi tutup 30 sumur minyak ilegal di Lubuk Napal Jambi
Selasa, 28 Juli 2020 - 11:12 WIB
Sebanyak 30 titik sumur minyak ilegal yang ada di kawasan Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupate...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV