Kasus corona Peru tembus angka 300 ribu saat penguncian dilonggarkan
Elshinta
Senin, 06 Juli 2020 - 09:47 WIB |
Kasus corona Peru tembus angka 300 ribu saat penguncian dilonggarkan
Para komuter berdiri berbaris di sebuah stasiun metro saat tahap terakhir pembukaan kembali ekonomi Peru setelah berakhir `lockdown` selama berbulan-bulan sebagai upaya membatasi penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Lima, Peru, Rabu (1/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Jumlah kasus COVID-19 di Peru pada Minggu (5/7) menembus angka 300.000, menjadi tertinggi kelima di dunia, saat negara Andes berpenduduk hampir 33 juta itu secara perlahan membuka kembali perekonomian.

Produsen tembaga Amerika Selatan itu, yang menerapkan penguncian COVID-19 pada Maret namun berjuang untuk menegakkan karantina nasional dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang meningkat, hanya tertinggal dari Brazil dalam jumlah kasus di kawasan tersebut.

Kematian COVID-19 di Peru kini mencapai 10.589, tertinggi ke-10 di dunia, menurut hitungan Reuters.

Pemerintah Presiden Mart­n Vizcarra Juli ini melonggarkan pembatasan COVID-19 guna menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi, termasuk sektor tambang utama. Peru merupakan penghasil tembaga terbesar nomor 2 dunia.

Pada Minggu kasus COVID-19 di Peru bertambah 3.638 menjadi 302.718, meski jumlah kasus baru harian melandai dari puncaknya pada Mei dan Juni. Namun para pakar kesehatan khawatir dengan potensi lonjakan COVID-19 saat lebih banyak warga yang keluar rumah begitu pembatasan dilonggarkan.

Mal perbelanjaan kembali dibuka dengan jumlah pengunjung terbatas. Pemerintah juga sedang mempersiapkan protokol kesehatan untuk memulai kembali transportasi domestik darat dan udara mulai pertengahan Juli, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Harga minyak jatuh di bawah pencapaian tertinggi 5 bulan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 07:40 WIB
Harga minyak turun di bawah pencapaian tertinggi lima bulan pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi...
Bill Gates pastikan negara miskin dapat akses vaksin Covid-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Vaksin Covid-19 yang tengah ditunggu-tunggu dunia membuat Bill Gates akan memastikan bahwa vaksin te...
Bank Dunia siap kerahkan dana pemulihan pascaledakan Beirut
Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:17 WIB
Kelompok Bank Dunia, Rabu (5/8), mengatakan siap mengkaji kerusakan dan kebutuhan Lebanon untuk memu...
Jumlah kematian COVID-19 di Meksiko mendekati 50.000
Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:33 WIB
Jumlah kematian akibat COVID-19, penyakit yang disebabkan virus corona jenis baru, di Meksiko terlih...
Korban jiwa ledakan Beirut bertambah jadi 135 orang
Kamis, 06 Agustus 2020 - 11:57 WIB
Korban jiwa akibat ledakan pada Selasa (4/8) di gudang raksasa di Beirut, Lebanon, bertambah menjadi...
Facebook dan Twitter tarik unggahan Trump
Kamis, 06 Agustus 2020 - 11:34 WIB
Facebook dan Twitter menarik unggahan dari akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena melangg...
Uji coba awal, calon vaksin corona Zydus Cadila disebut terbukti aman
Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:04 WIB
Perusahaan farmasi India, Zydus Cadila, pada Rabu (5/8) mengatakan, calon vaksin virus corona buatan...
Harga emas melonjak lagi 28,3 dolar, meroket ke rekor tertinggi baru
Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:06 WIB
Harga emas meroket ke rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah men...
Kenya: Jenis virus corona baru sebabkan ratusan unta mati
Rabu, 05 Agustus 2020 - 21:46 WIB
Penyakit misterius yang menyebabkan ratusan unta mati di timur laut Kenya selama berbulan-bulan kini...
Presiden Lebanon: Amonium nitrat penyebab ledakan dahsyat
Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:55 WIB
Presiden Lebanon Michel Aoun menyebutkan bahwa amonium nitrat sebagai penyebab ledakan dahsyat di Pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV