Ratusan ilmuwan sebut virus corona mengudara, desak WHO ralat rekomendasi
Elshinta
Senin, 06 Juli 2020 - 08:51 WIB |
Ratusan ilmuwan sebut virus corona mengudara, desak WHO ralat rekomendasi
Ilustrasi - Pemakaian masker menahan penularan virus corona lewat percikan cairan (`droplets`) yang keluar dari mulut atau hidung pengidap COVID-19 saat bersin, batuk atau bicara. Sumber foto: https://bit.ly/2Ddzb8V

Elshinta.com - Ratusan ilmuwan mengatakan, terdapat bukti bahwa virus corona dalam partikel yang lebih kecil di udara dapat menginfeksi orang dan mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agar meralat rekomendasi mereka, seperti dilansir New York Times, pada Sabtu (4/7).

WHO mengatakan penyakit virus corona menyebar terutama dari orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut, yang dikeluarkan ketika penderita COVID-19 batuk, bersin atau berbicara.

Dalam surat terbuka kepada badan tersebut, yang rencananya bakal diterbitkan di jurnal ilmiah pekan depan oleh para peneliti, disebutkan 239 ilmuwan di 32 negara menggarisbawahi bukti yang menunjukkan bahwa partikel yang lebih kecil mampu menginfeksi orang, lapor NYT.

WHO tak langsung menanggapi permintaan Reuters untuk berkomentar, demikian dilansir Antara dari Reuters, Senin (6/7).

Apakah terbawa oleh tetesan yang lebih besar yang meningkat melalui udara setelah bersin, atau melalui tetesan yang diembuskan yang jauh lebih kecil, yang mungkin mengisi ruangan, virus corona ditularkan melalui udara dan mampu menginfeksi orang ketika bernapas, kata para ilmuwan, menurut NYT.

Namun badan kesehatan itu mengatakan bahwa bukti virus mengudara tidak meyakinkan, demikian NYT.

"Secara khusus dalam beberapa bulan terakhir, kami berulang kali menyatakan bahwa kami menganggap penularan melalui udara sebagai hal yang mungkin namun tentu saja tidak didukung oleh bukti yang kuat bahkan jelas," kata Dr. Benedetta Allegranzi, kepala teknis pencegahan dan pengendalian penyakit WHO, seperti dilansir NYT. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Saham Hong Kong berbalik turun dengan Indeks HSI tergerus 0,05 persen
Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:45 WIB
Saham-saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, berbalik dari keuntungan dua hari...
Harga minyak terangkat lebih dari dua persen 
Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:32 WIB
Harga minyak mentah global terangkat lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi W...
Emas `rebound` setelah anjlok saat kekhawatiran perlambatan berlanjut
Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:08 WIB
Harga emas merangkak naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah kemarin mencatat pen...
Gelombang pertama vaksin COVID-19 Rusia akan diberikan ke petugas medis dalam dua pekan
Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:54 WIB
Rusia menyatakan gelombang pertama vaksin COVID-19 akan siap untuk beberapa petugas medis dalam dua ...
Petugas medis Rusia dapat suntikan vaksin COVID-19 dalam dua pekan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:45 WIB
Rusia menyatakan gelombang pertama vaksin COVID-19 akan siap untuk beberapa petugas medis dalam dua ...
AS teken kontrak pembelian vaksin COVID-19 Moderna senilai Rp22 triliun
Rabu, 12 Agustus 2020 - 10:34 WIB
Amerika Serikat meneken kontrak senilai 1,5 miliar dolar AS (sekitar Rp22 triliun) dengan produsen o...
WHO dinilai minim informasi untuk evaluasi vaksin COVID-19 Rusia
Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:10 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) minim informasi mengenai vaksin COVID-19 buatan Rusia untuk melakuk...
Virus corona ditemukan pada makanan laut beku di Tiongkok
Rabu, 12 Agustus 2020 - 07:45 WIB
Otoritas di Tiongkok menemukan virus corona pada kemasan makanan laut beku impor yang tiba dari kota...
Rusia namai vaksin baru COVID-19 `Sputnik V`
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:25 WIB
Rusia menamai vaksin COVID-19 pertamanya `Sputnik V` untuk pasar asing, yang mengacu pada satelit pe...
Rusia jadi negara pertama yang setujui vaksin COVID-19
Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:55 WIB
Presiden Vladimir Putin mengumumkan bahwa Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaks...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)