Anggota DPR berharap pandemi tak kurangi minat masyarakat ikut pilkada
Elshinta
Minggu, 05 Juli 2020 - 21:28 WIB |
Anggota DPR berharap pandemi tak kurangi minat masyarakat ikut pilkada
Sumber Foto: https://bit.ly/2NTWneo

Elshinta.com - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Guspardi Gaus berharap situasi pandemi COVID-19 tak mengurangi partisipasi masyarakat pada ajang pemilihan kepala daerah yang dijadwalkan berlangsung 9 Desember 2020.

"Dalam beberapa kali rapat koordinasi dan rapat dengar pendapat (RDP), sejalan juga dengan pandangan Fraksi PAN, saya ingatkan sosialisasi Pilkada 9 Desember 2020 harus lebih gencar," kata Gaus saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu (5/7) malam.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memastikan masyarakat tersosialisasi secara baik terkait tahapan hingga pelaksanaan pilkada di masa pandemi ini. Menurut dia, pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 sudah melalui pertimbangan panjang dan matang, termasuk kewajiban mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi COVID-19. "Kami tidak ingin ada masyarakat maupun penyelenggara pilkada yang terkena COVID-19 karena ikut pilkada," kata mantan pengajar Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dan IAIN Imam Bonjol Padang itu.

Anggota DPR ini berharap pelaksanaan tahapan hingga pemungutan suara Pilkada 2020 berjalan sesuai dengan skenario yang telah ditetapkan, termasuk kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Ia mengatakan masyarakat perlu mendapatkan sosialisasi pilkada secara masif agar tidak khawatir menggunakan hak suaranya di masa pandemi karena sudah diatur sesuai protokol kesehatan COVID-19. "Begini, dikhawatirkan kan situasi pandemi ini mengurangi partisipasi masyarakat, makanya perlu sosialisasi secara masif bagaimana tahapan-tahapan pilkada dilakukan sesuai protokol kesehatan," katanya.

Sesuai dengan target Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahwa tingkat partisipasi pemilih pilkada di atas 50 persen, kata, Gaus, itulah pentingnya sosialisasi pilkada secara masif. "Bahwa hak demokrasi jangan diabaikan. Kalau tidak menggunakan hak pilihnya, yang terpilih kan orang-orang yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan," ujarnya.

Dikutip Antara, ia melihat masyarakat sebenarnya masih ada kebimbangan antara anjuran di rumah saja dengan transisi normal baru, namun masih ada waktu lima bulan ke depan untuk persiapan pelaksanaan pilkada. "Di masa transisi ini, masyarakat juga sudah terbiasa dengan protokol kesehatan, seperti memakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak. Ini yang kami harapkan terimplikasi juga pada pelaksanaan pilkada nanti," kata Gaus. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bawaslu Gunung Kidul layangkan rekomendasi kepada Komisi ASN
Senin, 10 Agustus 2020 - 12:46 WIB
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta melayangkan rekom...
DPR, KPU, Bawaslu, LSM sepakat Pilkada serentak momentum lawan COVID-19
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:14 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat, KPU, Bawaslu dan LSM sepakat menjadikan Pilkada Serentak 2020 ini sebagai m...
Bawaslu temukan 148.887 pemilih TMS masuk daftar pemilih
Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:37 WIB
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung mendapati sebanyak 148.887 pemilih yang tid...
Milenial Nunukan harap Indrajit lanjutkan pengabdian bangun Kaltara
Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:26 WIB
Nama Irjen Pol. Indrajit tentunya tidak asing lagi di masyarakat Kalimantan Utara, beliau merupakan ...
Terkait masa kepengurusan yang telah habis, DWP PAN Kaltara akan gelar Muswil ke-II
Selasa, 04 Agustus 2020 - 14:46 WIB
Masa kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltara telah habis, D...
Tahapan Coklit data pemilih Pilkada hampir rampung
Senin, 03 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, telah menyelesaikan 82 persen tahapan ...
FPAN: Kecil kemungkinan Pilkada 2020 diundur
Minggu, 02 Agustus 2020 - 17:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus mengatakan meskipun grafi...
PAN usulkan ambang batas pencalonan di pilkada diturunkan
Minggu, 02 Agustus 2020 - 15:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus mengusulkan agar ambang batas pencalonan calon kep...
KPU: Coklit di Semarang memasuki minggu kedua
Rabu, 29 Juli 2020 - 17:26 WIB
Tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang tahun 2020 memasuki minggu kedua pelaksanaan kegi...
Puluhan APK paslon kepala daerah dirusak
Selasa, 28 Juli 2020 - 21:25 WIB
Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Teng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)