Prajurit TNI gugur, Panglima TNI akan evaluasi taktis di lapangan
Elshinta
Jumat, 03 Juli 2020 - 15:51 WIB |
Prajurit TNI gugur, Panglima TNI akan evaluasi taktis di lapangan
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi TJahjanto saat menghadiri pelepasan jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi, di Skuadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (3/7). Sumber Foto: https://bit.ly/3eVy5wl

Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi taktis di lapangan menyusul gugurnya Pelda (Anumerta) Rama Wahyudi akibat serangan milisi bersenjata saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo, beberapa waktu lalu.

"Ya, tentu evaluasi yang kita laksanakan adalah evaluasi taktis di lapangan supaya tidak terjadi kejadian serupa," kata Hadi, saat menghadiri pelepasan jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi, di Skuadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (3/7).

Jenazah Rama Wahyudi diterbangkan ke Pekanbaru dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.

Hadi menyebut PBB turut turun tangan dalam menginvestigasi peristiwa gugurnya Pelda Anumerta Rama.

Ke depan, lanjut dia, evaluasi taktis akan dilakukan agar prajurit TNI mendapatkan keamanan dalam menjalankan misi perdamaian PBB. "Tentu PBB juga melaksanakan satu investigasi, sehingga apa yang kita inginkan kegiatan di sana secara taktis di lapangan semuanya aman karena kita mengikuti prosedur yang ada berdasarkan kejadian tersebut," kata mantan Kepala Staf TNI AU (Kasau) ini seraya berharap peristiwa itu tak terjadi lagi.

Panglima TNI menambahkan, seluruh keluarga besar TNI merasa kehilangan seorang prajurit terbaik pada misi perdamaian dan misi kemanusiaan, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Produk mesin sangrai Temanggung diminati para pelaku kopi
Selasa, 15 Juni 2021 - 23:11 WIB
Produk mesin sangrai kopi buatan warga Dusun Mangunan, Desa Kebonsari, Wonoboyo, Kabupaten Temanggun...
Cegah aksi premanisme puluhan juru parkir liar dijaring polisi
Selasa, 15 Juni 2021 - 23:00 WIB
Cegah aksi premanisme, puluhan juru parkir liar yang beroperasi di wilayah utara Kabupaten Sukabumi,...
KKP terima 20 notifikasi dari China terkait produk terpapar COVID-19
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:49 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan menerima sebanyak 20 notifikasi dari otoritas China terkait denga...
KA Nusa Tembini diharapkan tingkatkan pariwisata
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:27 WIB
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mengharapkan hadirnya KA Nusa Tembini relasi Cil...
Satgas: Efektivitas vaksin COVID-19 masih di atas 50 persen
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:16 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengemukakan vaksin yang tersedia di Ind...
Balikpapan masih kekurangan air baku
Selasa, 15 Juni 2021 - 22:04 WIB
Kebutuhan air baku untuk air minum di Kota Balikpapan hingga 2039 diproyeksikan sekitar 3,3 meter ku...
Wali Kota: Banyak rumah sakit di Semarang sudah penuh
Selasa, 15 Juni 2021 - 21:30 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengungkapkan banyak rumah sakit di Ibu Kota Jawa Tengah ini ya...
BPBD: Pembatasan mobilitas memungkinkan diterapkan di DIY
Selasa, 15 Juni 2021 - 21:19 WIB
Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Danang Samsurizal me...
Bupati Bandung minta warga prioritaskan jalan untuk ambulans
Selasa, 15 Juni 2021 - 20:35 WIB
Bupati Bandung Dadan Supriatna meminta masyarakat agar memprioritaskan jalan raya untuk mobilitas am...
Menteri KKP dorong Lampung kembangkan tambak udang modern
Selasa, 15 Juni 2021 - 20:35 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Wahyu Sakti Trenggono mendorong petambak di Provinsi Lampung un...
Live Streaming Radio Network