Limbah infeksius di Riau melonjak 500 persen akibat wabah COVID-19
Elshinta
Senin, 29 Juni 2020 - 11:58 WIB |
Limbah infeksius di Riau melonjak 500 persen akibat wabah COVID-19
Sejumlah tenaga kesehatan dengan alat pelindung diri (APD) mengemas tumpukan APD bekas yang digunakan saat tes usap (swab) COVID-19 massal di Pasar Sukaramai, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (26/6/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau menyatakan terjadi lonjakan jumlah limbah medis infeksius di daerah tersebut hingga 500 persen karena wabah COVID-19.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, sangat signifikan peningkatannya di awal Maret hanya tiga ton, meningkat jadi delapan ton pada April, dan jadi 18 ton pada bulan Mei,” kata Kepala DLHK Riau, Ma’amun Murod dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Senin (29/6).

Pihaknya melakukan rencana aksi untuk mengantisipasi peningkatan limbah medis yang tergolong sampah bahan berbahaya dan beracun atau B3 itu. Caranya dengan menyampaikan surat ke seluruh rumah sakit (RS) di Riau untuk melaporkan data timbunan limbah dari penanganan medis COVID-19.

Di Provinsi Riau terdapat 48 RS yang menjadi rujukan penanganan COVID-19, meski begitu belum semua fasilitas kesehatan itu kini sudah menangani pasien virus mematikan itu.

Menurut dia, limbah tersebut dalam status sudah dimusnahkan. Jumlah limbah infeksius melonjak seiring penanganan pasien COVID-19 yang juga terus meningkat.

“Artinya apa, ada dua hal yang menyebabkannya. Pertama, hal ini sejalan dengan berkembangnya kasus COVID-19, dan sejalan dengan kepedulian masyarakat untuk mengenakan masker karena masker ini salah satu limbah B3 juga,” katanya.

Dia juga melakukan sosialisasi ke seluruh fasilitas kesehatan mengenai penanganan limbah B3 infeksius karena tidak semua rumah sakit memilikinya. Selain itu, Pemprov Riau masih menunggu proses verifikasi untuk pengoperasian dua mesin insenerator limbah medis portabel yang dihibahkan oleh komunitas peduli COVID-19 Riau.

“Saat ini kita sedang menyurati Dirjen Pengolahan Sampah Limbah B3, permohonan verifikasi teknis. Kita beberapa kali perbaiki usulan untuk menggunakan mesin ini, meski portabel tapi harus digunakan menetap dan harus jelas penanggung jawabnya,” kata Murod.

DLHK menggandeng RS Awal Bros sebagai penanggung jawab dua mesin tersebut. Lokasi mesin insenerator tersebut rencananya akan di daerah Muara Fajar Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

“Kita sudah surati Pemkab Kampar dan Pemko Pekanbaru untuk perizinannya,” katanya, dikutip Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Enam titik jalan raya Kota Bandung banjir usai dilanda hujan deras
Rabu, 25 November 2020 - 17:25 WIB
Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mencatat ada enam titik jalan ra...
Peringati Hari Pohon Sedunia untuk kenang Salim Kancil Lumajang
Minggu, 22 November 2020 - 18:23 WIB
Kelompok pecinta alam dari berbagai daerah memperingati Hari Pohon Sedunia dengan melakukan kegiatan...
BMKG memprakirakan suhu panas di Yogyakarta hingga akhir November
Jumat, 20 November 2020 - 15:30 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprakirakan suhu udara panas yang ...
BPBD: Masyarakat Pulau Bangka waspadai hujan disertai petir
Jumat, 20 November 2020 - 14:15 WIB
 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta masyarakat d...
Tiga ekor kambing mati dimangsa macan dahan
Rabu, 18 November 2020 - 11:25 WIB
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat, menduga tiga ekor kambing di K...
Pemerintah hibahkan 149.458 M2 tanah eks BRR kepada Pemkab Aceh Barat
Rabu, 18 November 2020 - 07:20 WIB
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menghibahkan sebidang tanah seluas 1...
Tata kelola limbah dan SDA, Komisi II DPRD Medan Kunker ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa
Minggu, 15 November 2020 - 09:56 WIB
Komisi II DPRD Medan melakukan kunjungan kerja ke Pemko Langsa, Provinsi Aceh, Jumat (13/11). Kunjun...
Pekanbaru membutuh tambahan kolam retensi atasi banjir
Kamis, 12 November 2020 - 07:55 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menyatakan masih membutuhkan tambahan kolam retensi berupa waduk...
BMKG prediksi cuaca Jakarta cerah berawan hingga hujan siang ini
Kamis, 12 November 2020 - 07:25 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Ibu Kota Jakarta cerah ber...
Arzeti Bilbina ingatkan bahaya paparan zat kimia pada botol plastik
Rabu, 11 November 2020 - 19:24 WIB
Model senior yang kini aktif menjadi anggota DPR RI Komisi IX, Arzeti Bilbina Huzaimi mengingatkan a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV