Rupiah menguat namun berpotensi tertekan bertambahnya kasus COVID-19
Elshinta
Kamis, 25 Juni 2020 - 11:16 WIB |
Rupiah menguat namun berpotensi tertekan bertambahnya kasus COVID-19
Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. Foto: Antara

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (25/6) pagi bergerak menguat, namun berpotensi tertekan naiknya jumlah kasus positif COVID-19.

Pada pukul 09.45 WIB rupiah menguat 15 poin atau 0,11 persen menjadi Rp14.115 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.130 per dolar AS.

"Ada potensi rupiah sebagai salah satu aset berisiko mengalami tekanan hari ini, karena sentimen negatif kekhawatiran pasar terhadap meningginya kasus COVID-19 kembali membayangi pergerakan pasar," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta.

Ariston menuturkan kasus COVID-19 yang terus meninggi dikhawatirkan menghambat pemulihan ekonomi yang kini sedang berlangsung sejak pembukaan kembali perekonomian.

Isu lain yang bisa menekan aset berisiko, lanjutnya, adalah rencana pengenaan tarif impor baru terhadap barang-barang Eropa oleh AS yang bisa memicu perang dagang baru.

"Namun demikian ekspektasi pasar terhadap potensi pemulihan ekonomi masih belum hilang. Sentimen ini masih bisa menopang penguatan aset berisiko," ujar Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini bisa ditutup melemah tipis dengan ke Rp14.050 per dolar AS dengan potensi resisten di Rp14.200 per dolar AS.

Pada Rabu (24/6) lalu rupiah menguat 32 poin atau 0,22 persen menjadi Rp14.130 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.162 per dolar AS, demikian Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Anggota DPR: Merger BUMN Penerbangan-Pariwisata harus perbaiki kinerja
Minggu, 09 Agustus 2020 - 16:42 WIB
Anggota Komisi VI DPR Amin Ak mengingatkan bahwa rencana penggabungan antara BUMN Penerbangan dan BU...
IJB-Net siap tingkatkan kolaborasi bisnis Indonesia-Jepang
Minggu, 09 Agustus 2020 - 14:38 WIB
Indonesia-Japan Business Network (IJB-Net), yang memasuki usianya kedua tahun, siap meningkatkan kol...
Sei Bingai penopang ketersediaan pangan di Langkat
Minggu, 09 Agustus 2020 - 10:39 WIB
Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, menjadi penopang kuat bagi ketersediaan pangan di Langkat, ...
Jokowi: Beli produk lokal, tingkatkan pendapatan petani nelayan UMKM
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 17:45 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk membeli produk pertanian, perikanan, dan ser...
Wall Street bervariasi, Indeks Nasdaq ditutup jatuh 97,09 poin
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 10:12 WIB
Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan Nasdaq terkoreksi setel...
Sumbang ekspor US$7 Miliar, Kemenperin genjot peran industri smelter nikel
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:57 WIB
Pemerintah terus mendorong peningkatan nilai tambah bahan baku mineral di dalam negeri. Kebijakan hi...
Desa Digital Subang bisa dijadikan halaman depan Indonesia
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:37 WIB
Keberhasilan beroperasinya Desa Digital di Subang, Jawa Barat, menarik perhatian Kementerian Desa, P...
Percepat pemulihan ekonomi, pelaku usaha kecil diberi pelatihan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:26 WIB
Sebanyak 280 pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) Kabupaten Magelang, mendapat pelatihan dari Ke...
Menristek: Peningkatan daya beli penting jaga kelangsungan UMKM
Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:10 WIB
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS B...
Rupiah akhir pekan diprediksi menguat, antisipasi rilis cadangan devisa
Jumat, 07 Agustus 2020 - 10:31 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (7/8) akhir pekan ini, dip...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV