Menteri PUPR akan desain ulang jaringan irigasi Food Estate di Kalteng
Elshinta
Rabu, 24 Juni 2020 - 15:36 WIB |
Menteri PUPR akan desain ulang jaringan irigasi Food Estate di Kalteng
Rehabilitasi lahan di Rawa Belanti, Kalimantan Tengah oleh Kementerian PUPR. Dokumentasi Kementerian PUPR. Foto: Antara.

Elshinta.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan mendesain ulang atau redesain jaringan irigasi lahan Food Estate di Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Tahun ini Kementerian PUPR akan mendesain ulang atau redesain jaringan irigasi di lahan untuk Food Estate Kalimantan Tengah seluas 165.000 hektar," ujar Menteri Basuki dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (24/6), seperti dikutip Antara.

Menurut Menteri PUPR, hal itu telah diputuskan oleh bapak Presiden Joko Widodo, tadinya ada tiga lokasi alternatif yakni Sumatera Selatan, Merauke dan Kalimantan Tengah.

Diputuskan untuk dipilih di Kalimantan Tengah yakni di lokasi bekas lahan gambut, tapi yang ini tidak ada gambutnya melainkan kawasan aluvial. Lahan untuk Food Estate ini di bagian pinggiran Sungai Barito seluas 165.000 hektar yang merupakan kawasan eks-pengembangan lahan gambut.

"Potensi wilayahnya menurut kami seluas 295.500 hektar, namun yang sudah dicetak sawah dan ada irigasinya seluas 165.000 hektar. Dari 165.000 hektar tersebut, total lahan luas fungsional yang sudah diolah petani setiap tahunnya yakni seluas 85.500 hektar. Kita ingin mengintensifikasi 57.200 hektar dari total luas lahan fungsional tersebut," katanya.

Sedangkan sisa luas fungsional yakni 79.500 hektar dari lahan potensial seluas 165.000 hektar, perlu peningkatan jaringan irigasi.

"Kami pekan lalu menyempatkan diri ke sana bersama dengan ahli tanah serta rawa. Lahan fungsional seluas 57.200 hektar hanya menghasilkan 1,7 sampai dengan 2,9 ton per hektar," ujarnya.

Basuki menjelaskan bahwa terdapat tiga hal yang menjadi masalah yang menyebabkan kurang optimalnya lahan Food Estate tersebut. Pertama irigasinya, karena airnya tidak mengalir, kemudian akibat airnya mengalir dan menimbulkan genangan sehingga pupuk di lahan tersebut menjadi tidak efektif. Masalah berikutnya sering terjadi banjir di lahan tersebut karena memang area rawa serta jarang dipelihara.

"Tahun depan kami akan memulainya dengan menggerakkan BUMN dan Kementerian Pertahanan, karena menurut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Food Estate ini merupakan ketahanan non militer," katanya

Ketahanan pangan itu, lanjut Menteri , dibutuhkan untuk ketahanan non militer, sehingga Menhan akan menggerakkan pemuda-pemuda yang dibekali dengan kompetensi komputer dan pertanian.

Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan optimalisasi 165 ribu hektare lahan di Kalimantan Tengah dimulai pada 2020 hingga 2022 dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.

Sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian PUPR mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan program pengembangan food estate sebagai daerah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa. (Anj/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cegah banjir lagi, Kementerian PUPR bangun tanggul di Luwu Utara
Kamis, 13 Agustus 2020 - 09:44 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR membangun tanggul sementara dalam rangka m...
Polri dan warga swadaya perbaiki jalan rusak di Papua
Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:37 WIB
Polisi bersama masyarakat di Doyo Baru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Papua, secara swa...
Kementerian PUPR bakal bedah 146 rumah di Mempawah Kalbar
Minggu, 09 Agustus 2020 - 17:29 WIB
Sebanyak 146 unit rumah di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, bakal direhabilitasi dalam...
Rancangan Renduk PBWN-KP jadi acuan pembangunan kawasan perbatasan 5 tahun ke depan
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:14 WIB
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) telah selesai merancangan Rencana Induk (Renduk). Renduk ...
Pembangunan Jembatan Musi VI dikebut, akhir tahun 2020 siap operasional
Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:13 WIB
Impian masyarakat Palembang untuk memiliki jembatan tambahan demi mengurai kemacetan antara seberang...
Menteri Edhy dukung komitmen pembangunan berkelanjutan Sulawesi Utara
Jumat, 07 Agustus 2020 - 09:46 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendukung komitmen pembangunan berkelanjutan di dua Wila...
Kementerian PUPR bangun rusun pondok pesantren di Riau
Jumat, 07 Agustus 2020 - 09:37 WIB
Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penin...
Tertunda akibat COVID-19, DPRD DIY minta pembangunan JJLS dilanjutkan 2021 
Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:11 WIB
Akibat pandemi COVID-19 pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di selatan DIY di Kabupaten Ba...
Kementerian PUPR siap bedah 3.772 rumah di Sumbar
Selasa, 04 Agustus 2020 - 09:34 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap melakukan program Bantuan Stimulan Perum...
Menhub targetkan Pelabuhan Nusa Penida rampung sebelum Juni 2021
Senin, 03 Agustus 2020 - 20:36 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan Pelabuhan Sampalan-Bias Munju...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)