Pemerintah apresiasi putusan Arab Saudi kedepankan keselamatan jamaah haji
Elshinta
Selasa, 23 Juni 2020 - 10:10 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Pemerintah apresiasi putusan Arab Saudi kedepankan keselamatan jamaah haji
Jamaah menunaikan sholat Tarawih di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, di tengah merebaknya wabah COVID-19, Jumat (24/4/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Kerajaan Arab Saudi, pada Senin (22/6) memutuskan untuk menggelar ibadah haji 1441H/2020M hanya secara terbatas untuk Warga Negara Saudi dan Warga Negara asing atau ekspatriat yang saat ini sudah berada atau berdomisili di Arab Saudi.

Keputusan Kerajaan Arab Saudi membatasi penyelenggaraan ibadah haji ini diapresiasi Pemerintah. "Atas nama pemerintah, saya selaku Menteri Agama mengapresiasi keputusan Saudi yang mengedepankan keselataman jemaah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M," terang Menteri Agama Fachrul Razi  di Jakarta, Selasa (23/06), seperti dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com.

Menurut Menag, di tengah pandemi, keselamatan jemaah patut dikedepankan. Apalagi, agama mengajarkan bahwa mencegah kerusakan harus dikedepankan dari meraih kemanfaatan. Karenanya, saat ini, berikhtiar menjaga keselamatan jemaah adalah hal utama. 

"Keputusan Saudi sejalan dengan dasar pembatalan keberangkatan jemaah Indonesia yang  diumumkan 2 Juni lalu, yaitu keselamatan jemaah haji," tutur Menag.

Sebelumnya, Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menjelaskan, keputusan terkait haji 1441H telah dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada 22 Juni 2020. Keputusan yang ditunggu oleh umat Islam di berbagai negara itu didasarkan pada alasan keselamatan seiring masih terjadinya pandemi COVID-19. Pandemi itu dialami banyak negara, termasuk Saudi sendiri.

"Saya sudah menerima rilis resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Karena alasan menjaga keselamatan jemaah dari bahaya pandemi COVID-19, Saudi memutuskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441H digelar dengan jumlah yang sangat terbatas," terang Endang Jumali.

"Dalam rilis dijelaskan bahwa maksud dari sangat terbatas adalah hanya bagi warga negara Saudi dan warga asing dari negara manasaja yang ingin beribadah haji, namun sekarang sudah berada atau berdomisili di Saudi. Itupun dalam jumlah terbatas," sambungnya.

Menurut Endang, Saudi menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi memastikan pelaksanaan ritual manasik secara aman dan sehat. Pembatasan diberlakukan juga agar manasik dapat dilakukan dengan cara yang memenuhi persyaratan pencegahan dan social distancing yang diperlukan guna memastikan keselamatan dan perlindungan manusia dari ancaman pandemi. Hal ini sejalan dengan tujuan syariat Islam dalam melestarikan dan menjaga jiwa manusia.

"Keputusan ini berasal dari kepedulian Khadimul Haramain terhadap keamanan dan keselamatan para pengunjung kedua Masjid Suci," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pentas gamelan Jawa asal Jepang peroleh apresiasi
Senin, 14 Juni 2021 - 10:36 WIB
Pementasan grup gamelan Jawa di Jepang, Lambangsari dalam pergelaran wayang kulit di Tokyo, Sabtu ma...
Disarpus Bandung telusuri tokoh dan sejarah untuk diarsipkan
Minggu, 13 Juni 2021 - 21:36 WIB
Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung, Jawa Barat terus melanjutkan penelusuran tokoh...
 Wali Kota Medan inginkan `Masjid Mandiri`
Minggu, 13 Juni 2021 - 19:10 WIB
Wali Kota Medan berharap keberadaan masjid mampu menjawab keluhan umat.
PHRI Probolinggo keluhkan penutupan hotel dan restoran jelang Kasada
Minggu, 13 Juni 2021 - 17:58 WIB
Penutupan pelayanan hotel dan restoran di kawasan Bromo pada acara Kasada yang akan berlangsung Yadn...
Festival Teluk Jailolo tampilkan indahnya keberagaman
Sabtu, 12 Juni 2021 - 21:29 WIB
Potensi pariwisata Kabupaten Halmahera Barat dipastikan akan memanjakan para wisatawan yang datang. ...
Kemenang dan KBIH sosialisasikan pembatalan ibadah haji karena pandemi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 17:40 WIB
Kementerian Agama Kabupaten Jember dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di daerah it...
Melihat orang rimba Jambi bertahan untuk kehidupan
Sabtu, 12 Juni 2021 - 16:57 WIB
Di Provinsi Jambi terdapat suku asli yang hidup secara berpindah-pindah atau nomaden di hutan-hutan ...
IMF menggali kebersamaan dalam kebhinekaan
Jumat, 11 Juni 2021 - 20:22 WIB
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, International Mask Festival (IMF) merupakan festival topeng tah...
Bali miliki budaya sadar bencana sejak zaman nenek moyang
Jumat, 11 Juni 2021 - 11:35 WIB
Berbicara masalah bencana, masyarakat Bali rupanya telah memiliki Budaya sadar akan bencana sejak ne...
11 Juni 1945: Penobatan Pakubuwana XII
Jumat, 11 Juni 2021 - 06:16 WIB
Dua bulan sebelum Indonesia merdeka, putra mahkota Keraton Surakarta/Solo, Raden Mas Suryaguritna, n...
Live Streaming Radio Network