Pakar sebut tak perlu khawatir banyaknya capres pada Pilpres 2024 jika Presidential Treshold dihapus
Elshinta
Sabtu, 20 Juni 2020 - 14:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pakar sebut tak perlu khawatir banyaknya capres pada Pilpres 2024 jika Presidential Treshold dihapus
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun. Foto: https://bit.ly/2DVnh0P/Elshinta.com.

Elshinta.com - Pakar hukum tata negara Refly Harun menilai, alasan diberlakukannya ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold untuk menghindari banyaknya kontestan di Pilpres sangat tidak masuk akal.

"Presidential threshold, salah satu klaimnya adalah kalau nanti dihilangkan maka jumlah calon presiden banyak banget. Respon saya, emang kalau banyak kenapa?" ujar Refly Harun dalam diskusi virtual bertema 'Ambang Batas Pilpres, Kuasa Uang dan Presiden Pilihan Rakyat' yang diselenggarakan Voice for Change, Jumat (19/6).
 
Refly Harun meyakini, banyaknya calon presiden akan tersisih secara otomastis saat kontestasi telah berlangsung. Karena, sambung Refly, konstitusi telah menetapkan Pilpres hanya terlaksana dua putaran.
 
"Jadi kalau putaran pertama tidak memperoleh 50 persen plus satu persebaran di daerah, maka kemudian diadakan putaran kedua," tutur Refly Harun.
 
Refly-pun menepis anggapan banya orang apabila  pasangan calon banyak, maka Pilpres akan berlangsung lama.
 
Padahal kenyataannya tidak, karena telah ditentukan hanya dua putaran saja.
 
"Siapa yang menang? Berapa jumlahnya? Yang terbanyak dari calon lainnya, maka dia terpilih sebagai presiden dan wakil presiden," kata Refly Harun.
 
Refly Harun pun menilai, jumlah pasangan calon presiden dan wakil presiden tidak akan berjumlah terlalu banyak, karena untuk menjadi peserta Pilpres harus diusulkan partai politik atau gabungan partai politik.
 
"Jadi saya mendesak partai untuk menghapuskan presidential threshold semaksimal mungkin. Presidential threshold ini, hanya digunakan cukong-cukong politik untuk menguasai partai politik," pungkas Refly Harun.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Langkat terima DIPA 2021
Jumat, 27 November 2020 - 15:22 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara, Terbit Rencana PA mengikuti penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Angg...
Survei Pilkada Berau: Pasangan Sri Juniarsih-Gamalis unggul
Jumat, 27 November 2020 - 14:45 WIB
Lembaga Survei Indodata merilis hasil penelitian yang dilakukan pihaknya, salah satunya melihat elek...
Wakil Ketua DPR apresiasi Kominfo tangani hoaks jelang pilkada
Jumat, 27 November 2020 - 13:47 WIB
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo...
Pangdam VI/ Mulawarman pastikan TNI siap kawal Pilkada 2020
Jumat, 27 November 2020 - 11:55 WIB
Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto didampingi Danrem 101/Antasari Brigje...
Pemimpin daerah diharap selesaikan masalah COVID-19 lebih dulu
Jumat, 27 November 2020 - 07:30 WIB
Ketua Umum Gerakan Moral Rekonsilisasi Indonesia Eko Sriyanto Galgindu mengatakan pemimpin daerah di...
Bupati berikan jawaban atas padangan umum Fraksi DPRD Langkat
Kamis, 26 November 2020 - 23:36 WIB
DPRD Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan jawaban B...
PP desak Ferdinand minta maaf kepada Wapres Ma`ruf Amin  
Kamis, 26 November 2020 - 22:46 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP), Arif Rahman, geram den...
MA periksa pemakzulan Bupati Jember Faida
Kamis, 26 November 2020 - 17:00 WIB
Mahkamah Agung mulai memeriksa hak menyatakan pendapat (HMP) DPRD Jember untuk memakzulkan Bupati Je...
Calon Wali Kota Depok Mohammad Idris terkonfirmasi positif COVID-19
Kamis, 26 November 2020 - 16:35 WIB
Calon wali Kota Depok, Jawa Barat, Mohammad Idris dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19, sete...
Partai Gerindra hormati proses hukum kasus Edhy Prabowo
Kamis, 26 November 2020 - 16:00 WIB
 Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan partai politik itu menghormati pr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV