Pemandu wisata gunung dituntut semakin kompeten hadapi normal baru
Elshinta
Selasa, 16 Juni 2020 - 08:34 WIB |
Pemandu wisata gunung dituntut semakin kompeten hadapi normal baru
Ilustrasi - Salah satu lokasi wisata gunung. Foto: Antara

Elshinta.com - Para pemandu wisata gunung di Tanah Air dituntut semakin kompeten dalam menghadapi tantangan pariwisata di era normal baru mengingat segmen wisata alam diperkirakan justru akan diminati wisatawan pascapandemi.

Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa mengatakan pandemi COVID-19 membawa perubahan mendasar atas kebutuhan wisatawan ke depan yakni lebih mengutamakan faktor kebersihan, kesehatan, dan keamanan dalam berwisata.

Terlebih nantinya diperkirakan akan banyak wisatawan yang memilih aktivitas di alam seperti mendaki dan aktivitas gunung lainnya.

"Kita tidak bisa menghindari keberadaan COVID-19, tapi setelah ini pariwisata pasti akan booming. Terutama dalam aktivitas berbasis alam, mereka akan lebih memilih pariwisata yang berkelanjutan," kata Wisnu.

Ia sempat berbicara dalam acara pelatihan pemandu wisata gunung dan instruktur pemandu wisata gunung secara daring, Senin (15/6).

Wisnu pun berharap pelatihan yang diikuti oleh 150 orang peserta ini benar-benar memberikan manfaat dan dapat meningkatkan kompetensi para pemandu wisata gunung dan instruktur pemandu wisata gunung.

Pihaknya berkomitmen terus memfasilitasi pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata. Termasuk melanjutkan program dari pelatihan ini dengan melakukan sertifikasi kepada para pemandu wisata gunung dan instruktur pemandu wisata gunung.

"Kita harus solid dan bersatu, bersama-sama menciptakan kualitas layanan. Indonesia punya keindahan alam dan gunung yang tidak kalah dengan negara-negara lain, karena itu harus didukung dengan sumber daya manusia yang baik," kata Wisnu, dikutip Antara.

Pelatihan pemandu wisata gunung dan instruktur pemandu wisata gunung digelar atas kerja sama Kemenparekraf/Baparekraf dengan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI). Untuk pelatihan pemandu wisata gunung akan berlangsung selama lima hari ke depan dengan berbagai materi pelatihan.

Mulai dari kompetensi umum, kompetensi khusus, serta kompetensi inti pemandu I, II, dan III.

Sementara pelatihan instruktur pemandu wisata gunung akan berlangsung mulai 22 Juni hingga 25 Juni 2020. Program pelatihan yang akan diberikan di antaranya menyusun program pelatihan, mendesain media pembelajaran, merencanakan penyajian materi pelatihan, dan melakukan pelatihan tatap muka.

"Saya sangat berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan antusias, totalitas, dan berintegritas. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk menyegarkan kembali, meningkatkan kompetensi, atau malah menambah kompetensi baru melalui berbagai pelatihan," kata Wisnu.

Sementara Cecilia Enny Yashita, selaku Ketua UMUM APGI, pada kesempatan yang sama mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan banyak terjadi interaksi antara para peserta dengan narasumber sangat berkompeten di bidangnya.

"Gunakan kesempatan ini untuk bertanya apa saja yang ingin diketahui tentang pemanduan gunung di Indonesia," katanya. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bulan ini saat tepat lihat sunrise dari Putuk Setumbu
Rabu, 05 Agustus 2020 - 22:12 WIB
Bulan Agustus merupakan saat yang tepat untuk melihat sunrise dari daya tarik wisata Putuk Setumbu B...
Kapasitas SDM tentukan kualitas tata kelola wisata di Kota Magelang 
Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:12 WIB
Kualitas tata kelola destinasi pariwisata dan kapasitas masyarakat menjadi poin penting yang perlu d...
Pemkab Karangasem buka Besakih-Taman Ujung di tengah pandemi COVID-19
Jumat, 31 Juli 2020 - 14:12 WIB
Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali, telah membuka secara bertahap sejumlah kawasan pariwisata di ...
Luhut dukung pemulihan pariwisata Bali
Jumat, 31 Juli 2020 - 13:13 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendukung pemulihan par...
Dishub turunkan harga tiket kapal penumpang ke Kepulauan Seribu 
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:55 WIB
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menurunkan tarif tiket kapal penumpang dari Dermaga Kaliadem Jakarta U...
Suhu capai 3 derajat Celcius, embun Upas muncul di Gunung Bromo
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:13 WIB
Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mulai dilanda suhu ekstrem. Cuaca di kawasan Gun...
Dengan protokol kesehatan ketat, Kebun Raya Gunung Tidar Magelang resmi dibuka
Jumat, 24 Juli 2020 - 20:45 WIB
Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang, Jawa Tengah resmi dibuka untuk kunjungan wisata.
Luhut minta terapkan protokol kesehatan yang ketat di daerah wisata
Kamis, 23 Juli 2020 - 11:21 WIB
Menteri Koodinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Panjaitan mengapresiasi kesiapan...
Objek wisata Pemandian Kalitaman Salatiga lengkapi fasilitas untuk `New Normal`
Rabu, 22 Juli 2020 - 12:07 WIB
Objek Wisata Pemandian Kalitaman Salatiga, Jawa Tengah, saat ini tengah melengkapi berbagai fasilita...
Bappenas dukung Pulau flores jadi tujuan wisata premium, ini alasannya
Sabtu, 18 Juli 2020 - 12:59 WIB
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV