Ini panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran dan tahun akademik baru masa Covid-19
Elshinta
Senin, 15 Juni 2020 - 20:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ini panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun ajaran dan tahun akademik baru masa Covid-19
Sumber foto: https://bit.ly/2C9ievQ/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Komisi X DPR RI mengumumkan rencana penyusunan Keputusan Bersama Empat Kementerian tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) secara virtual melalui webinar, Senin (15/6). Panduan yang disusun dari hasil kerjasama dan sinergi antar kementerian ini bertujuan mempersiapkan satuan pendidikan saat menjalani masa kebiasaan baru.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, “Prinsip dikeluarkannya kebijakan pendidikan di masa Pandemi Covid-19 adalah dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.”

Tahun ajaran baru bagi pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di tahun ajaran 2020/2021 tetap dimulai pada bulan Juli 2020. Namun demikian, “Untuk daerah yang berada di zona kuning, oranye, dan merah, dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. Satuan pendidikan pada zona-zona tersebut tetap melanjutkan Belajar dari Rumah,” terang Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, pada webinar tersebut.

Terkait jumlah peserta didik, hingga 15 Juni 2020, terdapat 94 persen peserta didik yang berada di zona kuning, oranye, dan merah dalam 429 kabupaten/kota sehingga mereka harus tetap Belajar dari Rumah. Adapun peserta didik yang saat ini berada di zona hijau hanya berkisar 6 persen.

Nadiem menegaskan, proses pengambilan keputusan dimulainya pembelajaran tatap muka bagi satuan pendidikan di kabupaten/kota dalam zona hijau dilakukan secara sangat ketat dengan persyaratan berlapis. Keberadaan satuan pendidikan di zona hijau menjadi syarat pertama dan utama yang wajib dipenuhi bagi satuan pendidikan yang akan melakukan pembelajaran tatap muka.

Persyaratan kedua, adalah jika pemerintah daerah atau Kantor Wilayah/Kantor Kementerian Agama memberi izin. Ketiga, jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka. Keempat, orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. “Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan Belajar dari Rumah secara penuh,” tegas Mendikbud dalam keterangan yang diterima Redaksi elshinta.com.

Nadiem juga mengajak semua pihak termasuk seluruh kepala daerah, kepala satuan pendidikan, orang tua, guru, dan masyarakat bergotong-royong mempersiapkan pembelajaran di tahun ajaran dan tahun akademik baru. 

“Dengan semangat gotong-royong di semua lini, saya yakin kita pasti mampu melewati semua tantangan ini," kata Mendikbud. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dari 36 Ponpes di Salatiga, baru 20 yang mengikuti rapid test
Kamis, 13 Agustus 2020 - 13:48 WIB
Dari sebanyak 36 Pondok Pesantren (Ponpes) di Salatiga, Jawa Tengah, baru 20 Ponpes yang mengikuti r...
Yuliyanto: Kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh diambilkan dari biaya tak terduga
Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:44 WIB
Kuota internet bagi siswa siswi untuk pembelajaran jarak jauh atau daring di tengah pandemi COVID-19...
Daerah diminta tutup kembali sekolah jika penularan corona meningkat
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:43 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta pemerintah daerah menutup kembali sekolah jika risiko ...
 Kota Magelang tunda KBM tatap muka lagi karena kasus Covid-19 naik
Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:57 WIB
Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah menunda percobaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka d...
Pariaman mulai besok kembali laksanakan belajar tatap muka
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:37 WIB
Kota Pariaman, Sumatera Barat mulai Kamis (13/8) kembali melaksanakan belajar dengan tatap muka sete...
 Wamenag minta madrasah dan pesantren adaptasi Covid-19
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menyatakan semua lembaga pendidikan harus beradaptasi dan...
Pelaksanaan sekolah tatap muka di Wilayah IV Jabar tetap 18 Agustus 
Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:25 WIB
Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jabar mencakup Bandung Barat dan Cianjur, tidak mengubah r...
Gerakan satu juta masker merah putih libatkan SMK se-Indonesia
Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:06 WIB
Di tengah pandemi COVID-19, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kementerian Pendidik...
 Ratusan mahasiswa Univeraitas Majalengka ikuti KNM secara luring
Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:57 WIB
Sebanyak 600 lebih mahasiswa Universitas Majalengka, Jawa Barat hari ini dilepas untuk melaksanaka...
Mendikbud: PJJ masih tetap berlangsung meski tatap muka
Rabu, 12 Agustus 2020 - 10:48 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pendidikan jarak jau...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)