Korban kecelakaan helikopter MI-17 dapat perhatian khusus KASAD Jenderal Andika
Elshinta
Minggu, 14 Juni 2020 - 06:55 WIB |
Korban kecelakaan helikopter MI-17 dapat perhatian khusus KASAD Jenderal Andika
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa terus memantau perkembangan kesehatan korban kecelakaan helikopter MI-17 yang jatuh di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Diketahui dalam peristiwa tersebut empat prajurit selamat dari kecelakaan tersebut dan kini masih menjalani perawatan intesif di RSUP dr Kariadi dan RS Bhakti Wira Tamtama, Semarang, Jawa Tengah.
 
Dalam teleconference berkala, para dokter di RSUP dr Kariadi yang menangani dua pasien memberikan laporan kepada KSAD.
 
Dokter Hasyim, perwakilan dari RSUP dr Kariadi menjelaskan tentang kondisi Praka Supriyanto dan Lettu Cpn Vira Yudha.
 
Ia mengatakan, pasien Supriyanto sudah dilakukan pembersihan luka bakarnya.
 
Selain itu, akan terus dilakukan pemantauan kualitas hidupnya karena terjadi penurunan komponen darah dan kekurangan protein yang terkandung di dalam darah.
 
“Kami terus melakukan koreksi terhadap kekurangan-kekurangan yang dialami pasien dan memberikan penanganan atas kondisi pasien,” jelas dr Hasyim dilansir dari chanel Youtube TNI AD, Sabtu (13/6).
 
Mengenai kondisi Lettu Cpn Vira Yudha, ia menyampaikan banyak terjadi penurunan fungsi organ vital, sehingga tidak dapat diajak berkomunikasi.
 
“Masih kami tangani lebih dalam, sehingga belum bisa dilakukan evakuasi,” ujar dr Hasyim.
 
Pasien Praka Supriyanto rencananya akan dievakuasi ke RSPAD menggunakan helikopter Pusat Penerbangan AD.
 
Komandan Puspenerbad, Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso mengatakan, satuannya telah menyiapkan dua helikopter, dengan satu sebagai cadangan.
 
“Rencananya jam 6 pagi sudah siap di Achmad Yani, perjalanan antara 2 jam hingga 2 jam 15 menit langsung ke RSPAD. Akan ada tenaga medis yang ikut dalam mengevakuasi,” ujar Komandan Puspenerbad.
 
Menanggapi hal tersebut, pihak RSPAD mengatakan sudah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
 
RSPAD juga telah menyiapkan tim dokter yang akan menangani langsung pasien.
 
“Dari IGD kami siapkan di CICU 207, yang aspek sterilisasinya sudah terjamin. Kami bisa yakinkan bahwa prajuritnya akan memperoleh pelayanan yang professional,” ujar Wakil Kepala RSPAD, Brigjen TNI dr Budi A Sulistiya.
 
Menyikapi pemaparan tersebut, KSAD Jenderal Andika Perkasa Perkasa menyampaikan terima kasih kepada para tenaga medis di RSUP dr Kariadi atas perawatan yang diberikan kepada para pasien prajurit TNI AD.
 
"Terimakasi banyak sekali dan saya akan kawal terus ampai tuntas semua," kata Jenderal Andika Perkasa.
 
KSAD berharap segala tindakan medis yang diberikan memberikan hasil maksimal untuk keselamatan para korban
 
"Saya akan memberikan perhatian khusus untuk 4 korban yang selamat, terutama 2 korban yang akan dievakuasi ke RSPAD," kata Jenderal Andika Perkasa.
 
Sebelumnya Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan pada Sabtu 6 Juni 2020 telah terjadi kecelakaan jatuh-nya Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141.
 
Helikopter tersebut sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1.
 
Helikopter dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang, karena saat dilaksanakan Pre-flight Check tidak ditemukan hal-hal menonjol. Selain itu, misi latihan terbang endurance pertama sebelum misi kedua juga berjalan dengan aman.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ledakan petasan di Kudus akibatkan satu orang meninggal dan tiga luka
Rabu, 12 Mei 2021 - 20:20 WIB
Ledakan petasan di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengakibatkan sat...
 Tujuh armada pemadam atasi kebakaran di Karet Kuningan
Selasa, 11 Mei 2021 - 15:10 WIB
Tujuh unit armada pemadam dengan 45 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (S...
Tim SAR gabungan cari ABK KM Marcel Jaya yang tenggelam di Kepulauan Seribu
Selasa, 11 Mei 2021 - 14:58 WIB
Salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari Kapal Motor (KM) Marcel Jaya 29 dikabarkan terjatuh di Pera...
Ratusan warga binaan Lapas Gorontalo diduga keracunan makanan
Senin, 10 Mei 2021 - 08:00 WIB
Sekitar seratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kota Gorontalo, Provinsi Goro...
Korban kebakaran di RW 04 Kapuk Muara akan jalani tes COVID-19 antigen
Minggu, 09 Mei 2021 - 20:47 WIB
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan korban kebakaran di RW 04 Kelurahan Kapuk Muara...
Basarnas dan tim SAR gabungan temukan jasad korban tenggelam di Pantai Labu
Sabtu, 08 Mei 2021 - 14:47 WIB
Setelah pencarian ke arah 7 Mil Laut dari bibir Pantai Labu, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mene...
Insiden Balongan, Kajari Indramayu siap dampingi Pertamina 
Sabtu, 08 Mei 2021 - 13:47 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Deni Ahmad, menyampaikan, pihaknya siap mendampingi Pert...
Puluhan warga Cibeber-Cianjur keracunan kikil kulit sapi
Sabtu, 08 Mei 2021 - 08:05 WIB
Puluhan warga Desa Selagedang, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan se...
Kapal Jembatan Musi II kandas di Pulau Suwangi Tanah Bumbu
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:20 WIB
Kapal Jembatan Musi II dengan penumpang dari Pelabuhan Fery Batulicin, Tanah Bumbu menuju Pelabuhan ...
Korban keracunan makanan di NTT masih jalani perawatan
Rabu, 05 Mei 2021 - 17:45 WIB
Jumlah warga yang mengalami keracunan makanan pada pesta kenduri di Dusun Pau, Kelurahan Nggalak Lel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV