Belum termasuk dampak corona, klub-klub Inggris sudah rugi Rp1 triliun
Elshinta
Rabu, 10 Juni 2020 - 09:24 WIB |
Belum termasuk dampak corona, klub-klub Inggris sudah rugi Rp1 triliun
Pesepak bola Manchester United Bruno Fernandes (kiri) mencetak gol dari titik penalti ke gawang Watford dalam laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Minggu (23/2/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Klub-klub Liga Premier Inggris mencatat kerugian bersama senilai 600 juta poundsterling (sekitar Rp 1 triliun) di musim 2018/2019, bahkan sebelum mengalami kesulitan finansial akibat pandemi virus corona, sebuah laporan diungkap pada Selasa (9/6).

Analisis yang dilakukan ahli-ahli keuangan sepak bola Vysyble menunjukkan 20 klub papan atas Inggris secara bersama-sama membukukan kerugian besar meskipun ada rekor pendapatan senilai 5,15 miliar pound.

Dilansir dari AFP, Rabu (10/6) dampak finansial akibat pandemi corona juga bakal berpengaruh besar pada Liga Premier Inggris, bahkan apabila rencana untuk menyelesaikan musim sekarang ini stadion tertutup bisa berjalan lancar.

Pihak Liga Premier harus menghadapi tagihan pembayaran 330 juta poundsterling kepada stasiun penyiaran karena pertandingan tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal. Diperkirakan 126 juta poundsterling juga akan melayang dari pendapatan matchday untuk tiket penonton.

"Virus COVID-19 bukanlah penyebab kesulitan keuangan sepak bola. Ini hanyalah percepatan pada apa yang kami identifikasi dengan data sangat jelas dan sangat tepat sebagai masalah jangka panjang," kata direktur Vysyble Roger Bell.

"Angka 2018/2019 adalah hasil keuangan yang mengganggu dan sangat mengkhawatirkan dari divisi papan atas sepak bola Inggris sekaligus merupakan gejala dari masalah yang lebih dalam dengan model keuangan keseluruhan."

Biaya upah untuk klub Liga Premier juga telah meningkat menjadi 3,12 miliar poundsterling.

Everton mencatatkan kerugian yang paling mengkhawatirkan sebesar 111 juta pound, sementara kegagalan Chelsea untuk lolos ke Liga Champions membuat The Blues kehilangan pendapatannya senilai 96 juta pound.

Namun demikian, sinyal paling mengkhawatirkan bagi kesehatan finansial masa depan liga kemungkinan ada di Tottenham Spurs.

Spurs membukukan laba liga yang tinggi sebesar 68,6 juta pound untuk musim 2018/2019 setelah berhasil menembus ke final Liga Champions.

Tetapi klub London itu pada pekan lalu mengumumkan bahwa mereka telah meminjam 175 juta pound dari Bank of England.

Mereka khawatir bakal kehilangan 200 juta pound selama tahun depan karena hilangnya pendapatan saat hari pertandingan, pembatalan acara-acara non-sepak bola seperti pertandingan NFL dan konser serta hutang kepada stasiun penyiaran.

"Data kami secara konsisten menunjukkan bahwa sepak bola telah menjadi tuan atas kemalangannya sendiri dengan ketergantungan yang berlebihan pada pendapatan TV, rasio biaya terhadap pendapatan staf secara teratur melebihi batas operasi yang aman (pedoman UEFA merekomendasikan 70 persen) dan kegagalan untuk mengenali dinamika dan tren keuangan utama," tambah Bell.

Prospek ekonomi untuk divisi Championship juga suram.

Empat klub Championship belum merilis laporan penuh keuangan mereka tahun 2019, tetapi sejauh ini gambaran kompetisi tingkat kedua sepak bola Inggris tercatat mengalami kerugian ekonomi sebesar 307 juta pound.

Diperkirakan total akhir kerugian ekonomi untuk semua 24 klub EFL Championship setidaknya 350 juta pound, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aturan batas gaji disepakati di kasta ketiga dan keempat Liga Inggris
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 12:45 WIB
Operator kasta ketiga dan keempat Liga Inggris, English Football Legaue (EFL), pada Jumat mengumumka...
Alami cedera paha, Pulisic berjanji bakal segera kembali ke lapangan
Senin, 03 Agustus 2020 - 18:58 WIB
Christian Pulisic berjanji untuk `segera kembali` setelah ia mengalami cedera paha ketika Chelsea me...
Bournemouth sudah anggap Eddie Howe sebagai legenda klub
Minggu, 02 Agustus 2020 - 12:51 WIB
Kepala eksekutif Bournemouth, Neil Blake, menyatakan Eddie Howe sudah dianggap sebagai legenda klub ...
Eddie Howe resmi tinggalkan Bournemouth
Minggu, 02 Agustus 2020 - 09:39 WIB
Bournemouth pada Minggu dini hari WIB mengumumkan Eddie Howe meninggalkan kursi manajer klub itu ber...
Gandeng Nike, Liverpool perkenalkan jersey baru mereka
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 17:29 WIB
Setelah menjadi juara Liga Premier tercepat dalam sejarah kompetisi tertinggi Inggris, Liverpool aka...
Langgar regulasi, Wednesday terkena penalti 12 poin musim depan
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 12:29 WIB
Klub divisi dua Inggris, Sheffield Wednesday, bakal memulai kompetisi Championship musim 2020-2021 d...
Jesse Lingard: Saya kehilangan jati diri sebagai pemain dan pribadi
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:48 WIB
Gelandang Manchester United Jesse Lingard mengatakan bahwa ia `hilang jati diri sebagai pemain dan p...
Liverpool hadapi musuh-musuh lebih kuat musim depan
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:34 WIB
Liverpool sudah mengonversi perburuan gelar Liga Premier menjadi prosesi juara musim ini, tetapi Jur...
MU finis ketiga, Solskjaer senang bungkam para pengkritiknya
Senin, 27 Juli 2020 - 10:12 WIB
Ole Gunnar Solskjaer mengaku senang dapat membungkam orang-orang yang mengkritik dan meragukannya sa...
Ringkasan dan klasemen akhir Liga Premier Inggris 2019/2020
Senin, 27 Juli 2020 - 06:47 WIB
Liga Premier Inggris musim 2019/2020 akhirnya rampung menggelar rangkaian laga pekan pemungkas pada ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)