KKP buat Sukabumi jadi percontohan budidaya udang berkelanjutan
Elshinta
Minggu, 07 Juni 2020 - 12:26 WIB |
KKP buat Sukabumi jadi percontohan budidaya udang berkelanjutan
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto. Foto: Antara

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membuat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu lokasi percontohan pembudidayaan udang berkelanjutan di Tanah Air.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (7/6) mengatakan bahwa pengembangan percontohan budidaya udang berkelanjutan diproyeksikan untuk merealisasikan arahan Presiden terkait target peningkatan ekspor udang sebesar 250 persen pada tahun 2024.

Slamet Soebjakto juga telah beraudiensi dengan Bupati Sukabumi Marwan Hamani mengenai hal ini pada 3 Juni 2020.

Slamet mengungkapkan bahwa komoditas udang masih menjadi unggulan ekspor perikanan nasional dan merupakan penyumbang terbesar devisa ekspor perikanan setelah ikan tuna.

"Khusus untuk komoditas unggulan ekspor, kami masih andalkan udang sebagai pendulang devisa ekspor. Tahun lalu nilai ekspor udang menyumbang 39 persen terhadap total ekspor produk perikanan nasional. Tahun 2024 ada target naik 250 persen, oleh karenanya mulai tahun ini kita bersiap untuk genjot produksi udang nasional," ucapnya.

Selain itu, ujar dia, KKP bersama lintas kementerian terkait telah menetapkan pula peta jalan untuk pengembangan industri budidaya udang nasional.

"Road map sudah ada dan siap eksekusi. Intinya udang ini telah menjadi prioritas nasional, sehingga ada integrasi lintas sektor dalam mendukung pengembangannya," katanya, dihimpun Antara.

Ia memaparkan untuk langkah konkrit jangka pendek, saat ini KKP telah merancang pengembangan percontohan dengan model budidaya udang berkelanjutan di daerah daerah potensial, dan Sukabumi diproyeksikan menjadi salah satu objek pengembangan.

Slamet menambahkan, saat ini tim KKP tengah melakukan identifikasi dan vetifikasi calon lokasi dan ditargetkan dalam waktu dekat sudah terealisasi.

"Nantinya percontohan ini kita kembangkan model budidaya udang berkelanjutan. Intinya target dari model ini yakni ada peningkatan produktivitas dan tentu lebih ramah lingkungan. Pola pengelolaannya akan dilakukan integratif, disamping manajemen pengelolaannya juga dilakukan secara kolektif. Jadi secara teknis baik dan secara kelembagaan bisa kuat. Sedang mengenai dukungan lintas sektoral, semuanya sudah kita petakan melalui roadmap dan saya kira pada intinya semua telah siap. Kemungkinan lokasi yang akan dikembangkan di Kecamatan Tegal Beuleut," tegas Slamet.

Slamet juga berharap dengan adanya percontohan ini nantinya keberhasilannya bisa direflikasi oleh masyarakat dan tentu secara langsung bisa menarik pihak investor untuk masuk.

Menurut dia, saat ini mulai banyak investor yang mulai melirik bisnis budidaya udang di berbagai daerah.

"Kabar baiknya, saat ini banyak pihak swasta mulai melirik bisnis ini, sebut saja di Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Gorontalo," ujarnya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Covid-19 pengaruhi ketersediaan hewan kurban
Selasa, 07 Juli 2020 - 21:46 WIB
Situasi pendemi Covid-19 berpengaruh juga kepada perniagaan hewan qurban tahun 2020. Stok hewan qurb...
Pemkot Magelang luncurkan aplikasi permudah urus pemakaman
Selasa, 07 Juli 2020 - 21:35 WIB
Pemkot Magelang, Jawa Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meluncurkan fasilitas Simpel (sist...
Menag sebut 955 setoran calon jemaah haji telah dikembalikan
Selasa, 07 Juli 2020 - 21:27 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi menjelaskan telah ada 1.030 calon jemaah Haji yang mengajukan pengembalia...
UM terima 10 tempat cuci tangan dan 200 sembako 
Selasa, 07 Juli 2020 - 19:57 WIB
Universitas Negeri Malang (UM) kembali menerima bantuan di tengah pandemi COVID-19, sedikitnya 10 bu...
 Kapolres Majalengka dampingi tim Mabes dan Polda Jabar cek kesiapan desa tangguh
Selasa, 07 Juli 2020 - 19:36 WIB
Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso mendampingi Tim Baharkam Mabes Polri dan Polda Jabar me...
Struktur bangunan kuno ditemukan warga di lokasi penggalian kolam pancing Kediri
Selasa, 07 Juli 2020 - 19:11 WIB
Sebuah struktur bangunan kuno yang diyakini peninggalan zaman kerajaan ditemukan di Dusun Kebonagung...
Di Cirebon, Menteri Edhy janji benahi produksi garam rakyat
Selasa, 07 Juli 2020 - 18:47 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berjanji melakukan pembenahan terhadap produksi garam ra...
DPRD minta pemerintah buka sekolah dengan terapkan protokol kesehatan
Selasa, 07 Juli 2020 - 18:37 WIB
Selain tempat wisata dan perbelanjaan dibuka di Kabupaten Tangerang, DPRD Kabupaten Tangerang juga m...
Luhut minta BPOM sederhanakan proses pencantuman logo produk Indonesia
Selasa, 07 Juli 2020 - 17:44 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Badan Pengawasa...
Wujudkan stabilitas Kamtibmas, Kapolda Kalsel tingkatkan komunikasi antar Forkopimda
Selasa, 07 Juli 2020 - 16:59 WIB
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV