Gubernur Jatim perpanjang masa transisi `new normal` selama tujuh hari
Elshinta
Sabtu, 06 Juni 2020 - 11:51 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Gubernur Jatim perpanjang masa transisi `new normal` selama tujuh hari
Foto: El-Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Masa transisi new normal akhirnya diperpanjang tujuh hari mendatang. Keputusan ini diambil setelah digelarnya rapat evaluasi masa transisi Malang Raya antara Gubernur Jatim bersama Forpimda Jatim dengan Kepala Daerah Malang Raya, Danrem 083/BJ dan Forpimda Malang Raya, memutuskan masa transisi diperpanjang untuk tujuh hari ke depan terhitung per 7 Juni 2020.

Keputusan dan persepakatan diambil dalam gelar rapat koordinasi video conference yang menghubungkan gedung Graha Gubernur Jawa Timur, Ngalam Command Centre Balaikota Malang, Pendopo Kabupaten Malang, Balai Among Tani kota Batu dan Pusat Kendali Komando Pangdiv Kostrad Malang, Jumat (5/6) malam.

"Jadi yang dibuat acuan serta untuk jadi perhatian bersama adalah pedoman dari WHO. Dimana dinyatakan untuk memasuki new normal dipersyaratkan angka Rate of Transmition harus di bawah 1. Sementara untuk Malang Raya ini, RTnya masih pada angka 1,23. Ini karena masih muncul kasus baru konfirm positif, meskipun juga diikuti dengan adanya penambahan yang sembuh, " ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El-Aris.

Ditambahkan Gubernur, salah satu yang jadi perhatian Tim Pemprov adalah kasus Giripurno kota Batu, yang itu juga sudah diperkirakan oleh Walikota Batu, Dewanti Rumpoko.

Menurut mantan Menteri Sosial RI tersebut, masih diperlukan proses waktu untuk mengubah culture dan kebiasaan masyarakat.

”Ini terpotret dan mensarikan atas laporan dari 3 (tiga) daerah Malang Raya, yang menyebutkan masih banyak masyarakat yang abai dalam penggunaan masker dan physical distancing," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan untuk Kota Malang yang jadi perhatian adalah klaster isolasi mandiri. "Penambahan terakhir banyak muncul dari lingkar keluarga inti. Bisa jadi lingkungan rumah tidak memadai untuk dilakukan isolasi mandiri, karenanya  ini akan ditarik ke RSUD. Kami siapkan segera," disampaikan Sutiaji kepada Gubernur Khofifah.

Hal lain yang jadi perhatian adalah gerakan operasi rapid masif ke titik himpun massa.

“Fakta di lapangan komunitas millenial yang harusnya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik akan COVID- 19, justru abai. Itu yang akan terus disasar tim COVID-19 Kota Malang melalui operasi gabungan Pemkot, TNI dan Polri,“ imbuhnya.

Tentu saja new normal saat ini timbulkan fenomena baru di masyarakat. "Di tengah masyarakat muncul persepsi masa transisi sudah new normal, bahkan dipahami normal seperti tidak ada COVID-19. Ini yang akan terus ditekan dan diluruskan," imbuhnya.

Secara khusus Wali Kota Sutiaji juga mengharap dukungan Gubernur Jatim untuk dapat mengkoordinasikan dengan Kemendukbud berkaitan dengan tahapan penerimaan mahasiswa baru. 

"Untuk masa masuknya ada informasi bulan desember,  yang diantisipasi, tahapan pendaftaran mahasiswa baru, karena proses test masih perlu kehadiran secara fisik, sehingga ada potensi pergerakan pelajar ke kota Malang," imbuhnya.

Sementara itu evaluasi masa transisi Malang Raya juga memberikan catatan dan rekomendasi agar gerakan RW (kampung) Tangguh terus dikuatkan karena telah jadi role model nasional, dan tujuh hari ke depan penambahan masa transisi berfokus menekan angka kasus.

Sebanyak 26 pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang menjalani Rapid Test sejak Selasa (2/6) hingga Kamis (4/6). Hal ini dilakukan menyusul adanya kabar satu pedagang pasar tersebut yang meninggal minggu lalu dengan gejala sesak nafas, dan belakangan diketahui anak pedagang ini terkonfirmasi positif COVID-19.

Hal ini dijelaskan Jubir Satgas COVID-19 Kota Malang dr Husnul Muarif saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan kronologis kejadian yang sempat simpang siur di dunia media sosial.

"Kronologisnya, itu ada seorang ibu berinisial S, meninggal di rumah. Kemudian karena belum tahu penyebabnya, masyarakat sekitar masih bingung atau resah. Sehingga berdasarkan pertimbangan warga, pak lurah dan yang lainnya, ini dibawa untuk pemulasaraan di rumah sakit (sesuai protocol COVID-19). Karena warga setempat masih tidak berani untuk memandikan dan lain sebagainya," jelasnya.

pemulasaraan tersebut pasien yang berprofesi sebagai penjual tahu di Pasar Oro-Oro Dowo ini belum dilakukan tes kesehatan, baik itu rapid test ataupun PCR-Swab. Sehingga, belum dapat diketahui apakah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 atau belum.

"Statusnya belum ada (positif atau negatif COVID-19), pemeriksaan swabnya juga belum ada. Pemeriksaan rapid test juga belum ada," papar pria yang juga menjabat sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang.

Akan tetapi, menurut hasil tracing pasien memang sempat merasakan gejela sesak nafas sebelum akhirnya meninggal dunia. Sementara, berkaitan dengan sang anak yang terkonfirmasi sebagai pasien positif COVID-19 saat ini sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Malang.

"Anaknya memang terkonfirmasi positif dan sekarang sedang dirawat di rumah sakit. Sebelumnya, sempat bantu-bantu ibunya saat berjualan di Pasar Oro-Oro Dowo," tandasnya.

Maka dari itu sejak Selasa lalu, rapid test dilakukan di pasar tersebut. Kepada 26 pedagang lainnya yang memang berdekatan jualan dengan pedagang berinisial S yang sudah meninggal tersebut. 

Ia menjelaskan, rencananya pelaksanaan rapid test dilakukan kepada 26 pedagang di pasar tersebut. Namun, karena sedang masa pembatasan dengan penerapan ganjil genap maka baru terlaksana sebanyak 13 pedagang dan akan dilanjutkan besok (hari ini) kepada sebanyak 13 orang lainnya.

"Untuk hasil 13 orang yang sudah semuanya non-reaktif. Besok akan dilanjutkan lagi sisanya," pungkas Husnul.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pastikan percepatan tanam, Mentan serukan jajarannya turun ke lapangan
Senin, 13 Juli 2020 - 14:57 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta agar seluruh jajarannya, khususnya eselon I p...
Dinkes Sampang cabut izin praktik bidan telantarkan pasien
Senin, 13 Juli 2020 - 14:14 WIB
Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur mencabut izin praktik seorang bidan yang te...
Kemkes: Rp150 ribu bukan HET rapid test COVID-19
Senin, 13 Juli 2020 - 13:57 WIB
Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Tri Hesty Widyastoeti mengatakan nilai Rp...
Presiden ingin langkah konkret positif `rate` COVID-19 10,5 persen
Senin, 13 Juli 2020 - 13:44 WIB
Presiden Joko Widodo menginginkan langkah konkret dan bukan sekadar laporan dari jajarannya untuk me...
Dispertan Kota Salatiga lakukan pembinaan kepada kelompok tani di tengah pandemi COVID-19
Senin, 13 Juli 2020 - 12:47 WIB
Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Salatiga, Jawa Tengah melakukan pembinaan kepada petani melalui kel...
Polres Tanah Laut bagikan air bersih untuk korban banjir
Senin, 13 Juli 2020 - 12:38 WIB
Jajaran Polres Tanah Laut Polda Kalsel bekerjasama dengan Pemkab Tanah Laut melaksanakan pemberian d...
Masuk zona hijau, PSBB di Kabupaten Tangerang kembali diperpanjang hingga 26 Juli
Senin, 13 Juli 2020 - 11:35 WIB
Walaupun sudah memasuki zona hijau, mulai hari ini PSBB di Kabupaten Tangerang kembali diperpanjang ...
Konsumsi pangan Kota Yogyakarta turun hingga 50 persen akibat pandemi
Senin, 13 Juli 2020 - 11:27 WIB
Usai melakukan pemantauan kondisi stok pangan dan pola konsumsi masyarakat saat terjadi pandemi COVI...
Presiden minta penanganan COVID-19 di delapan provinsi diprioritaskan
Senin, 13 Juli 2020 - 11:12 WIB
Presiden Joko Widodo meminta penanganan COVID-19 di delapan provinsi termasuk Jawa Timur, DKI Jakart...
Presiden tekankan pentingnya pengendalian lalu lintas di perbatasan
Senin, 13 Juli 2020 - 10:56 WIB
Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya pengendalian lalu lintas warga di perbatasan dalam upaya ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV