Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Elshinta
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB |
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Ilustrasi - Negara-negara ASEAN. Foto: Antara

Elshinta.com - Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The Special ASEAN Economic Ministers (AEM) Virtual Conference Meeting on COVID-19 Responses.

Pertemuan ini membahas upaya bersama negara ASEAN dalam menghadapi pandemi COVID-19 dan merupakan tindak lanjut dari kesepakatan para Kepala Negara/Pemerintahan ASEAN dalam Declaration of the Special ASEAN Summit on Coronavirus Disease 2019 dan pertemuan AEM terdahulu yang menghasilkan AEM’s Statement on Strengthening ASEAN’s Economic Resilience in Response to the Outbreak of COVID-19.

"Indonesia bersama para menteri ekonomi ASEAN berkomitmen menggali mekanisme guna menjaga konektivitas rantai pasok dan memastikan kelancaran arus perdagangan barang-barang penting (essential products) di kawasan Asia Tenggara, khususnya yang terkait penanganan pandemi COVID-19," kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga lewat keterangannya di Jakarta, Jumat (5/6).

Para menteri ekonomi ASEAN turut menyepakati Hanoi Plan of Action on Strengthening ASEAN Economic Cooperation and Supply Chain Connectivity in Response to the Covid-19 Pandemic.

Kesepakatan tersebut memuat langkah-langkah kerja sama di bidang fasilitasi perdagangan barang-barang penting (makanan, obat-obatan, peralatan medis, dan produk-produk terkait lainnya), serta fasilitasi produksi serta akses terhadap obat-obatan dan vaksin COVID-19 melalui penguatan konektivitas rantai pasok.

Hanoi Plan of Action ini diharapkan mampu mendorong negara anggota ASEAN lebih proaktif mengimplementasikan langkah konkret seperti penggunaan Affixed Signature and Stamp (ASnS) untuk mempertahankan kelancaran arus perdagangan di tengah kebijakan social distancing, mengoptimalkan ASEAN Single Window sebagai platform pertukaran dokumen administrasi perdagangan, serta meningkatkan pemanfaatan teknologi digitalisasi dan Revolusi Industri 4.0 dalam menghadapi the new normal.

"Kunci untuk mempertahankan jaringan produksi dan arus keluar-masuk barang dan jasa terletak pada kesungguhan seluruh negara ASEAN untuk memanfaatkan teknologi informasi," tegas Wamendag.

Dalam kesempatan ini, para menteri ekonomi ASEAN saling bertukar informasi dan praktik terbaik mengenai kebijakan ekonomi di masing-masing negara untuk menanggulangi dampak negatif pandemi COVID-19.

Para menteri juga menyambut baik usulan kerja sama dari ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) yang akan diwujudkan melalui Joint Statement on COVID-19 by ASEAN Business Advisory Council and Joint Business Council (JBC) and Partners Sector Champions.

Pemerintah dan pelaku usaha ASEAN berkomitmen untuk bekerja sama dalam menangani pandemi COVID-19, termasuk upaya memitigasi dampak negatif pada bidang sosial dan ekonomi.

Beberapa sektor usaha di ASEAN yang terkena imbas negatif dari pandemik COVID-19 di antaranya perjalanan; barang-barang penting dan rantai pasokan terkait; layanan medis; dan alat digital.

Wamendag mendorong semua negara untuk bekerja sama menahan dan menghentikan penyebaran COVID-19.

"Pemerintah Indonesia memprioritaskan perlindungan kesehatan masyarakat dengan tetap menjaga agar rantai produksi dan distribusi barang penting, baik di dalam maupun ke luar negeri, tetap berjalan dengan lancar," pungkasnya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Episentrum COVID-19 Australia tunda pelonggaran `lockdown`
Minggu, 25 Oktober 2020 - 16:54 WIB
Negara bagian Victoria, yang menjadi episentrum penyebaran COVID-19 Australia, menunda pengumuman ya...
Riset: ekonomi dunia terkontraksi 4,4 persen, Tiongkok tumbuh 2,3 persen
Jumat, 09 Oktober 2020 - 11:48 WIB
Lembaga riset Eropa memprediksi perekonomian global pada 2020 akan terkontraksi sebesar 4,4 persen ...
Saham Hong Kong `rebound`, indeks HSI dibuka 0,62 persen lebih tinggi
Jumat, 09 Oktober 2020 - 11:37 WIB
Saham-saham Hong Kong dibuka menguat pada Jumat (9/10) pagi.
20 Kasus baru COVID-19 terdeteksi di China
Senin, 05 Oktober 2020 - 10:37 WIB
Sebanyak 20 kasus baru COVID-19 terdeteksi di daratan China pada Minggu (4/10), naik dari 16 kasus y...
Merkel sebut Jerman akan perketat pembatasan COVID-19
Rabu, 30 September 2020 - 14:11 WIB
Jerman akan membatasi jumlah pertemuan dan mendenda orang-orang yang melanggar aturan pelacakan dala...
Tiongkok temukan 25 kasus baru COVID-19
Jumat, 04 September 2020 - 09:15 WIB
Tiongkok menemukan 25 kasus baru COVID-19 pada Kamis (3/9), naik dari 11 kasus dibandingkan satu har...
103 penerbangan di Tiongkok dibatalkan akibat topan, sekolah diliburkan
Jumat, 04 September 2020 - 08:11 WIB
Sebanyak 103 jadwal penerbangan ke Bandar Udara Internasioal Taiping, Harbin, di wilayah Tiongkok ti...
Warga Korsel diimbau kerja dari rumah saat kasus COVID-19 meningkat
Kamis, 27 Agustus 2020 - 12:55 WIB
Korea Selatan pada Kamis (27/8) mendesak para pelaku bisnis untuk membuat karyawan bekerja dari ruma...
Tiongkok kirim pasukan lengkap ke LCS, Selat Taiwan
Jumat, 21 Agustus 2020 - 10:39 WIB
Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) mengirimkan pasukan lengkap ke dua wilayah perairan sekalig...
Satu polisi tewas, 142 orang terluka dalam aksi protes Lebanon
Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:56 WIB
Satu polisi tewas dan 142 orang lainnya terluka akibat bentrokan selama aksi protes di Beirut pada S...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV