Cegah COVID-19, F-PKB sarankan Pilkada 2020 gunakan sistem elektronik
Elshinta
Kamis, 04 Juni 2020 - 15:12 WIB |
Cegah COVID-19, F-PKB sarankan Pilkada 2020 gunakan sistem elektronik
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2zQlr2H

Elshinta.com - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Yanuar Prihatin menyarankan agar KPU RI bisa menggunakan sistem pemilihan elektronik atau `e-voting` dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang dijadwalkan pada 9 Desember mendatang untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Yanuar mengatakan jika saja Pilkada bisa dilakukan melalui "e-voting" sebagai salah satu solusi dalam teknologi Pemilihan Umum karena faktor keamanan kesehatan jadi yang paling utama dalam pelaksanaan Pilkada. "E-voting bisa dilakukan pada masa pendemi ini melihat protokol keamanan yang dilakukan oleh perbankan mengenai pengiriman uang. Kenapa hanya sekedar coblosan tidak bisa dilakukan melalui digital," kata Yanuar di Jakarta, Kamis (4/6).

Dia menilai KPU masih ada waktu menyiapkan infrastruktur digital di daerah yang menjadi zona merah dibandingkan memaksa membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) tapi tidak ada partisipasi pemilih atau justru mengorbankan petugas KPPS di lapangan terinfeksi COVID-19.

Yanuar menilai tahapan Pilkada 2020 harus memenuhi standar protokol kesehatan karena penyebaran COVID-19 yang belum mereda di seluruh wilayah Indonesia. Dia menilai tahapan Pilkada 2020 harus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan sehingga disarankan agar KPU dapat bersinergis dengan stake holder lainnya membahas penyelenggaraan Pilkada sesuai dengan protokol kesehatan. "Ada tahapan Pilkada seperti rekap pemilih, pendaftaran, kampanye, pencoblosan hingga rekap suara yang bisa digunakan dengan cara lain yaitu digital," ujarnya.

Ketua DPP PKB itu menilai pelaksanaan Pilkada terutama masa kampanye dan pencoblosan harus mengikuti standar protokol COVID-19 karena jangan sampai Pilkada menjadi momentum baru penyebaran virus COVID-19.

Yanuar mengatakan tahapan Pilkada yang mengumpulkan banyak orang menjadi risiko penyebaran disaat pendemi saat ini sehingga KPU harus mengatur pola kegiatan yang dapat dilakukan pasangan peserta Pilkada. "Sedangkan bagi calon dan tim suksesnya dituntut agar kreatif dalam menciptakan acara atau pola kampanye kreatif. KPU diminta untuk segera ciptakan aturan main kampanye disaat pendemi, calon dan tim suksesnya juga harus kreatif dalam membuat acara dan penyebaran informasi kepada warga," katanya, dikutip Antara.

Dia memberikan solusi pada tahapan Pilkada yang dapat dilakukan seperti KPU harus identifikasi lokasi yang merupakan zona merah di daerah tersebut dengan "jemput bola" saat pencoblosan ke rumah pemilih. Menurut dia, para calon peserta Pilkada juga dapat melakukan kegiatan kampanye "door to door" karena lebih efektif dibanding pengumpulan warga di lapangan. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Siap hadapi Pilkada, Polres Kotabaru simulasi sistem pengamanan kota
Rabu, 08 Juli 2020 - 17:58 WIB
Masih dalam suasana Hari Bhayangkara ke-74, Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan simulasi Sistem Pe...
Petugas Pilkada di Provinsi Gorontalo wajib uji cepat COVID-19
Selasa, 07 Juli 2020 - 11:44 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo, memastikan seluruh penyelenggara di tiga kabupaten y...
Kerawanan Pilkada 2020 di Kabupaten Semarang meningkat
Selasa, 07 Juli 2020 - 09:59 WIB
Tingkat kerawanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang tahun 2020 meningkat seiring dengan per...
Ketua Bawaslu RI ingatkan petahana tak politisasi bantuan COVID-19
Senin, 06 Juli 2020 - 14:46 WIB
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengingatkan kepala daerah yang kembali mencalonkan d...
Anggota DPR berharap pandemi tak kurangi minat masyarakat ikut pilkada
Minggu, 05 Juli 2020 - 21:28 WIB
Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Guspardi Gaus berharap situasi pandemi COVID-19 t...
Mendagri ajak `influencer` bantu tingkatkan partisipasi pemilih
Minggu, 05 Juli 2020 - 07:15 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengajak kaum milenial berpengaruh (influencer) di me...
Syarief Hasan: Banyak yang minta dukungan Demokrat di Pilkada 2020
Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:40 WIB
Politikus Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan bahwa pihaknya akan selektif dalam memilih figur ...
Bawaslu Kepri gandeng Cyber Crime Polri patroli media sosial
Kamis, 02 Juli 2020 - 16:57 WIB
Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng Cyber Crime Polda Kepri melakukan patroli media ...
Kekurangan anggaran Pilkada Sukoharjo dipenuhi Pemkab dan pusat
Senin, 29 Juni 2020 - 19:36 WIB
Pemerintah daerah memfasilitasi kebutuhan protokol kesehatan yang diperlukan dalam pelaksanan Pemili...
Forum RT Kabupaten Bandung deklarasikan dukungan bagi Teh Nia
Senin, 29 Juni 2020 - 14:44 WIB
Sedikitnya 200 orang perwakilan para Ketua RT se- Kabupaten Bandung yang tergabung dalam Forum Ketua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV