Bandar Narkoba  di Lapas Narkotika Klas II Jayapura Diciduk Polisi
Elshinta
Rabu, 03 Juni 2020 - 20:38 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bandar Narkoba  di Lapas Narkotika Klas II Jayapura Diciduk Polisi
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Dua orang pengedar narkoba jenis sabu senilai Rp1 miliar di Lapas Narkotika Klas II A Jayapura bersama barang bukti seberat 150 gram ditangkap Polres Jayapura.

Kedua orang yang ditangkap berinisial RK (36) dan HI (32) pada Rabu, 27 Mei 2020. Pengungkapan itu dibuktikan dengan tertangkapnya HI (32) yang merupakan narapidana Lapas Narkotika Klas II A Jayapura.

Terungkap kasus ini bermula saat polisi menangkap RK (36) yang berperan sebagai kurir di daerah Kampung Harapan pada tanggal 27 Mei 2020. Dari tangannya, disita 2 paket shabu yang dibungkus dalam plastik bening dan hendak diedarkannya ke dalam Lapas Narkotika.

“Kita telah tangkap dua orang pelaku pengedar narkotika, dengan barang bukti sabu seberat 150 gram. Apabila dinominalkan senilai Rp1 miliar,” kata Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon yang didampingi Wakapolres Kompol Zet Saalino serta Kasat Narkoba Ipda Hotma P. A Manurung di Mapolres Jayapura, Rabu (3/6). 

Victor menjelaskan, pengungkapan ini dipimpin langsung Kasat Narkoba bersama anggotanya dimana diawali oleh tertangkapnya pelaku berinisial RK (36) di daerah Harapan Sentani Timur, berikut barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 150 gram. Setelah dilakukan pengembangan ternyata berkembang ke Lapas Narkotika kelas II A Doyo Baru.

“Kita bisa menangkap pemilik barang berinisial HI (32) atau yang memerintah RK (36) untuk mengambil barang dan hendak melemparkannya ke dalam lapas," ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.

Lanjut Victor, penangkapan dua pelaku ini juga merupakan hasil komunikasi yang baik antara pihaknya dengan petugas lapas. RK (36) merupakan residivis terkait kepemilikan ganja yang telah menjalani hukuman.

“Tersangka RK (36) ternyata kembali melakukan hal yang sama dan sudah berulang kali menjadi kurir, dengan modus pelemparan barang bukti ke dalam lapas, kemudian untuk HI (32) pemilik barang yang juga masih merupakan tahanan lapas Narkotika Doyo,” tuturnya.

Dikatakan Kapolres tersangka HI merupakan bandar besar di dalam lapas, dimana hukuman pelaku masih tersisa 10 Tahun, tentunya hal ini akan memberatkan pelaku yang mengendalikan peredaran barang haram ini berulang kali dan mengendalikannya dari dalam lapas.

“Pelaku mengakui mendapatkan barang bukti ini dari Batam, dikirim melalui jasa pengiriman barang,” ungkap Victor.

Ia menambahkan, pelaku RK (36) kami jerat dengan pasal 112 ayat 1 dan 2 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 Tahun penjara, sedangkan pelaku RI (32) dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan 2 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 Tahun penjara.

“Tentunya kita akan kembangkan lagi, melalui Satuan Reserse Narkoba akan tetap fokus mengungkap kasus bandar besar ini,” ujarnya.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rampas HP dan motor, PPSU Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja diamankan petugas
Sabtu, 24 Juli 2021 - 10:27 WIB
DP (25) dan IG (24) membawa kabur barang-barang genggam (hand phone) berikut sepeda motor matik ke...
Polres Aceh Utara gagalkan peredaran sabu seberat 7 kilogram
Kamis, 22 Juli 2021 - 14:26 WIB
Kepolisian Resor Aceh Utara menggagalkan peredaran Narkoba jenis sabu seberat 7kg dan mengamankan ti...
Dit Reskrimsus Polda Jabar bongkat sindikat penimbun obat Covid-19
Kamis, 22 Juli 2021 - 13:37 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar berhasil membongkar sindikat penimbunan obat Covid-19...
Polres Cianjur tangkap bandar obat terlarang daftar G
Selasa, 20 Juli 2021 - 19:35 WIB
Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap seorang bandar obat terlarang Anwar (30) saat hendak mengambil...
 Tiga tersangka kasus jual beli vaksin dikirim Poldasu ke jaksa
Jumat, 16 Juli 2021 - 11:13 WIB
Penyidik Dit Reskrimsus Polda Sumut menyerahkan tiga tersangka kasus jual beli vaksin Covid-19 ke Ke...
Seorang anak 11 tahun di Sentani nyaris jadi korban penculikan 
Jumat, 16 Juli 2021 - 10:14 WIB
Seorang anak perempuan dibawa umur berinisial  GY (11) nyaris jadi korban penculikan seorang pemuda...
Polisi tangkap dua penjual surat positif COVID-19 palsu
Selasa, 13 Juli 2021 - 21:45 WIB
Polda Metro Jaya dua orang diduga sebagai penjual surat palsu hasil tes usap antigen dan `polymerase...
Petugas amankan pencuri burung merpati di Desa Karangrena 
Selasa, 13 Juli 2021 - 15:46 WIB
Babinsa Karangrena, Koramil 07 Maos Sertu Agus Suyoto bersama anggota Polsek Maos mengamankan seoran...
Mengaku anggota TNI AU, penagih hutang ini diamankan petugas
Selasa, 13 Juli 2021 - 15:37 WIB
Kasus penyalahgunaan status keanggotaan TNI kembali terjadi. Kali ini seorang penjual sayur berinisi...
Polda Metro tangkap tiga pembegal truk di GT Lenteng Agung
Sabtu, 10 Juli 2021 - 16:55 WIB
Anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku pencurian saat beraksi membega...
Live Streaming Radio Network