IHSG menguat dekati level psikologis 5.000
Elshinta
Rabu, 03 Juni 2020 - 10:09 WIB |
IHSG menguat dekati level psikologis 5.000
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/3eQfWjn

Elshinta.com - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi, bergerak menguat mendekati tingkat psikologis 5.000.

Pada pukul 09.15 WIB, IHSG menguat 89,53 poin atau 1,85 persen ke posisi 4.937,04. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 18,47 poin atau 2,46 persen menjadi 767,99. "Kami optimis IHSG hari ini berpeluang naik terbatas mengikuti pergerakan bursa global.," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Rabu (3/6).

Bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup menghijau. Indeks Dow Jones naik 1,05 persen, S&P500 terangkat 0,82 persen, dan Nasdaq menguat 0,59 persen. Penguatan terjadi setelah adanya optimisme bertumbuhnya ekonomi setelah adanya pembukaan aktivitas ekonomi di AS.

Para pelaku pasar juga optimis pemerintah AS dan The Fed akan melakukan berbagai cara guna menstimulus ekonominya. Selain itu, tensi perseteruan AS-China sedikit mereda setelah beredar kabar BUMN China membeli sekurang-kurangnya 3 kargo kedelai AS.

Di sisi lain, penguatan indeks masih terbebani kerusuhan yang masih terjadi, serta presiden AS Donald Trump mengungkapkan keinginannya untuk menurunkan tentara guna meredam aksi demonstrasi.

Dari pasar komoditas, harga minyak Brent semalam naik 2,7 persen dan WTI naik 3,9 persen. Penguatan dikarenakan dua sentimen utama. Yang pertama adalah pelonggaran lockdown di sejumlah negara yang berpotensi mendorong konsumsi minyak.

Sedangkan faktor kedua adalah pertemuan OPEC+ pada 4 Juni yang akan membahas pengurangan produksi minyak 10 persen atau sekitar 9,7 barel per hari oleh negara-negara yang tergabung dalam OPEC+.

Untuk pasar domestik, sentimen negatif datang dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 sebesar nol persen oleh Bank Dunia. Prediksi tidak tumbuhnya ekonomi Indonesia dikarenakan PSBB untuk memutus rantai penularan wabah COVID-19 dinilai akan membuat aktivitas ekonomi terhenti.

Faktor lain adalah konsumsi rumah tangga turun dikarenakan banyaknya PHK oleh para pelaku industri serta turunnya harga komoditas utama Indonesia.

Catatan Bank Dunia, skenario terburuk jika PSBB dilakukan empat bulan secara penuh, maka ekonomi Indonesia akan turun 3.5 persen.

Bursa saham regional pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 321,15 poin atau 1,44 persen ke 21.646,76, indeks Hang Seng naik 273,93 poin atau 1,14 persen menjadi 24.269,87, dan indeks Straits Times menguat 56,74 poin atau 2,17 persen ke 2.668,37. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KKP dorong pemda dan pelaku usaha kembangkan budi daya ikan sidat
Minggu, 12 Juli 2020 - 13:58 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong berbagai pihak termasuk pemda  dan pelaku usaha ...
Menparekraf dorong pengembangan ekonomi kreatif di sekitar Danau Toba
Minggu, 12 Juli 2020 - 09:39 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio berkomitmen meningkatkan ...
Di tengah pandemi COVID-19, produsen baja nasional tambah investasi Rp12 triliun
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:41 WIB
Di tengah melemahnya permintaan pasar sebagai dampak pandemi COVID-19, produsen baja nasional PT Gun...
Harga CPO di Jambi naik jadi Rp7.070 per kilogram
Sabtu, 11 Juli 2020 - 12:26 WIB
Harga minyak sawit mentah (CPO) di Provinsi Jambi pada periode 10-16 Juli 2020 mengalami kenaikan Rp...
Mendag sebut IA-CEPA berpotensi kurangi defisit perdagangan RI
Sabtu, 11 Juli 2020 - 07:40 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan bahwa perjanjian ekonomi komprehensif Indonesia-Aust...
Bamsoet: Perlu evaluasi dari stimulus petani-nelayan belum berdampak
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:46 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah untuk mengevaluasi pemberian stimulus dan bantuan...
BAZNAS raih fundraising digital terbaik di IFA 2020
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:38 WIB
 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menorehkan prestasi khususnya di dunia filantropi, sete...
Akhir pekan, Kurs rupiah melorot ke Rp 14.435 per dolar AS 
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:11 WIB
Menguat dalam empat hari perdagangan sejak awal pekan, kurs rupiah spot hari ini melemah. Jumat (10/...
Akhir perdagangan Jumat sore, IHSG turun 0,43% ke 5.031
Jumat, 10 Juli 2020 - 17:46 WIB
 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi di hari terakhir pekan ini. Pada perdagangan di Burs...
Ada kekhawatiran eskalasi kasus corona, nilai tukar rupiah terkoreksi
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:32 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (10/7) pagi, terkoreksi se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV