Bagaimana ciri dan karakteristik penis yang sehat?
Elshinta
Selasa, 02 Juni 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
 Bagaimana ciri dan karakteristik penis yang sehat?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3clqchT

Elshinta.com - Bagi pria, penis merupakan organ penting yang tak hanya berfungsi sebagai saluran kemih tetapi juga simbol keperkasaan. Sama seperti organ tubuh lainnya, setiap pria memiliki bentuk, warna dan ukuran penis yang berbeda–beda.

Sebuah penis yang sehat tidak hanya dapat dinilai pada seberapa baiknya performa seorang pria di tempat tidur, tetapi dari seberapa baik fungsinya sehari-hari. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini karakteristik fisik dari penis yang sehat:

Ukuran
Ukuran penis normal pada beberapa etnis dapat berbeda-beda. Secara umum, panjang penis yang normal adalah 7–10 cm dengan garis keliling 9–10 cm saat lemas atau flaccid. Sedangkan, panjang penis yang normal saat ereksi adalah 12–16 cm dengan garis keliling 12 cm.

Penis dianggap kecil (abnormal) jika panjangnya kurang dari 7,6 cm saat mengalami ereksi (mikropenis). Kebanyakan pria tidak percaya diri karena memiliki penis yang kecil. Padahal dari beberapa studi disebutkan bahwa 85% wanita merasa puas dengan ukuran serta proporsi penis pasangannya, dan puas kehidupan seksualnya.

Bentuk
Beberapa penis dapat menggantung ke satu sisi atau lainnya. Beberapa penis juga dapat memiliki sedikit lekukan, bahkan saat ereksi. Kondisi ini termasuk umum dan tidak memerlukan kekhawatiran besar, terutama jika lekukan ini telah ada sejak bayi. Kecuali jika penis tiba-tiba bengkok, akibat Peyronie’s disease.

Sebenarnya setiap kali pria mengalami ereksi di pagi hari, adalah cara tubuh untuk menjaga kebugaran bentuk penis. Otot penis harus tetap menerima oksigen melalui aliran darah yang dapat menyebabkannya membesar dan ereksi. 

Tekstur
Kebanyakan penis tidak mulus. Normal bagi pembuluh darah pada penis dapat terlihat dan bahkan sedikit timbul di permukaan, terutama jika terangsang. Banyak penis yang sehat juga memiliki folikel rambut pada batangnya, yang terasa seperti benjolan kecil. Selama ukuran benjolan tidak mengkhawatirkan dan memerah, atau teriritasi, benjolan ini mungkin merupakan bagian dari kulit alami.

Seorang pria juga mungkin untuk mendapatkan ruam kemerahan pada penisnya. Selain akibat penyakit kelamin, kulit penis dapat memerah teriritasi dari reaksi alergi sabun mandi, deterjen, atau dari terlalu banyak gesekan dari seks maupun masturbasi.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/36XRFVF

Kulit kulup
Beberapa pria disunat, beberapa lainnya tidak dan masih memiliki kulit kulup utuh. Kulit kulup adalah lapisan kulit tipis yang menutupi kepala penis pada pria yang tidak disunat. Saat terangsang, kulit kulup akan menarik diri yang akan memperlihatkan kepala penis.

Ejakulasi
Ketika seorang pria mendapat rangsangan, ia akan mengalami ejakulasi dan mengeluarkan air mani. Jumlah air mani saat satu kali ejakulasi biasanya kurang dari satu sendok teh, tetapi hal ini bervariasi antar pria.

Cairan ejakulasi biasanya berwarna putih susu, meski sebagian pria memiliki cairan yang berwarna sedikit kekuningan. Cairan ejakulasi yang mengandung darah juga harus diperiksa.

Air mani memiliki konsistensi dan tekstur yang juga bervariasi. Sewaktu-waktu, air mani dapat tampak lebih kental dan menggumpal daripada biasanya. Umumnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Perubahan konsistensi dan tekstur dipengaruhi oleh pola makan dan asupan nutrisi terakhir sebelum ejakulasi, terakhir kali ejakulasi, dan seberapa terangsangnya mereka.

Tidak ada benjolan 
Pada penis yang sehat tidak didapati adanya benjolan atau luka. Namun pada keadaan tertentu seperti pearly penile papules, biasanya terdapat papul (benjolan kecil) yang mengelilingi kepala penis. Meski demikian, hal ini merupakan variasi yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Warna
Pada umumnya, penis yang sehat memiliki warna yang sama dengan rona kulit tubuh. Namun, seorang pria dapat memiliki penis yang berwarna 1-2 tingkat lebih gelap, lebih cokelat, kemerahan atau bahkan lebih terang daripada bagian tubuh lainnya.

Beberapa pria memiliki bintik-bintik hitam pada penis mereka. Bagi sebagian pria, hal ini merupakan bagian normal dari kulit. Segera konsultasikan ke dokter jika timbul bercak atau noda yang baru muncul dan tidak kunjung menghilang.

Sensitivitas
Penurunan sensitivitas penis merupakan hal yang normal seiring dengan bertambahnya usia, meskipun seberapa banyak derajat penurunannya tidak dapat dijelaskan secara rinci. Umumnya, sensitivitas sebuah penis diukur oleh sedikitnya jumlah stimulasi yang bisa dirasakan yang disebut ambang sensorik.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2XTiPJ8

Penurunan sensitivitas akibat usia sering dikaitkan dengan penurunan jumlah testosteron dan perubahan sensitivitas reseptor androgen. Sensitivitas akan mulai menurun di usia 25 tahun, dan penurunan paling tajam terlihat pada pria usia 65-75 tahun.

Penis yang sehat bukan berarti sama dengan milik yang lain sebab setiap orang dapat berbeda satu sama lainnya. Penis yang sehat tidak terlihat seragam, jadi tidak terlalu khawatir atau sampai harus membanding-bandingkan dengan orang lain.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dokter ingatkan kurangi asupan tidak sehat saat pandemi
Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:55 WIB
Dokter spesialis penyakit dalam Eka Ginanjar mengingatkan masyarakat mengurangi asupan tidak sehat s...
 Bagaimana cara mengobati air mani encer?
Jumat, 03 Juli 2020 - 23:15 WIB
Konsistensi air mani encer dapat mengurangi waktu untuk cairan ejakulasi bisa berlama-lama di dalam ...
 Apa saja kado yang membuat suami bahagia saat berulang tahun?
Kamis, 02 Juli 2020 - 23:15 WIB
Ulang tahun pasangan hidup memang merupakan momen yang istimewa. Seperti halnya wanita,pria pun diam...
Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magelang tinggal dua orang
Kamis, 02 Juli 2020 - 20:12 WIB
 Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hingga hari ini t...
Pakar Kesehatan Masyarakat UI sebut polusi udara tingkatkan kematian penderita COVID-19
Kamis, 02 Juli 2020 - 19:12 WIB
Pakar Kesehatan Lingkungan Universitas Indonesia (UI) Profesor Budi Haryanto menegaskan, berbagai pe...
 Agar wajah pria selalu sehat, tak bisa hanya dengan cuci muka saja
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:15 WIB
Cara merawat wajah pria dengan wanita tentu berbeda. Kulit pria cenderung lebih berminyak dan tebal ...
Gugus Tugas COVID-19 Jabar minta warga tetap waspada saat normal baru
Rabu, 01 Juli 2020 - 22:11 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad memint...
Ini manfaat biji basil, tingkatkan energi hingga redakan kram perut  
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:39 WIB
Belakangan ini nama basil atau sering disebut selasih menjadi naik daun lantaran banyak yang mulai m...
 Tahukah pria, kebiasaan sehat yang wajib dilakukan setelah berhubungan intim?
Selasa, 30 Juni 2020 - 23:15 WIB
Setelah berhubungan seks, banyak pasangan yang memilih langsung tidur. Ternyata kebiasaan ini bisa m...
Marmalade, inovasi Balitbangtan jadikan kulit jeruk nikmat disantap   
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:46 WIB
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian menghasilkan inovas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV