Cairan diduga air keras disemprot oknum ke lantai masjid di Ciracas
Elshinta
Senin, 01 Juni 2020 - 15:13 WIB |
Cairan diduga air keras disemprot oknum ke lantai masjid di Ciracas
Kepala Rumah Tangga DKM Masjid Jami Uswatun Hasanah, Sartono, memperlihatkan lokasi penemuan cairan diduga air keras yang disemprotkan oknum ke lantai masjid, Senin (1/6/2020). Foto: Antara

Elshinta.com - Pengurus Masjid Jami Uswatun Hasanah, di Susukan Ciracas, Jakarta Timur, menemukan cairan diduga air keras yang disemprotkan oknum ke lantai masjid.

"Sisa air kerasnya kita temukan dalam kemasan kantong plastik hitam di depan masjid, masih ada isinya. Pas kita keluarkan, cairannya berasap seperti air keras," kata Kepala Rumah Tangga DKM Masjid Jami Uswatun Hasanah, Sartono, di Jakarta, Senin (1/6).

Cairan yang diduga air keras itu ditemukan Sartono dan beberapa jamaah pada Minggu (31/5) di dekat gundukan pasir, sekitar dua meter dari selasar masjid.

Temuan kantong plastik hitam berisi cairan itu membuat DKM maupun jamaah bingung, sebab benda itu tidak biasanya berada di dekat masjid.

Sartono pun teringat pada peristiwa penyemprotan ruangan masjid yang terjadi Jumat (29/5) saat muncul oknum layaknya petugas penyemprot disinfektan masuk ke dalam masjid tanpa izin.

"Saat itu sekitar jam 09.00 WIB sedang tidak ada siapa-siapa. Sekitar jam 11.00 WIB lantai masjid basah seperti habis disemprot," katanya.

Petugas DKM pun curiga dengan cairan yang disemprotkan ke lantai masjid sebab tidak mengeluarkan aroma khas disinfektan.
​​​​​
"Baunya tidak seperti cairan yang biasanya disemprotkan ke masjid-masjid di sini, sehingga dibersihkan ulang dengan karbol dan air bersih," katanya.

Sementara barang bukti plastik isi cairan bening segera dibuang pihaknya ke selokan air depan masjid sebab khawatir melukai jamaah.

"Peristiwanya sudah kita laporkan ke Binmas Ciracas," katanya.

Secara terpisah Kapolsek Ciracas Kompol Rudy Haryanto mengaku belum menerima laporan kejadian tersebut.

"Kita belum mendapat laporannya sampai siang ini," katanya melalui pesan singkat, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Metro Jaya bongkar produsen cairan vape isi narkoba
Selasa, 30 Juni 2020 - 10:24 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar diduga sindikat lintas provinsi produsen dan ...
Bea Cukai Kepri gagalkan penyelundupan 10 ton pasir timah
Selasa, 30 Juni 2020 - 09:59 WIB
Tim patroli laut Direktorat Jenderal Bea Cukai 30004 Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau (Kepri) me...
Polda Metro sebut 11 WNA penyerang polisi tidak punya izin tinggal
Selasa, 30 Juni 2020 - 09:23 WIB
Polda Metro Jaya menyebutkan 11 warga negara asing (WNA) yang terlibat pengeroyokan terhadap lima pe...
LPSK dorong kasus pemalsuan sertifikat ABK dikembangkan ke TPPO
Minggu, 28 Juni 2020 - 18:14 WIB
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendorong kasus pemalsuan sertifikat anak buah kapal (A...
Kasus malware Indonesia lebih tinggi dari rata-rata di Asia Pasifik
Minggu, 28 Juni 2020 - 16:39 WIB
Microsoft menemukan kasus malware dan ransomware pada dunia siber Indonesia sepanjang 2019 masih tin...
Kejaksaan NTT masih kejar tiga tersangka korupsi dana Bank NTT
Minggu, 28 Juni 2020 - 15:29 WIB
Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengejar tiga dari tujuh tersangka yang terlibat da...
Karantina Pertanian Lampung gagalkan penyelundupan ratusan ekor burung
Minggu, 28 Juni 2020 - 13:28 WIB
Sebanyak 400 ekor burung jenis Kacer yang akan diselundupkan menuju Jakarta berhasil digagalkan oleh...
Polisi tindaklanjuti kasus perawat dianiaya keluarga pasien COVID-19
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:38 WIB
Polresta Pulau Ambon dan PP Lease telah menindaklanjuti laporan seorang perawat RSUD dr M Haulussy d...
22 napi asimilasi Riau kembali terlibat berbagai tindak pidana
Sabtu, 27 Juni 2020 - 14:29 WIB
Kepolisian Daerah Riau mencatat sedikitnya 22 narapidana yang dibebaskan melalui program asimilasi k...
Dua kapal nelayan kasus bom ikan di Flores Timur dimusnahkan
Kamis, 25 Juni 2020 - 13:35 WIB
Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan (PSDKP) Kupang Mubarak mengatakan dua kapal...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV