BIN salurkan ribuan alat kesehatan membuat Risma menangis
Elshinta
Jumat, 29 Mei 2020 - 20:36 WIB |
BIN salurkan ribuan alat kesehatan membuat Risma menangis
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Intelijen Negara (BIN) menyalurkan ribuan alat kesehatan untuk membantu Pemerintah Kota Surabaya guna mempercepat penanganan penyebaran virus COVID-19 hingga membuat Wali Kota Tri Rismamaharini menangis.

Sekretaris Utama (Sestama) BIN, Komjen Pol Bambang Sunarwibowo dalam rilisnya yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan sebagaimana arahan dari Kepala BIN, Jenderal (Purn) Budi Gunawan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Pemkot Surabaya untuk memutus rantai penularan COVID-19.

"Kami berharap bantuan ini dapat mengurangi beban Pemkot Surabaya dan dapat mempercepat penanganan COVID-19 di wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya sebagai episentrum penyebaran virus corona di Jawa Timur,” kata Komjen Pol Bambang Sunarwibowo mengutip Antara.

Ketika Risma memberikan sambutan kepada awak media dalam rangkaian penerimaan bantuan Alkes dari BIN tersebut dia tiba-tiba meneteskan air.

Tetesan air mata itu menurut Risma adalah ungkapan rasa terima kasih dan bahagianya dapat bantuan Alkes yang cukup banyak dari BIN.

"Saya terima kasih banyak. Alhamdulillah, ini sangat penting untuk kami. Terima kasih pak Kepala BIN Drs Budi Gunawan, terima kasih pak Sesma (Komjen Pol Bambang Sunarwibowo), terus terang bantuan ini sangat penting," ucap Risma.

Risma menyampaikan alat-alat kesehatan yang dimiliki Pemkot Surabaya untuk melakukan pelacakan masih sangat minim dan belum canggih, bahkan rapid test yang dimiliki Pemkot Surabaya, hasilnya dalam satu hari hanya sedikit.

"Permasalahan kenapa ini panjang karena hasil rapid saja bisa satu hari cuma 70. Padahal yang di tes banyak," kata dia.

Risma sempat menangis mengingat perjuangan tim COVID-19 Surabaya, terutama tim medis. Bantuan dari BIN itu diyakini Risma adalah buah kesabaran dari Pemkot Surabaya untuk mengatasi kasus COVID-19 yang terus menanjak sejak beberapa pekan terakhir.

"Kami tidak menyangka, karena di saat yang sulit seperti ini, kami dimudahkan Tuhan dengan bantuan melalui BIN," ujarnya,

Bantuan yang diberikan oleh BIN untuk Pemkot Surabaya yaitu 2 unit real time PCR, 5.000 unit test reagent PCR, 5.000 unit test VTM, 1 unit Laminer Airflow Cabinet, 1 unit PCR Box, 2 unit Vortex, 3 unit mini centrifuge My SPIN 12 mini centrifuge, 2 unit refrigerator, 1 unit freezer (-20 C), 3 unit micropipetle set.

Kemudian, 2 unit bio safety cabinet, 2 unit mesin ekstraksi otomatis, 1 unit refrigerated centrifuge, 1 unit autoclave, 1 unit thermal mixer, 1 unit thermal block, 1 oven, 1 freezer (-80 c), alat pelindung diri (APD) lengkap berisi masker N95 sebanyak 8.000 buah.

Pemkot Surabaya juga mendapatkan 8.000 pakaian isolasi, 8.000 pelindung mata, 8.000 sarung tangan karet, 8.000 pelindung medis untuk sepatu serta 15.000 alat rapid test.

Bantuan ini rencananya akan didistribusikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke 20 Rumah Sakit rujukan dan 30 non rujukan di Surabaya yang menangani Pasien COVID-19.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Agar wajah pria selalu sehat, tak bisa hanya dengan cuci muka saja
Rabu, 01 Juli 2020 - 23:15 WIB
Cara merawat wajah pria dengan wanita tentu berbeda. Kulit pria cenderung lebih berminyak dan tebal ...
Gugus Tugas COVID-19 Jabar minta warga tetap waspada saat normal baru
Rabu, 01 Juli 2020 - 22:11 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad memint...
Ini manfaat biji basil, tingkatkan energi hingga redakan kram perut  
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:39 WIB
Belakangan ini nama basil atau sering disebut selasih menjadi naik daun lantaran banyak yang mulai m...
 Tahukah pria, kebiasaan sehat yang wajib dilakukan setelah berhubungan intim?
Selasa, 30 Juni 2020 - 23:15 WIB
Setelah berhubungan seks, banyak pasangan yang memilih langsung tidur. Ternyata kebiasaan ini bisa m...
Marmalade, inovasi Balitbangtan jadikan kulit jeruk nikmat disantap   
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:46 WIB
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian menghasilkan inovas...
Gugus Tugas Purwakarta: Tak ada lagi pasien positif COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 21:37 WIB
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyatakan sudah ti...
Obat HIV ternyata tak ada khasiatnya bagi pasien COVID-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 14:29 WIB
Kombinasi obat-obatan antivirus yang digunakan pada pasien HIV tidak memiliki khasiat pada pasien CO...
Benarkah minum air jeruk nipis bikin kurus?
Selasa, 30 Juni 2020 - 13:26 WIB
Air dengan jeruk nipis disebut mampu membantu membakar lemak dam menurunkan berat badan, benarkah de...
Apa saja metode yang biasanya digunakan untuk menghilangkan rambut kemaluan?
Senin, 29 Juni 2020 - 23:15 WIB
Selain pertimbangan higienis, mencukur rambut kemaluan pria juga dilakukan untuk kenyamanan saat ber...
Satgas Yonif 125/Simbisa kerja sama dengan Puskesmas bagikan obat cacing kepada siswa
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:12 WIB
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa bekerjasama dengan Puskesmas Bupul membagikan obat cacing...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV